<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng UNESCO, Menteri PUPR: RI Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat</title><description>UNESCO mendukung Pemerintah Indonesia untuk mensukseskan kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/470/2605476/gandeng-unesco-menteri-pupr-ri-tingkatkan-layanan-air-bersih-untuk-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/470/2605476/gandeng-unesco-menteri-pupr-ri-tingkatkan-layanan-air-bersih-untuk-masyarakat"/><item><title>Gandeng UNESCO, Menteri PUPR: RI Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/470/2605476/gandeng-unesco-menteri-pupr-ri-tingkatkan-layanan-air-bersih-untuk-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/04/470/2605476/gandeng-unesco-menteri-pupr-ri-tingkatkan-layanan-air-bersih-untuk-masyarakat</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2022 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/04/470/2605476/gandeng-unesco-menteri-pupr-ri-tingkatkan-layanan-air-bersih-untuk-masyarakat-R0rl8dlO0j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Unesco dukung RI dalam World Water Forum (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/04/470/2605476/gandeng-unesco-menteri-pupr-ri-tingkatkan-layanan-air-bersih-untuk-masyarakat-R0rl8dlO0j.jpg</image><title>Unesco dukung RI dalam World Water Forum (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - UNESCO mendukung Pemerintah Indonesia untuk mensukseskan kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali 2024. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan ini ingin terlibat aktif dalam tema-tema tertentu, seperti air (air tanah dan hidrologi), sanitasi, gender hingga data dan ilmu pengetahuan melalui penyelenggaraan rangkaian kegiatan sebelum dan selama WWF 2024.
BACA JUGA:Antisipasi Krisis Air Bersih, Menteri Basuki: Kita Utamakan Bangun Embung dan Bendungan

Menanggapinya hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan ucapan terima  kasih atas keinginan UNESCO dalam mendukung penyelenggaraan WWF ke-10 di Bali saat bertemu dengan Assistant Director-General (ADG) for Natural Sciences, Mrs. Shamila Nair-Bedouelle di Gedung World Heritage Center, Kota Paris.
Basuki mengatakan pemerintah Indonesia memiliki komitmen dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi, termasuk untuk mengurangi stunting.
BACA JUGA:Proyek Fasilitas Air Bersih di Ibu Kota Baru Beres 2023

&quot;Kami ingin memperkuat kerjasama dengan UNESCO untuk mempercepat peningkatan layanan air bersih, sanitasi dan kesehatan masyarakat, antara lain untuk pengurangan stunting di Indonesia. Kami mengembangkan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi yang  berdaya tahan terhadap perubahan iklim,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/6/2022).
Menurut Menteri Basuki, terpilih menjadi tuan rumah penyenggaraan WWF mencerminkan komitmen Indonesia dalam pengelolaan sumber daya air. Indonesia merupakan negara  Asia Tenggara pertama yang terpilih menjadi tuan rumah WWF.Menteri Basuki menyampaikan akan segera berkomunikasi  dengan World  Water Council terkait usulan dan keinginan UNESCO dalam penyiapan  program/agenda penyelenggaraan WWF di Bali tahun 2024.
&quot;UNESCO memiliki peran penting, terutama melalui Intergovernmental  Program Hidrologi, sebagai fasilitator pertukaran dan kerjasama dalam  hal data dan ilmu pengetahuan bidang keairan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - UNESCO mendukung Pemerintah Indonesia untuk mensukseskan kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali 2024. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan ini ingin terlibat aktif dalam tema-tema tertentu, seperti air (air tanah dan hidrologi), sanitasi, gender hingga data dan ilmu pengetahuan melalui penyelenggaraan rangkaian kegiatan sebelum dan selama WWF 2024.
BACA JUGA:Antisipasi Krisis Air Bersih, Menteri Basuki: Kita Utamakan Bangun Embung dan Bendungan

Menanggapinya hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan ucapan terima  kasih atas keinginan UNESCO dalam mendukung penyelenggaraan WWF ke-10 di Bali saat bertemu dengan Assistant Director-General (ADG) for Natural Sciences, Mrs. Shamila Nair-Bedouelle di Gedung World Heritage Center, Kota Paris.
Basuki mengatakan pemerintah Indonesia memiliki komitmen dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi, termasuk untuk mengurangi stunting.
BACA JUGA:Proyek Fasilitas Air Bersih di Ibu Kota Baru Beres 2023

&quot;Kami ingin memperkuat kerjasama dengan UNESCO untuk mempercepat peningkatan layanan air bersih, sanitasi dan kesehatan masyarakat, antara lain untuk pengurangan stunting di Indonesia. Kami mengembangkan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi yang  berdaya tahan terhadap perubahan iklim,&quot; kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/6/2022).
Menurut Menteri Basuki, terpilih menjadi tuan rumah penyenggaraan WWF mencerminkan komitmen Indonesia dalam pengelolaan sumber daya air. Indonesia merupakan negara  Asia Tenggara pertama yang terpilih menjadi tuan rumah WWF.Menteri Basuki menyampaikan akan segera berkomunikasi  dengan World  Water Council terkait usulan dan keinginan UNESCO dalam penyiapan  program/agenda penyelenggaraan WWF di Bali tahun 2024.
&quot;UNESCO memiliki peran penting, terutama melalui Intergovernmental  Program Hidrologi, sebagai fasilitator pertukaran dan kerjasama dalam  hal data dan ilmu pengetahuan bidang keairan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
