<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Kapuas Prima Coal (ZINC) Anjlok 65% Jadi Rp22,67 Miliar di Kuartal I-2022</title><description>PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) meraih laba bersih sebesar Rp22,67 miliar pada kuartal I-2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/278/2605621/laba-kapuas-prima-coal-zinc-anjlok-65-jadi-rp22-67-miliar-di-kuartal-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/278/2605621/laba-kapuas-prima-coal-zinc-anjlok-65-jadi-rp22-67-miliar-di-kuartal-i-2022"/><item><title>Laba Kapuas Prima Coal (ZINC) Anjlok 65% Jadi Rp22,67 Miliar di Kuartal I-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/278/2605621/laba-kapuas-prima-coal-zinc-anjlok-65-jadi-rp22-67-miliar-di-kuartal-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/278/2605621/laba-kapuas-prima-coal-zinc-anjlok-65-jadi-rp22-67-miliar-di-kuartal-i-2022</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2022 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/04/278/2605621/laba-kapuas-prima-coal-zinc-anjlok-65-jadi-rp22-67-miliar-di-kuartal-i-2022-kMi2KAtPOE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Laba Kapuas Prima Coal anjlok (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/04/278/2605621/laba-kapuas-prima-coal-zinc-anjlok-65-jadi-rp22-67-miliar-di-kuartal-i-2022-kMi2KAtPOE.jpg</image><title>Laba Kapuas Prima Coal anjlok (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) meraih laba bersih sebesar Rp22,67 miliar pada kuartal I-2022. Laba ZINC turun 65,09% dibandingkan periode sama tahun 2021 sebanyak Rp64,95 miliar.
Melansir laman Bursa Efek Indonesia, dikutip Sabtu (4/6/2022), penjualan material Zinc (Zn) berkontribusi paling banyak terhadap pendapatan, yakni mencapai Rp95,10 miliar.
BACA JUGA:Laba Bersih Kapuas Prima Coal (ZINC) Rp77,2 Miliar di 2021, Melesat 165%

Kemudian penjualan konsentrat besi menyumbang Rp38,64 miliar, perak (Ag) Rp39,19 miliar, dan galena-timbal (Pb) Rp31,58 miliar.
Sehingga, total penjualan tiga bulan pertama tahun ini mencapai Rp204,53 miliar, yang lebih rendah 10,45% dari penjualan periode sama tahun lalu sebanyak Rp228,40 miliar.
BACA JUGA:Uji Smelter, Kapuas Prima Coal (ZINC) Incar Penjualan USD43 Juta

Penurunan laba disebabkan karena beban pokok penjualan yang membengkak. Diketahui, meskipun pendapatan menurun, beban ZINC justru bertambah menjadi Rp132,67 miliar, dari periode sama tahun 2021 sebanyak Rp115,12 miliar.Alhasil, laba per saham dasar ZINC turun menjadi Rp0,90, dibandingkan kuartal I/2021 sebesar Rp2,57.
Dari sisi neraca per 31 Maret 2022, perseroan mampu membukukan jumlah  aset sebanyak Rp2,14 triliun. Posisi tersebut lebih tinggi 4,27%  dibandingkan akhir tahun 2021 senilai Rp2,05 triliun.
Kewajiban pembayaran utang atau liabilitas ZINC juga membengkak  menjadi Rp1,23 triliun, dari akhir tahun lalu di Rp1,17 triliun. Adapun  ekuitas tumbuh mencapai Rp907,16 miliar, dari Rp887,27 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) meraih laba bersih sebesar Rp22,67 miliar pada kuartal I-2022. Laba ZINC turun 65,09% dibandingkan periode sama tahun 2021 sebanyak Rp64,95 miliar.
Melansir laman Bursa Efek Indonesia, dikutip Sabtu (4/6/2022), penjualan material Zinc (Zn) berkontribusi paling banyak terhadap pendapatan, yakni mencapai Rp95,10 miliar.
BACA JUGA:Laba Bersih Kapuas Prima Coal (ZINC) Rp77,2 Miliar di 2021, Melesat 165%

Kemudian penjualan konsentrat besi menyumbang Rp38,64 miliar, perak (Ag) Rp39,19 miliar, dan galena-timbal (Pb) Rp31,58 miliar.
Sehingga, total penjualan tiga bulan pertama tahun ini mencapai Rp204,53 miliar, yang lebih rendah 10,45% dari penjualan periode sama tahun lalu sebanyak Rp228,40 miliar.
BACA JUGA:Uji Smelter, Kapuas Prima Coal (ZINC) Incar Penjualan USD43 Juta

Penurunan laba disebabkan karena beban pokok penjualan yang membengkak. Diketahui, meskipun pendapatan menurun, beban ZINC justru bertambah menjadi Rp132,67 miliar, dari periode sama tahun 2021 sebanyak Rp115,12 miliar.Alhasil, laba per saham dasar ZINC turun menjadi Rp0,90, dibandingkan kuartal I/2021 sebesar Rp2,57.
Dari sisi neraca per 31 Maret 2022, perseroan mampu membukukan jumlah  aset sebanyak Rp2,14 triliun. Posisi tersebut lebih tinggi 4,27%  dibandingkan akhir tahun 2021 senilai Rp2,05 triliun.
Kewajiban pembayaran utang atau liabilitas ZINC juga membengkak  menjadi Rp1,23 triliun, dari akhir tahun lalu di Rp1,17 triliun. Adapun  ekuitas tumbuh mencapai Rp907,16 miliar, dari Rp887,27 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
