<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT UMKM Rp7,68 Triliun Masih Tunggu Anggaran dari Sri Mulyani</title><description>BLT UMKM akan kembali dicairkan tahun ini. Namun, BLT UMKM masih menunggu anggaran dicairkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605441/blt-umkm-rp7-68-triliun-masih-tunggu-anggaran-dari-sri-mulyani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605441/blt-umkm-rp7-68-triliun-masih-tunggu-anggaran-dari-sri-mulyani"/><item><title>BLT UMKM Rp7,68 Triliun Masih Tunggu Anggaran dari Sri Mulyani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605441/blt-umkm-rp7-68-triliun-masih-tunggu-anggaran-dari-sri-mulyani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605441/blt-umkm-rp7-68-triliun-masih-tunggu-anggaran-dari-sri-mulyani</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2022 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/04/320/2605441/blt-umkm-rp7-68-triliun-masih-tunggu-anggaran-dari-sri-mulyani-nM7t5GAb0s.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BLT UMKM tunggu anggaran cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/04/320/2605441/blt-umkm-rp7-68-triliun-masih-tunggu-anggaran-dari-sri-mulyani-nM7t5GAb0s.jpeg</image><title>BLT UMKM tunggu anggaran cair (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - BLT UMKM akan kembali dicairkan tahun ini. Namun, BLT UMKM masih menunggu anggaran dicairkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Deputi Usaha Mikro Kemenkop dan UKM Eddy Satriya menyatakan sebagian besar UMKM masih membutuhkan BLT atau Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di tahun 2022.
BACA JUGA:BLT UMKM 2022 Siap Dicairkan Rp7,6 Triliun

&amp;ldquo;BPUM 2022 akan dilanjutkan. Namun, statusnya kita menunggu anggaran dari Kementerian Keuangan dengan total anggaran sekitar kurang lebih Rp7,68 triliun,&amp;rdquo; ucapnya dikutip Sabtu (4/6/2022).
Menurutnya, program BPUM telah meningkatkan pendapatan para pelaku usaha dan menghidupkan kembali kegiatan bisnis mereka.
BACA JUGA:Cek Jadwal dan Syarat Pencairan BLT UMKM Rp600.000

Program BLT UMKM akan diteruskan dengan menargetkan 12,8 juta pelaku usaha dengan bantuan sebesar Rp600 ribu per penerima, menurun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,2 juta dan di tahun 2020 sebesar Rp2,4 juta.Dia memastikan pihaknya bakal memaksimalkan pengecekan calon penerima  BPUM di Badan Kepegawaian Negara, Direktorat Jenderal Kependudukan dan  Pencatatan Sipil (Dukcapil), dan Kementerian Keuangan.
Hal ini menimbang evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun  lalu yang mencatat masih terdapat penerima BPUM dari kalangan Aparatur  Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri. Padahal bantuan sosial itu hanya untuk  pelaku usaha mikro.
&amp;ldquo;Kita sudah meminta pimpinan-pimpinan (para ASN dan TNI/Polri yang  memperoleh BPUM) memberikan semacam peringatan atau mengimbau mereka  agar tak melakukan perbuatan yang sama,&amp;rdquo; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - BLT UMKM akan kembali dicairkan tahun ini. Namun, BLT UMKM masih menunggu anggaran dicairkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Deputi Usaha Mikro Kemenkop dan UKM Eddy Satriya menyatakan sebagian besar UMKM masih membutuhkan BLT atau Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di tahun 2022.
BACA JUGA:BLT UMKM 2022 Siap Dicairkan Rp7,6 Triliun

&amp;ldquo;BPUM 2022 akan dilanjutkan. Namun, statusnya kita menunggu anggaran dari Kementerian Keuangan dengan total anggaran sekitar kurang lebih Rp7,68 triliun,&amp;rdquo; ucapnya dikutip Sabtu (4/6/2022).
Menurutnya, program BPUM telah meningkatkan pendapatan para pelaku usaha dan menghidupkan kembali kegiatan bisnis mereka.
BACA JUGA:Cek Jadwal dan Syarat Pencairan BLT UMKM Rp600.000

Program BLT UMKM akan diteruskan dengan menargetkan 12,8 juta pelaku usaha dengan bantuan sebesar Rp600 ribu per penerima, menurun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,2 juta dan di tahun 2020 sebesar Rp2,4 juta.Dia memastikan pihaknya bakal memaksimalkan pengecekan calon penerima  BPUM di Badan Kepegawaian Negara, Direktorat Jenderal Kependudukan dan  Pencatatan Sipil (Dukcapil), dan Kementerian Keuangan.
Hal ini menimbang evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun  lalu yang mencatat masih terdapat penerima BPUM dari kalangan Aparatur  Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri. Padahal bantuan sosial itu hanya untuk  pelaku usaha mikro.
&amp;ldquo;Kita sudah meminta pimpinan-pimpinan (para ASN dan TNI/Polri yang  memperoleh BPUM) memberikan semacam peringatan atau mengimbau mereka  agar tak melakukan perbuatan yang sama,&amp;rdquo; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
