<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemarin Terigu, Sekarang Harga Bawang Merah yang Bikin Kaget</title><description>Harga bawang merah mengalami kenaikan pasca lebaran. Kenaikan harga bawang merah bahkan mencapai tiga kali lipat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/02/320/2604550/kemarin-terigu-sekarang-harga-bawang-merah-yang-bikin-kaget</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/02/320/2604550/kemarin-terigu-sekarang-harga-bawang-merah-yang-bikin-kaget"/><item><title>Kemarin Terigu, Sekarang Harga Bawang Merah yang Bikin Kaget</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/02/320/2604550/kemarin-terigu-sekarang-harga-bawang-merah-yang-bikin-kaget</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/02/320/2604550/kemarin-terigu-sekarang-harga-bawang-merah-yang-bikin-kaget</guid><pubDate>Kamis 02 Juni 2022 18:35 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/02/320/2604550/kemarin-terigu-sekarang-harga-bawang-merah-yang-bikin-kaget-yhTNs7HDqT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga bawang merah naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/02/320/2604550/kemarin-terigu-sekarang-harga-bawang-merah-yang-bikin-kaget-yhTNs7HDqT.jpg</image><title>Harga bawang merah naik (Foto: Okezone)</title></images><description>MALANG - Harga bawang merah mengalami kenaikan pasca lebaran. Kenaikan harga bawang merah bahkan mencapai tiga kali lipat.
Tampak pada pantauan MNC Portal di Pasar Bunulrejo Kota Malang, beberapa pedagang dan pembeli mulai mengeluhkan adanya kenaikan harga bawang merah.
BACA JUGA:Duh! Harga Bawang hingga Cabai Merah Naik, Apa Penyebabnya?

Seorang pedagang bernama Sulisno mengungkapkan, kenaikan drastis sudah mulai dua pekan pasca lebaran lalu. Dimana awalnya setelah lebaran ia mendapat harga bawang merah berkualitas super seharga Rp28.000 per kilogramnya.
&quot;Sebelumnya dapat harga masih Rp27.000 sampai Rp28.000 per kilogramnya, itu yang kualitas super. Itu pengambilan pertama setelah lebaran,&quot; kata Sulisno, ditemui MNC Portal, pada Kamis (2/6/2022).
BACA JUGA:Harga Bawang Stabil dengan Revitalisasi Sistem Resi Gudang

Sulisno menambahkan, kini harga bawang merah sudah menyentuh angka Rp34.000 - Rp35.000 per kilogramnya. Bawang merah itu merupakan jenis bawang merah super dengan kualitas yang terbagus, sedangkan bawang merah kualitas lainnya memang diakui lebih murah dengan kualitas di bawahnya.
&quot;Naik tiga kali, pengambilan pertama setelah lebaran masih Rp27 ribu, Rp28 ribu, berapa hari lagi langsung Rp32 ribu, Rp33 ribu, minggu ini sudah sampai Rp34 ribu, Rp35 ribu, pengambilan terakhir kemarin, yang super ambil dari Pasar Induk Gadang, itu barangnya dari Probolinggo,&quot; bebernya.Kini dengan harga tersebut, Sulisno terpaksa menjual bawang merah di  tokonya sebesar Rp40.000 per kilogram. Kenaikan ini disebutnya, tentu  juga cukup mengejutkan pembeli, tapi ia tak punya pilihan lain selain  menyesuaikan harga jualnya. Pasalnya setelah lebaran biasanya kenaikan  tak sampai di atas harga Rp5.000 per kilogramnya.
&quot;Biasanya paling naik setelah pas lebarannya. Sebelumya nggak  drastis, banyak ini naiknya. Nggak tahu ini naiknya. Kalau stoknya  aman,&quot; katanya.
Kenaikan harga ini disebut Sulisno juga mengagetkan pembelinya, namun  tak ada pilihan lain bagi masyarakat untuk membeli. &quot;Ya mungkin cuma  kaget naik tiga kali, sukanya yang bawang Probolinggo ya tetap beli,  kecuali kalau yang nggak fanatik ya seadanya bawang mau saja,&quot; ujarnya.
Di sisi lain, Kurnia Rahmawati terpaksa tetap membeli bawang merah  dengan harga yang naik. Apalagi bawang merah juga merupakan salah satu  bahan pangan pokok yang dibutuhkan.
&quot;Kaget saja, sepertinya kemarin baru naik sekarang naik lagi. Nembus  Rp35 ribu sekilonya. Tapi ya gimana lagi kebutuhan tetap harus dibeli,&quot;  ucap ibu muda berusia 27 tahun ini.</description><content:encoded>MALANG - Harga bawang merah mengalami kenaikan pasca lebaran. Kenaikan harga bawang merah bahkan mencapai tiga kali lipat.
Tampak pada pantauan MNC Portal di Pasar Bunulrejo Kota Malang, beberapa pedagang dan pembeli mulai mengeluhkan adanya kenaikan harga bawang merah.
BACA JUGA:Duh! Harga Bawang hingga Cabai Merah Naik, Apa Penyebabnya?

