<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perluas Ekspor-Impor, Sri Mulyani: RI Dikenal Kaya Komoditas</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah akan menambah jumlah komoditas ekspor-impor yang tercakup.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602533/perluas-ekspor-impor-sri-mulyani-ri-dikenal-kaya-komoditas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602533/perluas-ekspor-impor-sri-mulyani-ri-dikenal-kaya-komoditas"/><item><title>Perluas Ekspor-Impor, Sri Mulyani: RI Dikenal Kaya Komoditas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602533/perluas-ekspor-impor-sri-mulyani-ri-dikenal-kaya-komoditas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/320/2602533/perluas-ekspor-impor-sri-mulyani-ri-dikenal-kaya-komoditas</guid><pubDate>Senin 30 Mei 2022 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602533/perluas-ekspor-impor-sri-mulyani-ri-dikenal-kaya-komoditas-wmgbYpRECL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Instagram Sri Mulyani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/30/320/2602533/perluas-ekspor-impor-sri-mulyani-ri-dikenal-kaya-komoditas-wmgbYpRECL.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Instagram Sri Mulyani)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah akan menambah jumlah komoditas ekspor-impor yang tercakup dalam neraca komoditas.
&quot;Dalam waktu dekat neraca komoditas diharapkan mencakup lebih banyak komoditas lain di dalam perekonomian Indonesia yang dikenal sebagai negara yang memang kaya akan komoditas,&quot; kata dia dalam Talkshow Neraca Komoditas secara daring, Senin (30/5/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Ungkap Bukti Ekonomi RI Menang Lawan Covid-19

Saat ini neraca komoditas yang berisi data dan informasi terkait produksi dan konsumsi komoditas ekspor-impor Indonesia, baru mencakup lima komoditas, yakni beras, gula, garam, daging lembu, dan ikan.
Adapun neraca komoditas memiliki tiga fungsi utama, yaitu acuan penerbitan persetujuan impor dan ekspor, acuan data produksi dan konsumsi, serta acuan pengembangan industri nasional.
BACA JUGA:Sri Mulyani Jelaskan Soal Bansos dan BLT Lewat Komik

&quot;Data dari neraca komoditas menjadi referensi tunggal bagi pemerintah dalam memberikan izin ekspor dan impor bagi pelaku usaha. Neraca ini berlaku sebagai patokan yang dijadikan referensi pelaku usaha dalam memperoleh bahan baku dan penolong yg dibutuhkan untuk usaha mereka,&quot; katanya.Menkeu meyakini tata kelola komoditas ekspor impor yang baik akan turut memperbaiki perekonomian Indonesia dan membuat masyarakat lebih mempercayai pemerintah yang bekerja secara transparan.
Dengan neraca komoditas, pemerintah bisa membuat kebijakan yang berdasarkan data sehingga kebijakan lebih berkualitas karena objektif dan akurat.
&quot;Dengan neraca ini, integrasi dan sinergi dari berbagai policy yang dikeluarkan kementerian dan lembaga diharapkan bisa jauh lebih positif atau lebih kuat serta lebih komprehensif sehingga tidak saling menafikan satu sama lain,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pemerintah akan menambah jumlah komoditas ekspor-impor yang tercakup dalam neraca komoditas.
&quot;Dalam waktu dekat neraca komoditas diharapkan mencakup lebih banyak komoditas lain di dalam perekonomian Indonesia yang dikenal sebagai negara yang memang kaya akan komoditas,&quot; kata dia dalam Talkshow Neraca Komoditas secara daring, Senin (30/5/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Ungkap Bukti Ekonomi RI Menang Lawan Covid-19

Saat ini neraca komoditas yang berisi data dan informasi terkait produksi dan konsumsi komoditas ekspor-impor Indonesia, baru mencakup lima komoditas, yakni beras, gula, garam, daging lembu, dan ikan.
Adapun neraca komoditas memiliki tiga fungsi utama, yaitu acuan penerbitan persetujuan impor dan ekspor, acuan data produksi dan konsumsi, serta acuan pengembangan industri nasional.
BACA JUGA:Sri Mulyani Jelaskan Soal Bansos dan BLT Lewat Komik

&quot;Data dari neraca komoditas menjadi referensi tunggal bagi pemerintah dalam memberikan izin ekspor dan impor bagi pelaku usaha. Neraca ini berlaku sebagai patokan yang dijadikan referensi pelaku usaha dalam memperoleh bahan baku dan penolong yg dibutuhkan untuk usaha mereka,&quot; katanya.Menkeu meyakini tata kelola komoditas ekspor impor yang baik akan turut memperbaiki perekonomian Indonesia dan membuat masyarakat lebih mempercayai pemerintah yang bekerja secara transparan.
Dengan neraca komoditas, pemerintah bisa membuat kebijakan yang berdasarkan data sehingga kebijakan lebih berkualitas karena objektif dan akurat.
&quot;Dengan neraca ini, integrasi dan sinergi dari berbagai policy yang dikeluarkan kementerian dan lembaga diharapkan bisa jauh lebih positif atau lebih kuat serta lebih komprehensif sehingga tidak saling menafikan satu sama lain,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
