<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hary Tanoe: Penerbitan Obligasi dan Sukuk Global Mediacom BMTR Berjalan Lancar</title><description>PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menggelar public expose rencana penerbitan obligasi dan sukuk ijarah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605166/hary-tanoe-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-global-mediacom-bmtr-berjalan-lancar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605166/hary-tanoe-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-global-mediacom-bmtr-berjalan-lancar"/><item><title>Hary Tanoe: Penerbitan Obligasi dan Sukuk Global Mediacom BMTR Berjalan Lancar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605166/hary-tanoe-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-global-mediacom-bmtr-berjalan-lancar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/03/278/2605166/hary-tanoe-penerbitan-obligasi-dan-sukuk-global-mediacom-bmtr-berjalan-lancar</guid><pubDate>Jum'at 03 Juni 2022 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/03/278/2605166/penerbitan-obligasi-dan-sukuk-global-mediacom-bmtr-hary-tanoe-terima-kasih-ojk-QmVrLkVwA6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Global Mediacom gelar Public Expose (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/03/278/2605166/penerbitan-obligasi-dan-sukuk-global-mediacom-bmtr-hary-tanoe-terima-kasih-ojk-QmVrLkVwA6.jpg</image><title>Global Mediacom gelar Public Expose (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menggelar public expose rencana penerbitan obligasi dan sukuk ijarah. Global Mediacom Tbk (BMTR) melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) III dengan menerbitkan obligasi dan sukuk mencapai total keseluruhan Rp2,2 triliun.
Emiten holding media grup MNC ini menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Global Mediacom dengan target dana Rp1,3 triliun, dan Sukuk Berkelanjutan III Global Mediacom dengan target Rp900 miliar.
BACA JUGA:Global Mediacom (BMTR) Tawarkan Obligasi hingga Sukuk Berkelanjutan Rp2,2 Triliun
&amp;ldquo;Terima kasih kepada OJK, para Penjamin Emisi, semua Lembaga Penunjang dan MNC team sehingga acaranya berjalan dengan baik,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT Global Mediacom Tbk (BMTR) Hary Tanoesoedibjo dalam akun Instagramnya, Jumat (3/6/2022).
Dari keseluruhan PUB ini, perseroan menawarkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I sebesar Rp700 miliar, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan Tahap I sebanyak Rp500 miliar. Keduanya ditawarkan masing-masing dalam tiga seri.
BACA JUGA:Besok, Global Mediacom Gelar Public Expose Tahap I
Berikut adalah perkiraan jadwal penawaran umum obligasi dan sukuk PT Global Mediacom Tbk (BMTR):
- Tanggal Efektif OJK: 23 Juni 2022
- Masa Penawaran Awal (Bookbuilding): 3 - 16 Juni 2022
- Masa Penawaran Umum: 24 - 28 Juni 2022
- Penjatahan: 29 Juni 2022
- Pengembalian Uang Pemesanan: 30 Juni 2022
- Distribusi Obligasi Secara Elektronik: 1 Juli 2022
- Pencatatan Obligasi dan Sukuk Ijarah di BEI: 4 Juli 2022Para penjamin pelaksana emisi ini adalah PT MNC Sekuritas, PT Bahana  Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT  Shinhan Sekuritas Indonesia.
Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum obligasi akan  digunakan oleh emiten untuk tujuan pembayaran refinancing Obligasi  Berkelanjutan I Global Mediacom tahap I tahun 2017 Seri A.
Sementara dana dari sukuk ijarah akan digunakan dalam dua hal yakni  sebesar Rp213,05 miliar untuk pelunasan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I  Tahap I tahun 2017 Seri A.
Selebihnya yakni Rp283,05 miliar akan digunakan untuk modal kerja,  pembiayaan kebutuhan operasional emiten, pembayaran utang usaha,  pembiayaan kegiatan operasional dan hal-hal operasional lainnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menggelar public expose rencana penerbitan obligasi dan sukuk ijarah. Global Mediacom Tbk (BMTR) melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) III dengan menerbitkan obligasi dan sukuk mencapai total keseluruhan Rp2,2 triliun.
Emiten holding media grup MNC ini menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Global Mediacom dengan target dana Rp1,3 triliun, dan Sukuk Berkelanjutan III Global Mediacom dengan target Rp900 miliar.
BACA JUGA:Global Mediacom (BMTR) Tawarkan Obligasi hingga Sukuk Berkelanjutan Rp2,2 Triliun
&amp;ldquo;Terima kasih kepada OJK, para Penjamin Emisi, semua Lembaga Penunjang dan MNC team sehingga acaranya berjalan dengan baik,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama PT Global Mediacom Tbk (BMTR) Hary Tanoesoedibjo dalam akun Instagramnya, Jumat (3/6/2022).
Dari keseluruhan PUB ini, perseroan menawarkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I sebesar Rp700 miliar, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan Tahap I sebanyak Rp500 miliar. Keduanya ditawarkan masing-masing dalam tiga seri.
BACA JUGA:Besok, Global Mediacom Gelar Public Expose Tahap I
Berikut adalah perkiraan jadwal penawaran umum obligasi dan sukuk PT Global Mediacom Tbk (BMTR):
- Tanggal Efektif OJK: 23 Juni 2022
- Masa Penawaran Awal (Bookbuilding): 3 - 16 Juni 2022
- Masa Penawaran Umum: 24 - 28 Juni 2022
- Penjatahan: 29 Juni 2022
- Pengembalian Uang Pemesanan: 30 Juni 2022
- Distribusi Obligasi Secara Elektronik: 1 Juli 2022
- Pencatatan Obligasi dan Sukuk Ijarah di BEI: 4 Juli 2022Para penjamin pelaksana emisi ini adalah PT MNC Sekuritas, PT Bahana  Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT  Shinhan Sekuritas Indonesia.
Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran umum obligasi akan  digunakan oleh emiten untuk tujuan pembayaran refinancing Obligasi  Berkelanjutan I Global Mediacom tahap I tahun 2017 Seri A.
Sementara dana dari sukuk ijarah akan digunakan dalam dua hal yakni  sebesar Rp213,05 miliar untuk pelunasan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I  Tahap I tahun 2017 Seri A.
Selebihnya yakni Rp283,05 miliar akan digunakan untuk modal kerja,  pembiayaan kebutuhan operasional emiten, pembayaran utang usaha,  pembiayaan kegiatan operasional dan hal-hal operasional lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