Seorang pedagang bernama Sulisno mengungkapkan, kenaikan drastis sudah mulai dua pekan pasca lebaran lalu. Dimana awalnya setelah lebaran ia mendapat harga bawang merah berkualitas super seharga Rp28.000 per kilogramnya.
&quot;Sebelumnya dapat harga masih Rp27.000 sampai Rp28.000 per kilogramnya, itu yang kualitas super. Itu pengambilan pertama setelah lebaran,&quot; kata Sulisno, ditemui MNC Portal, pada Kamis (2/6/2022).
BACA JUGA:Harga Bawang Stabil dengan Revitalisasi Sistem Resi Gudang

Sulisno menambahkan, kini harga bawang merah sudah menyentuh angka Rp34.000 - Rp35.000 per kilogramnya. Bawang merah itu merupakan jenis bawang merah super dengan kualitas yang terbagus, sedangkan bawang merah kualitas lainnya memang diakui lebih murah dengan kualitas di bawahnya.
&quot;Naik tiga kali, pengambilan pertama setelah lebaran masih Rp27 ribu, Rp28 ribu, berapa hari lagi langsung Rp32 ribu, Rp33 ribu, minggu ini sudah sampai Rp34 ribu, Rp35 ribu, pengambilan terakhir kemarin, yang super ambil dari Pasar Induk Gadang, itu barangnya dari Probolinggo,&quot; bebernya.Kini dengan harga tersebut, Sulisno terpaksa menjual bawang merah di  tokonya sebesar Rp40.000 per kilogram. Kenaikan ini disebutnya, tentu  juga cukup mengejutkan pembeli, tapi ia tak punya pilihan lain selain  menyesuaikan harga jualnya. Pasalnya setelah lebaran biasanya kenaikan  tak sampai di atas harga Rp5.000 per kilogramnya.
&quot;Biasanya paling naik setelah pas lebarannya. Sebelumya nggak  drastis, banyak ini naiknya. Nggak tahu ini naiknya. Kalau stoknya  aman,&quot; katanya.
Kenaikan harga ini disebut Sulisno juga mengagetkan pembelinya, namun  tak ada pilihan lain bagi masyarakat untuk membeli. &quot;Ya mungkin cuma  kaget naik tiga kali, sukanya yang bawang Probolinggo ya tetap beli,  kecuali kalau yang nggak fanatik ya seadanya bawang mau saja,&quot; ujarnya.
Di sisi lain, Kurnia Rahmawati terpaksa tetap membeli bawang merah  dengan harga yang naik. Apalagi bawang merah juga merupakan salah satu  bahan pangan pokok yang dibutuhkan.
&quot;Kaget saja, sepertinya kemarin baru naik sekarang naik lagi. Nembus  Rp35 ribu sekilonya. Tapi ya gimana lagi kebutuhan tetap harus dibeli,&quot;  ucap ibu muda berusia 27 tahun ini.</content:encoded></item></channel></rss>
