<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bravo! Kinerja Pariwisata Melejit, Sandiaga Uno: Indonesia Peringkat ke-32 Besar Dunia</title><description>Sektor Pariwisata Indonesia meraih prestasi membanggakan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2602907/bravo-kinerja-pariwisata-melejit-sandiaga-uno-indonesia-peringkat-ke-32-besar-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2602907/bravo-kinerja-pariwisata-melejit-sandiaga-uno-indonesia-peringkat-ke-32-besar-dunia"/><item><title>Bravo! Kinerja Pariwisata Melejit, Sandiaga Uno: Indonesia Peringkat ke-32 Besar Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2602907/bravo-kinerja-pariwisata-melejit-sandiaga-uno-indonesia-peringkat-ke-32-besar-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2602907/bravo-kinerja-pariwisata-melejit-sandiaga-uno-indonesia-peringkat-ke-32-besar-dunia</guid><pubDate>Selasa 31 Mei 2022 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/31/320/2602907/bravo-kinerja-pariwisata-melejit-sandiaga-uno-indonesia-peringkat-ke-32-besar-dunia-y9HyvOowS0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno mengungkap indeks kinerja pariwisata Indonesia mengalami peningkatan  (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/31/320/2602907/bravo-kinerja-pariwisata-melejit-sandiaga-uno-indonesia-peringkat-ke-32-besar-dunia-y9HyvOowS0.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno mengungkap indeks kinerja pariwisata Indonesia mengalami peningkatan  (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sektor Pariwisata Indonesia meraih prestasi membanggakan. Indeks daya saing pariwisata dan perjalanan atau Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang baru saja dirilis secara resmi oleh World Economic Forum (WEF) pada 24 Mei 2022 menunjukkan bahwa Indonesia melesat naik 12 peringkat, dari posisi 44 menjadi peringkat 32 besar dunia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, meskipun diterpa berbagai kendala, Indonesia mampu mencapai peningkatan peringkat terbesar, naik hingga 3,4%. sementara Arab Saudi mencapai peningkatan peringkat terbesar kedua, karena skornya naik 2,3% pada TTCI.
BACA JUGA:Beri Pelatihan UMKM, Sandiaga Uno Cerita Pengalaman Mulai Bisnis 25 Tahun Lalu Usai Krisis
&amp;ldquo;Indonesia menempati peringkat 32, naik 12 posisi dari 117 negara di seluruh dunia. Dan kenaikan 12 peringkat ini kita capai di tengah pandemi COVID-19 yang kita lalui dan begitu banyak kendala, tapi ternyata ada beberapa poin yang berhasil kita perbaiki dan tingkatkan. Dan kalau kita lihat di kawasan Asia Pasifik, sektor pariwisata tanah air juga berhasil masuk deretan 10 besar menempati peringkat kedelapan,&amp;rdquo; kata Menparekraf Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (30/5/2022).
&amp;ldquo;Di ASEAN, Indonesia masuk di posisi yang sangat bergengsi karena kita berhasil melampaui capaian dari negara-negara tetangga kita,&amp;rdquo; kata Menparekraf.
BACA JUGA:Sandiaga Uno: Ajang Selancar di Banyuwangi Dongkrak Citra Pariwisata
Data tersebut menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia berhasil merangkak naik atau berhasil bangkit dengan menggunakan anggaran yang efektif dan efisien. Membuktikan bahwa program dan kebijakan yang digulirkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, karena berdampak langsung pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong kepulihan ekonomi.
&amp;ldquo;Ini saya baru laporkan kepada Presiden Joko Widodo dan beliau meminta untuk kita all out menyuarakan prestasi ini bahwa di tengah badai pandemi, di tengah kesulitan yang kita hadapi, di tengah anggaran yang terus dikurangi, tapi kita mampu meningkatkan indeks kita 12 peringkat dan secara mantap dan signifikan ada di jajaran atas dari sektor pariwisata,&amp;rdquo; katanya.


Menparekraf Sandiaga berkomitmen akan terus meningkatkan kinerja  sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia pun langsung bergerak cepat  untuk mempelajari kembali atau mengevaluasi indikator-indikator yang  memicu kebangkitan ekonomi di sektor pariwisata. Tidak hanya itu,  Menparekraf juga akan memperkuat kolaborasi dengan kementerian/lembaga  terkait pemukhtahiran data. Sehingga apa yang menjadi capaian pariwisata  Indonesia akurat dengan situasi yang ada di lapangan.
