<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan MNC Energy Investments (IATA) soal Notasi Khusus BEI</title><description>PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) memberi penjelasan mengenai berita notasi khusus dari BEI pada 31 Mei 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605014/penjelasan-mnc-energy-investments-iata-soal-notasi-khusus-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605014/penjelasan-mnc-energy-investments-iata-soal-notasi-khusus-bei"/><item><title>Penjelasan MNC Energy Investments (IATA) soal Notasi Khusus BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605014/penjelasan-mnc-energy-investments-iata-soal-notasi-khusus-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605014/penjelasan-mnc-energy-investments-iata-soal-notasi-khusus-bei</guid><pubDate>Jum'at 03 Juni 2022 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/03/278/2605014/penjelasan-mnc-energy-investments-iata-soal-notasi-khusus-bei-yCKBGJmvlh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjelasan MNC Energy Investment soal notasi khusus yang diberikan BEI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/03/278/2605014/penjelasan-mnc-energy-investments-iata-soal-notasi-khusus-bei-yCKBGJmvlh.jpg</image><title>Penjelasan MNC Energy Investment soal notasi khusus yang diberikan BEI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) memberi penjelasan mengenai berita notasi khusus dari BEI pada 31 Mei 2022. Dalam berita tersebut disebutkan bahwa IATA masuk kategori poin nomor 5 yang berarti memiliki ekuitas negatif dalam laporan keuangan terakhir.
BACA JUGA:Cadangan Tambang Batu Bara MNC Energy Investments (IATA) Naik Jadi 201,32 Juta MT

Head of Investor Relations PT MNC Energy Investments Tbk Natassha Yunita menjelaskan, ekuitas negatif bersifat sementara efek konsolidasi Laporan Keuangan PT Bhakti Coal Resources (BCR) ke dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan.
BACA JUGA:IATA Terus Lakukan Eksplorasi untuk Temukan Total Cadangan Batu Bara

&amp;ldquo;Sesuai dengan PSAK 38 yang mengatur Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali, Perseroan harus membukukan selisih nilai transaksi dengan nilai buku sebagai pengurang ekuitas Perseroan,&amp;rdquo; kata dia dalam keterangan resmi, Jumat (3/6/2022).Dia menegaskan, ekuitas perseroan akan menjadi positif bulan depan,  setelah Perseroan menyelesaikan proses HMETD pada Juli 2022. Dengan  asumsi nilai HMETD Perseroan sebesar USD200 juta, maka ekuitas Perseroan  akan menjadi lebih besar atau surplus dan positif lebih dari USD100  juta.
&amp;ldquo;Transaksi akuisisi BCR ini menimbulkan Liabilitas sementara sebesar  $140 juta di Laporan Keuangan Perseroan, atas penerbitan Promissory  Notes (PN) yang digunakan untuk pembayaran transaksi akuisisi. PN ini  akan dibayarkan lunas dari hasil HMETD Perseroan di bulan mendatang  sehingga mengeliminasi Liabilitas sebesar USD140 juta di Laporan  Keuangan Konsolidasian,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) memberi penjelasan mengenai berita notasi khusus dari BEI pada 31 Mei 2022. Dalam berita tersebut disebutkan bahwa IATA masuk kategori poin nomor 5 yang berarti memiliki ekuitas negatif dalam laporan keuangan terakhir.
BACA JUGA:Cadangan Tambang Batu Bara MNC Energy Investments (IATA) Naik Jadi 201,32 Juta MT

Head of Investor Relations PT MNC Energy Investments Tbk Natassha Yunita menjelaskan, ekuitas negatif bersifat sementara efek konsolidasi Laporan Keuangan PT Bhakti Coal Resources (BCR) ke dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan.
BACA JUGA:IATA Terus Lakukan Eksplorasi untuk Temukan Total Cadangan Batu Bara

&amp;ldquo;Sesuai dengan PSAK 38 yang mengatur Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali, Perseroan harus membukukan selisih nilai transaksi dengan nilai buku sebagai pengurang ekuitas Perseroan,&amp;rdquo; kata dia dalam keterangan resmi, Jumat (3/6/2022).Dia menegaskan, ekuitas perseroan akan menjadi positif bulan depan,  setelah Perseroan menyelesaikan proses HMETD pada Juli 2022. Dengan  asumsi nilai HMETD Perseroan sebesar USD200 juta, maka ekuitas Perseroan  akan menjadi lebih besar atau surplus dan positif lebih dari USD100  juta.
&amp;ldquo;Transaksi akuisisi BCR ini menimbulkan Liabilitas sementara sebesar  $140 juta di Laporan Keuangan Perseroan, atas penerbitan Promissory  Notes (PN) yang digunakan untuk pembayaran transaksi akuisisi. PN ini  akan dibayarkan lunas dari hasil HMETD Perseroan di bulan mendatang  sehingga mengeliminasi Liabilitas sebesar USD140 juta di Laporan  Keuangan Konsolidasian,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
