<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Turun, Investor Beralih ke Dolar</title><description>Harga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605387/harga-emas-berjangka-turun-investor-beralih-ke-dolar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605387/harga-emas-berjangka-turun-investor-beralih-ke-dolar"/><item><title>Harga Emas Berjangka Turun, Investor Beralih ke Dolar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605387/harga-emas-berjangka-turun-investor-beralih-ke-dolar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605387/harga-emas-berjangka-turun-investor-beralih-ke-dolar</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2022 06:12 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/04/320/2605387/harga-emas-berjangka-turun-investor-beralih-ke-dolar-qsyL8C45ez.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/04/320/2605387/harga-emas-berjangka-turun-investor-beralih-ke-dolar-qsyL8C45ez.jpg</image><title>Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas turun karena penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS mengurangi daya tarik logam mulia kuning.
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di Divisi Comex New York Exchange, merosot USD21,2 atau 1,13%, menjadi ditutup pada USD1.850,20 per ounce. Ini adalah penurunan harian emas terbesar dalam waktu sekitar tiga minggu.
BACA JUGA:Naik Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp989.000/Gram

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,31% menjadi 102,1390.
Sementara itu imbal hasil obligasi Pemerintah AS mencapai tertinggi dua minggu setelah data menunjukkan ekonomi Amerika menghasilkan jumlah pekerjaan yang lebih besar dari perkiraan pada Mei, menandakan Federal Reserve (Fed) kemungkinan akan terus menaikkan suku bunga dalam upayanya untuk mengekang inflasi.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp984.000/Gram

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (3/6/2022) bahwa data penggajian non-pertanian (nonfarm payrolls) AS meningkat 390.000 pada Mei, lebih tinggi dari perkiraan Dow Jones sebesar 328.000. Tingkat pengangguran tidak berubah pada 3,6%.
Kenaikan yang lebih kuat dari perkiraan dalam angka penggajian non-pertanian AS telah memperkuat ekspektasi pasar untuk suku bunga yang lebih tinggi dari Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang, sehingga mendorong dolar lebih tinggi.Berbicara pada acara virtual yang diselenggarakan oleh Philadelphia  Council for Business Economics pada Kamis (2/6/2022), Presiden Federal  Reserve Bank of Cleveland, Loretta Mester mengatakan dia tidak mendukung  jeda kenaikan suku bunga pada September, dan memperingatkan bahwa laju  kenaikan suku bunga dapat lebih cepat atau melambat mulai September,  berdasarkan apa yang terjadi dengan inflasi.
Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 36,7 sen  atau 1,65%, menjadi ditutup pada USD21,908 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD12 atau 1,17%, menjadi ditutup pada USD1,016,4  per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas turun karena penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS mengurangi daya tarik logam mulia kuning.
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di Divisi Comex New York Exchange, merosot USD21,2 atau 1,13%, menjadi ditutup pada USD1.850,20 per ounce. Ini adalah penurunan harian emas terbesar dalam waktu sekitar tiga minggu.
BACA JUGA:Naik Rp5.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp989.000/Gram

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menguat 0,31% menjadi 102,1390.
Sementara itu imbal hasil obligasi Pemerintah AS mencapai tertinggi dua minggu setelah data menunjukkan ekonomi Amerika menghasilkan jumlah pekerjaan yang lebih besar dari perkiraan pada Mei, menandakan Federal Reserve (Fed) kemungkinan akan terus menaikkan suku bunga dalam upayanya untuk mengekang inflasi.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 Jadi Rp984.000/Gram

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (3/6/2022) bahwa data penggajian non-pertanian (nonfarm payrolls) AS meningkat 390.000 pada Mei, lebih tinggi dari perkiraan Dow Jones sebesar 328.000. Tingkat pengangguran tidak berubah pada 3,6%.
Kenaikan yang lebih kuat dari perkiraan dalam angka penggajian non-pertanian AS telah memperkuat ekspektasi pasar untuk suku bunga yang lebih tinggi dari Federal Reserve dalam beberapa bulan mendatang, sehingga mendorong dolar lebih tinggi.Berbicara pada acara virtual yang diselenggarakan oleh Philadelphia  Council for Business Economics pada Kamis (2/6/2022), Presiden Federal  Reserve Bank of Cleveland, Loretta Mester mengatakan dia tidak mendukung  jeda kenaikan suku bunga pada September, dan memperingatkan bahwa laju  kenaikan suku bunga dapat lebih cepat atau melambat mulai September,  berdasarkan apa yang terjadi dengan inflasi.
Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 36,7 sen  atau 1,65%, menjadi ditutup pada USD21,908 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Juli turun USD12 atau 1,17%, menjadi ditutup pada USD1,016,4  per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
