<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tegas! Pemerintah Bakal Copot Konstruksi Bangunan Tak Pakai Produk Dalam Negeri</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) begitu serius untuk menerapkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pembangunan yang dilakukan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602515/tegas-pemerintah-bakal-copot-konstruksi-bangunan-tak-pakai-produk-dalam-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602515/tegas-pemerintah-bakal-copot-konstruksi-bangunan-tak-pakai-produk-dalam-negeri"/><item><title>Tegas! Pemerintah Bakal Copot Konstruksi Bangunan Tak Pakai Produk Dalam Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602515/tegas-pemerintah-bakal-copot-konstruksi-bangunan-tak-pakai-produk-dalam-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602515/tegas-pemerintah-bakal-copot-konstruksi-bangunan-tak-pakai-produk-dalam-negeri</guid><pubDate>Senin 30 Mei 2022 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602515/tegas-pemerintah-bakal-copot-konstruksi-bangunan-tak-pakai-produk-dalam-negeri-z8rPU4bYJ7.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah bakal copot konstruksi pembangunan tak pakai produk dalam negeri. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602515/tegas-pemerintah-bakal-copot-konstruksi-bangunan-tak-pakai-produk-dalam-negeri-z8rPU4bYJ7.JPG</image><title>Pemerintah bakal copot konstruksi pembangunan tak pakai produk dalam negeri. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) begitu serius untuk menerapkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pembangunan yang dilakukan.

Di mana produk dalam negeri itu bakal diterapkan mulai dari material hingga fasilitas bangunan.

Sekretaris Jendral Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengatakan, pihaknya bakal mencopot dan mengganti jika terdapat bangunan proyek yang menggunakan produk luar negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lantik Pejabat Baru PUPR, Menteri Basuki: Jangan Menyalahgunakan Kewenangan
&quot;Pak menteri dalam setiap melakukan kunjungan kerja di lokasi pembangunan infrastruktur selalu mengecek terutama produksinya dari mana,&quot; ujar Zainal Fatah saat menghadiri acara Business Matching III di JCC Senayan, Senin (30/5/2022).

Dia akan memastikan bahwa setiap rupiah dari APBN yang diberikan untuk pemanfaatan produk dalam negeri.
&quot;Misalnya ada lampu, nanti kita ambil. Kita lihat ini produksi dari mana, kalau produksi dalam negeri oke lanjut, tapi kalau produksi luar negeri atau merek yang pabriknya belum ada dalam negeri bakal diperintahkan untuk mengganti,&quot; sambungnya.

Sebab menurutnya pemanfaatan produksi dalam negeri itu mendukung untuk penciptaan lapangan kerja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Permudah Akses Tamu, PUPR Bangun Terminal VVIP Bandara Bali untuk KTT G20
Sehingga pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan perekonomian.

&quot;Iya sudah ada (yang diganti) misalnya kemarin ada lampu, AC, itu di cek betul, misal bukan produk dalam negeri, kita akan minta ganti dengan produk dalam negeri atau merek asing tapi pabriknya di dalam negeri,&quot; tegasnya.

&quot;Ke depan harus (seperti itu),&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) begitu serius untuk menerapkan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pembangunan yang dilakukan.

Di mana produk dalam negeri itu bakal diterapkan mulai dari material hingga fasilitas bangunan.

Sekretaris Jendral Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah mengatakan, pihaknya bakal mencopot dan mengganti jika terdapat bangunan proyek yang menggunakan produk luar negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Lantik Pejabat Baru PUPR, Menteri Basuki: Jangan Menyalahgunakan Kewenangan
&quot;Pak menteri dalam setiap melakukan kunjungan kerja di lokasi pembangunan infrastruktur selalu mengecek terutama produksinya dari mana,&quot; ujar Zainal Fatah saat menghadiri acara Business Matching III di JCC Senayan, Senin (30/5/2022).

Dia akan memastikan bahwa setiap rupiah dari APBN yang diberikan untuk pemanfaatan produk dalam negeri.
&quot;Misalnya ada lampu, nanti kita ambil. Kita lihat ini produksi dari mana, kalau produksi dalam negeri oke lanjut, tapi kalau produksi luar negeri atau merek yang pabriknya belum ada dalam negeri bakal diperintahkan untuk mengganti,&quot; sambungnya.

Sebab menurutnya pemanfaatan produksi dalam negeri itu mendukung untuk penciptaan lapangan kerja.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Permudah Akses Tamu, PUPR Bangun Terminal VVIP Bandara Bali untuk KTT G20
Sehingga pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan perekonomian.

&quot;Iya sudah ada (yang diganti) misalnya kemarin ada lampu, AC, itu di cek betul, misal bukan produk dalam negeri, kita akan minta ganti dengan produk dalam negeri atau merek asing tapi pabriknya di dalam negeri,&quot; tegasnya.

&quot;Ke depan harus (seperti itu),&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
