<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Waspadai Krisis Global Ketahanan Pangan dan Energi</title><description>Sri Mulyani Indrawati mewaspadai krisis global yang menjadi tantangan ke depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2603377/sri-mulyani-waspadai-krisis-global-ketahanan-pangan-dan-energi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2603377/sri-mulyani-waspadai-krisis-global-ketahanan-pangan-dan-energi"/><item><title>Sri Mulyani Waspadai Krisis Global Ketahanan Pangan dan Energi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2603377/sri-mulyani-waspadai-krisis-global-ketahanan-pangan-dan-energi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/05/31/320/2603377/sri-mulyani-waspadai-krisis-global-ketahanan-pangan-dan-energi</guid><pubDate>Selasa 31 Mei 2022 17:37 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/31/320/2603377/sri-mulyani-waspadai-krisis-global-ketahanan-pangan-dan-energi-DSVEEuBSp2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/31/320/2603377/sri-mulyani-waspadai-krisis-global-ketahanan-pangan-dan-energi-DSVEEuBSp2.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai krisis global yang menjadi tantangan ke depan, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan energi.
Maka dari itu, fokus pemerintah untuk belanja untuk mendukung ketahanan pangan akan dilakukan dan dilanjutkan pada tahun 2023.
&quot;Belanja untuk ketahanan dan keamanan pangan akan dilanjutkan, baik untuk infrastruktur, maupun untuk program sendiri yaitu program di bidang pertanian seperti untuk padi, jagung, bahkan kedelai dan tentu minyak sawit atau crude palm oil (CPO),&amp;rdquo; ujar Sri, Selasa (31/5/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Desain Anggaran Kesehatan Capai Rp209,9 Triliun di 2023

Dia menyebutkan bahwa ketegangan geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina yang telah menimbulkan krisis pangan dan energi di berbagai penjuru dunia harus segera diantisipasi.
Merespon situasi tersebut, Sri mengatakan bahwa Indonesia harus mampu untuk mengurangi risiko disrupsi supply dengan langkah antisipatif.
BACA JUGA:Sri Mulyani Lebih Hati-Hati Tarik Utang di Tahun Depan

&amp;ldquo;Disrupsi supply ini harus terus kita antisipasi karena ini bukan krisis jangka pendek, ini merupakan krisis yang cukup struktural di level global. Maka dari itu diantisipasi risikonya di bidang pangan dan energi dengan menggunakan strategi APBN maupun non APBN,&quot; jelas Sri.Dia menyatakan bahwa strategi yang dilakukan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan energi adalah melalui stabilisasi harga dan melindungi daya beli, menjaga mekanisme pasar agar dapat berjalan optimal, serta mendorong produktivitas komoditas pangan dan energi.
&quot;Juga dengan mendorong diversifikasi konsumsi khususnya pada komoditas energi, seperti optimalisasi penggunaan batubara, pengurangan impor migas, dan mengembangkan sumber energi bersih,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai krisis global yang menjadi tantangan ke depan, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan energi.
Maka dari itu, fokus pemerintah untuk belanja untuk mendukung ketahanan pangan akan dilakukan dan dilanjutkan pada tahun 2023.
&quot;Belanja untuk ketahanan dan keamanan pangan akan dilanjutkan, baik untuk infrastruktur, maupun untuk program sendiri yaitu program di bidang pertanian seperti untuk padi, jagung, bahkan kedelai dan tentu minyak sawit atau crude palm oil (CPO),&amp;rdquo; ujar Sri, Selasa (31/5/2022).
BACA JUGA:Sri Mulyani Desain Anggaran Kesehatan Capai Rp209,9 Triliun di 2023

Dia menyebutkan bahwa ketegangan geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina yang telah menimbulkan krisis pangan dan energi di berbagai penjuru dunia harus segera diantisipasi.
Merespon situasi tersebut, Sri mengatakan bahwa Indonesia harus mampu untuk mengurangi risiko disrupsi supply dengan langkah antisipatif.
BACA JUGA:Sri Mulyani Lebih Hati-Hati Tarik Utang di Tahun Depan

&amp;ldquo;Disrupsi supply ini harus terus kita antisipasi karena ini bukan krisis jangka pendek, ini merupakan krisis yang cukup struktural di level global. Maka dari itu diantisipasi risikonya di bidang pangan dan energi dengan menggunakan strategi APBN maupun non APBN,&quot; jelas Sri.Dia menyatakan bahwa strategi yang dilakukan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan energi adalah melalui stabilisasi harga dan melindungi daya beli, menjaga mekanisme pasar agar dapat berjalan optimal, serta mendorong produktivitas komoditas pangan dan energi.
&quot;Juga dengan mendorong diversifikasi konsumsi khususnya pada komoditas energi, seperti optimalisasi penggunaan batubara, pengurangan impor migas, dan mengembangkan sumber energi bersih,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
