<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Makanan Bakal Diserbu Robot, Manusia Tergantikan?</title><description>Industri makanan bakal diramaikan oleh kehadiran robot kolaboratif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/455/2602281/industri-makanan-bakal-diserbu-robot-manusia-tergantikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/455/2602281/industri-makanan-bakal-diserbu-robot-manusia-tergantikan"/><item><title>Industri Makanan Bakal Diserbu Robot, Manusia Tergantikan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/455/2602281/industri-makanan-bakal-diserbu-robot-manusia-tergantikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/30/455/2602281/industri-makanan-bakal-diserbu-robot-manusia-tergantikan</guid><pubDate>Senin 30 Mei 2022 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/30/455/2602281/industri-makanan-bakal-diserbu-robot-manusia-tergantikan-uAvBp27Oe0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri makanan bakal diserbu robot (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/30/455/2602281/industri-makanan-bakal-diserbu-robot-manusia-tergantikan-uAvBp27Oe0.jpg</image><title>Industri makanan bakal diserbu robot (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Industri makanan bakal diramaikan oleh kehadiran robot kolaboratif. Robot yang dapat bekerja berdampingan dengan manusia, yang biasa disebut robot kolaboratif, kemungkinan akan merevolusi industri makanan.
BACA JUGA:Gak Perlu Ojol, Warga LA Punya Robot untuk Pesan Antar Makanan
Adapun perusahaan-perusahaan teknologi mengatakan, permintaan akan robot seperti itu melonjak tinggi di sektor tersebut. Meningkatnya permintaan robot kolaboratif diakui Julen Sarasola, manajer urusan robot Fegemu Solutions, sebuah perusahaan teknologi Spanyol, yang baru-baru ini mengadaptasi robot buatan perusahaan Korea Selatan Doosan.
&amp;ldquo;Kami melihat perluasan pasar robot kolaboratif, sekitar 30% per tahun. Robot-robot kolaboratif ini semakin beragam kemampuannya,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (30/5/2022).
BACA JUGA:Masjidil Haram Miliki Robot Canggih, Mampu Jawab Pertanyaan Jamaah dalam 11 Bahasa
Robot yang diproduksi Fegemu bisa menyentuh dan memindahkan telur. Robot ini juga dapat secara otomatis berhenti bergerak saat disentuh manusia. Walhasil, robot tersebut bisa berfungsi sebagai pelayan yang bisa menghidangkan makan atau minuman.Pengakuan serupa disampaikan Raul Velez, manajer pemasaran Bereiker,  perusahaan Spanyol yang mengembangkan robot yang bisa memindah-mindahkan  boks.
&quot;Kami melihat saat ini pasar robot kolaboratif sangat berkembang. Ada  banyak perusahaan yang meminta robot yang dapat berfungsi memindahkan  dan menyusun boks. Jadi kami sekarang bergerak ke arah sana,&quot; katanya.
Bereiker kini mencurahkan 50 hingga 60% bisnisnya untuk mengembangkan robot kolaboratif.
Robot produkdi Bereiker memiliki sejumlah sensor pada conveyor belt  atau ban berjalannya sehingga dapat mengetahui jika ada boks yang harus  dipindahkan. Namun Velez mengatakan robot itu dapat digunakan untuk  tugas-tugas lain dengan beberapa penyesuaian kecil karena pelanggan  sekarang menginginkan fleksibilitas.
PAL Robotics, sebuah perusahaan teknologi lain di Spanyol, tak ingin  kalah bersaing. Perusahaan ini juga membuat berbagai robot kolaboratif,  termasuk TIAGo yang mirip manusia. Robot ini bisa digunakan untuk  merawat tanaman dan bahkan memanen dan menyortir buah dan sayuran.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Industri makanan bakal diramaikan oleh kehadiran robot kolaboratif. Robot yang dapat bekerja berdampingan dengan manusia, yang biasa disebut robot kolaboratif, kemungkinan akan merevolusi industri makanan.
BACA JUGA:Gak Perlu Ojol, Warga LA Punya Robot untuk Pesan Antar Makanan
Adapun perusahaan-perusahaan teknologi mengatakan, permintaan akan robot seperti itu melonjak tinggi di sektor tersebut. Meningkatnya permintaan robot kolaboratif diakui Julen Sarasola, manajer urusan robot Fegemu Solutions, sebuah perusahaan teknologi Spanyol, yang baru-baru ini mengadaptasi robot buatan perusahaan Korea Selatan Doosan.
&amp;ldquo;Kami melihat perluasan pasar robot kolaboratif, sekitar 30% per tahun. Robot-robot kolaboratif ini semakin beragam kemampuannya,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (30/5/2022).
BACA JUGA:Masjidil Haram Miliki Robot Canggih, Mampu Jawab Pertanyaan Jamaah dalam 11 Bahasa
Robot yang diproduksi Fegemu bisa menyentuh dan memindahkan telur. Robot ini juga dapat secara otomatis berhenti bergerak saat disentuh manusia. Walhasil, robot tersebut bisa berfungsi sebagai pelayan yang bisa menghidangkan makan atau minuman.Pengakuan serupa disampaikan Raul Velez, manajer pemasaran Bereiker,  perusahaan Spanyol yang mengembangkan robot yang bisa memindah-mindahkan  boks.
&quot;Kami melihat saat ini pasar robot kolaboratif sangat berkembang. Ada  banyak perusahaan yang meminta robot yang dapat berfungsi memindahkan  dan menyusun boks. Jadi kami sekarang bergerak ke arah sana,&quot; katanya.
Bereiker kini mencurahkan 50 hingga 60% bisnisnya untuk mengembangkan robot kolaboratif.
Robot produkdi Bereiker memiliki sejumlah sensor pada conveyor belt  atau ban berjalannya sehingga dapat mengetahui jika ada boks yang harus  dipindahkan. Namun Velez mengatakan robot itu dapat digunakan untuk  tugas-tugas lain dengan beberapa penyesuaian kecil karena pelanggan  sekarang menginginkan fleksibilitas.
PAL Robotics, sebuah perusahaan teknologi lain di Spanyol, tak ingin  kalah bersaing. Perusahaan ini juga membuat berbagai robot kolaboratif,  termasuk TIAGo yang mirip manusia. Robot ini bisa digunakan untuk  merawat tanaman dan bahkan memanen dan menyortir buah dan sayuran.</content:encoded></item></channel></rss>