&amp;ldquo;Dan kita sekarang sedang mempelajari kembali indikator-indikator  yang ada di tahun 2022 ini, bagaimana kita bisa meningkatkan lagi di  tahun-tahun yang akan datang. Karena ada 112 indikator dan kita juga  akan melibatkan kementerian/lembaga yang lain terkait dengan  pemuktahiran data,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Karena kita tidak bisa kerja sendiri dan juga kita akan tingkatkan  koordinasi lintas sektor kementerian/lembaga, termasuk juga akan  merangkul pemerintah daerah. Dan kita akan terbitkan sendiri juga TTCI  yang versi Indonesia untuk membangkitkan semangat mulai dari teman-teman  provinsi, kabupaten, kota sampai ke tingkat desa wisata,&amp;rdquo; kata  Menparekraf.
Inisiasi Menparekraf Sandiaga dalam menerbitkan TTCI versi Indonesia  lantaran menjadi salah satu acuan dari indeks kinerja utama  Kemenparekraf/Baparekraf, yang dipantau oleh stakeholders parekraf  hingga pemangku kepentingan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sektor Pariwisata Indonesia meraih prestasi membanggakan. Indeks daya saing pariwisata dan perjalanan atau Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang baru saja dirilis secara resmi oleh World Economic Forum (WEF) pada 24 Mei 2022 menunjukkan bahwa Indonesia melesat naik 12 peringkat, dari posisi 44 menjadi peringkat 32 besar dunia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, meskipun diterpa berbagai kendala, Indonesia mampu mencapai peningkatan peringkat terbesar, naik hingga 3,4%. sementara Arab Saudi mencapai peningkatan peringkat terbesar kedua, karena skornya naik 2,3% pada TTCI.
BACA JUGA:Beri Pelatihan UMKM, Sandiaga Uno Cerita Pengalaman Mulai Bisnis 25 Tahun Lalu Usai Krisis
&amp;ldquo;Indonesia menempati peringkat 32, naik 12 posisi dari 117 negara di seluruh dunia. Dan kenaikan 12 peringkat ini kita capai di tengah pandemi COVID-19 yang kita lalui dan begitu banyak kendala, tapi ternyata ada beberapa poin yang berhasil kita perbaiki dan tingkatkan. Dan kalau kita lihat di kawasan Asia Pasifik, sektor pariwisata tanah air juga berhasil masuk deretan 10 besar menempati peringkat kedelapan,&amp;rdquo; kata Menparekraf Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (30/5/2022).
&amp;ldquo;Di ASEAN, Indonesia masuk di posisi yang sangat bergengsi karena kita berhasil melampaui capaian dari negara-negara tetangga kita,&amp;rdquo; kata Menparekraf.
BACA JUGA:Sandiaga Uno: Ajang Selancar di Banyuwangi Dongkrak Citra Pariwisata
Data tersebut menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia berhasil merangkak naik atau berhasil bangkit dengan menggunakan anggaran yang efektif dan efisien. Membuktikan bahwa program dan kebijakan yang digulirkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu, karena berdampak langsung pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja dan mendorong kepulihan ekonomi.
&amp;ldquo;Ini saya baru laporkan kepada Presiden Joko Widodo dan beliau meminta untuk kita all out menyuarakan prestasi ini bahwa di tengah badai pandemi, di tengah kesulitan yang kita hadapi, di tengah anggaran yang terus dikurangi, tapi kita mampu meningkatkan indeks kita 12 peringkat dan secara mantap dan signifikan ada di jajaran atas dari sektor pariwisata,&amp;rdquo; katanya.


Menparekraf Sandiaga berkomitmen akan terus meningkatkan kinerja  sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia pun langsung bergerak cepat  untuk mempelajari kembali atau mengevaluasi indikator-indikator yang  memicu kebangkitan ekonomi di sektor pariwisata. Tidak hanya itu,  Menparekraf juga akan memperkuat kolaborasi dengan kementerian/lembaga  terkait pemukhtahiran data. Sehingga apa yang menjadi capaian pariwisata  Indonesia akurat dengan situasi yang ada di lapangan.
&amp;ldquo;Dan kita sekarang sedang mempelajari kembali indikator-indikator  yang ada di tahun 2022 ini, bagaimana kita bisa meningkatkan lagi di  tahun-tahun yang akan datang. Karena ada 112 indikator dan kita juga  akan melibatkan kementerian/lembaga yang lain terkait dengan  pemuktahiran data,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Karena kita tidak bisa kerja sendiri dan juga kita akan tingkatkan  koordinasi lintas sektor kementerian/lembaga, termasuk juga akan  merangkul pemerintah daerah. Dan kita akan terbitkan sendiri juga TTCI  yang versi Indonesia untuk membangkitkan semangat mulai dari teman-teman  provinsi, kabupaten, kota sampai ke tingkat desa wisata,&amp;rdquo; kata  Menparekraf.
Inisiasi Menparekraf Sandiaga dalam menerbitkan TTCI versi Indonesia  lantaran menjadi salah satu acuan dari indeks kinerja utama  Kemenparekraf/Baparekraf, yang dipantau oleh stakeholders parekraf  hingga pemangku kepentingan.</content:encoded></item></channel></rss>
