<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: Pertamina dan PLN Tidak Bangkrut!</title><description>Keuangan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) dipastikan membaik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605541/erick-thohir-pertamina-dan-pln-tidak-bangkrut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605541/erick-thohir-pertamina-dan-pln-tidak-bangkrut"/><item><title>Erick Thohir: Pertamina dan PLN Tidak Bangkrut!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605541/erick-thohir-pertamina-dan-pln-tidak-bangkrut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/320/2605541/erick-thohir-pertamina-dan-pln-tidak-bangkrut</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2022 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/04/320/2605541/erick-thohir-pertamina-dan-pln-tidak-bangkrut-FDv7L7wyyE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir pastikan PLN dan Pertamina tidak bangkrut (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/04/320/2605541/erick-thohir-pertamina-dan-pln-tidak-bangkrut-FDv7L7wyyE.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir pastikan PLN dan Pertamina tidak bangkrut (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Keuangan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) dipastikan membaik. Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan dua BUMN tersebut tidak bangkrut meskipun mencatatkan kerugian signifikan.
Kerugian Pertamina dan PLN ini terjadi setelah adanya lonjakan harga batu bara dan minyak mentah secara global. Komoditas ini merupakan bahan baku produksi kedua perseroan.
BACA JUGA:PLN Hemat Rp10,5 Triliun Berkat Digitalisasi Bisnis
Adapun kerugian Pertamina mencapai Rp191,2 triliun. Sementara PLN mengalami kerugian sebesar Rp71,1 triliun. Erick memastikan kerugian ini tidak membuat kedua BUMN ini menjadi bangkrut.
&quot;Kemarin kan seakan-akan PLN dan Pertamina bangkrut, tidak,&quot; ungkap Erick saat ditemui wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, dikutip Sabtu (4/6/2022).
BACA JUGA:Transformasi Pelayanan, PLN Cetak Penjualan Listrik Rp288,8 Triliun
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mencatat defisit arus kas Pertamina mencapai USD2,44 miliar atau Rp35,86 triliun. Defisit ini terjad per Maret 2022 lantaran Pertamina tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada saat harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan.Bahkan, sepanjang 2022 defisit kas Pertamina diperkirakan mencapai mencapai USD12,98 miliar atau setara Rp191,2 triliun.
&quot;Untuk Pertamina tadi kita lihat arus kas defisitnya estimasinya  mencapai USD12,98 miliar,&quot; kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja (Raker)  dengan Banggar DPR RI, Kamis lalu.
Untuk PLN, defisit ini diperkirakan akan mencapai Rp71,1 triliun.  Kerugian ini karena imbas belum naiknya tarif listrik di tengah lonjakan  harga komoditas batu bara.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan harga  keekonomian kedua komoditas jauh lebih tinggi dibandingkan harga yang  listrik dan BBM yang ditetapkan di pasar dalam negeri. Akibatnya,  terjadi selisih harga yang tinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - Keuangan PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) dipastikan membaik. Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan dua BUMN tersebut tidak bangkrut meskipun mencatatkan kerugian signifikan.
Kerugian Pertamina dan PLN ini terjadi setelah adanya lonjakan harga batu bara dan minyak mentah secara global. Komoditas ini merupakan bahan baku produksi kedua perseroan.
BACA JUGA:PLN Hemat Rp10,5 Triliun Berkat Digitalisasi Bisnis
Adapun kerugian Pertamina mencapai Rp191,2 triliun. Sementara PLN mengalami kerugian sebesar Rp71,1 triliun. Erick memastikan kerugian ini tidak membuat kedua BUMN ini menjadi bangkrut.
&quot;Kemarin kan seakan-akan PLN dan Pertamina bangkrut, tidak,&quot; ungkap Erick saat ditemui wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta, dikutip Sabtu (4/6/2022).
BACA JUGA:Transformasi Pelayanan, PLN Cetak Penjualan Listrik Rp288,8 Triliun
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mencatat defisit arus kas Pertamina mencapai USD2,44 miliar atau Rp35,86 triliun. Defisit ini terjad per Maret 2022 lantaran Pertamina tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada saat harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan.Bahkan, sepanjang 2022 defisit kas Pertamina diperkirakan mencapai mencapai USD12,98 miliar atau setara Rp191,2 triliun.
&quot;Untuk Pertamina tadi kita lihat arus kas defisitnya estimasinya  mencapai USD12,98 miliar,&quot; kata Sri Mulyani dalam Rapat Kerja (Raker)  dengan Banggar DPR RI, Kamis lalu.
Untuk PLN, defisit ini diperkirakan akan mencapai Rp71,1 triliun.  Kerugian ini karena imbas belum naiknya tarif listrik di tengah lonjakan  harga komoditas batu bara.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan harga  keekonomian kedua komoditas jauh lebih tinggi dibandingkan harga yang  listrik dan BBM yang ditetapkan di pasar dalam negeri. Akibatnya,  terjadi selisih harga yang tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
