<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Berpotensi Bergerak pada Level 7.133-7.221</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang terkena aksi profit pada sepanjang perdagangan setelah menguat di pekan lalu.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606170/ihsg-berpotensi-bergerak-pada-level-7-133-7-221</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606170/ihsg-berpotensi-bergerak-pada-level-7-133-7-221"/><item><title>IHSG Berpotensi Bergerak pada Level 7.133-7.221</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606170/ihsg-berpotensi-bergerak-pada-level-7-133-7-221</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606170/ihsg-berpotensi-bergerak-pada-level-7-133-7-221</guid><pubDate>Senin 06 Juni 2022 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/06/278/2606170/ihsg-berpotensi-bergerak-pada-level-7-133-7-221-jx2elehQHz.JPG" expression="full" type="image/jpeg">IHSG hari ini. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/06/278/2606170/ihsg-berpotensi-bergerak-pada-level-7-133-7-221-jx2elehQHz.JPG</image><title>IHSG hari ini. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang terkena aksi profit pada sepanjang perdagangan setelah menguat di pekan lalu.

IHSG berpotensi bergerak di rentang 7.133 - 7.221.

Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, penguatan IHSG selama seminggu kemarin disertai besarnya net buy investor asing yakni Rp6,12 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:IHSG Menguat 2,23% dalam Sepekan, Transaksi Harian Naik 45,5%
&quot;Setelah IHSG menguat selama seminggu lalu sebesar +4.35% disertai cukup besarnya Net Buy Investor Asing yakni Rp6,12 triliun, di awal perdagangan minggu ini, Senin, ada peluang IHSG terkena aksi profit taking seiring jatuhnya Indeks di Wall Street,&quot; jelas Edwin dalam risetnya, Senin (6/6/2022).

Selain itu, sentimen negatif lain berasal dari turunnya EIDO sebesar -0.48% (padahal IHSG Jumat lalu menguat +0.48%) serta turunnya harga beberapa komoditas seperti: Gold -0.93% &amp;amp; CPO -0.80% di tengah naiknya harga WTI Crude Oil di level USD120 per barrel (padahal harga acuan baru terakhir hasil kesepakatan Menkeu dan Banggar DPR berada pada harga USD100).
&quot;Sehingga jika harga Oil terus naik ke level USD150 (seperti perkiraan JPMorgan), apakah harga BBM Pertalite dan Solar tidak akan naik?,&quot; kata Edwin.

Saham rekomendasi Buy: PTBA, UNTR, JPFA, AGII, ADRO, MAPI, HRUM, ELSA

Saham-saham rekomendasi MNC Sekuritas yang dapat menjadi pilihan di antaranya:

PTBA 4,500 - 4,940
UNTR 30,975 - 34,250
JPFA 1,400 - 1,550
AGII 2,180 - 2,400
ADRO 3,340 - 3,700</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang terkena aksi profit pada sepanjang perdagangan setelah menguat di pekan lalu.

IHSG berpotensi bergerak di rentang 7.133 - 7.221.

Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, penguatan IHSG selama seminggu kemarin disertai besarnya net buy investor asing yakni Rp6,12 triliun.
&amp;nbsp;BACA JUGA:IHSG Menguat 2,23% dalam Sepekan, Transaksi Harian Naik 45,5%
&quot;Setelah IHSG menguat selama seminggu lalu sebesar +4.35% disertai cukup besarnya Net Buy Investor Asing yakni Rp6,12 triliun, di awal perdagangan minggu ini, Senin, ada peluang IHSG terkena aksi profit taking seiring jatuhnya Indeks di Wall Street,&quot; jelas Edwin dalam risetnya, Senin (6/6/2022).

Selain itu, sentimen negatif lain berasal dari turunnya EIDO sebesar -0.48% (padahal IHSG Jumat lalu menguat +0.48%) serta turunnya harga beberapa komoditas seperti: Gold -0.93% &amp;amp; CPO -0.80% di tengah naiknya harga WTI Crude Oil di level USD120 per barrel (padahal harga acuan baru terakhir hasil kesepakatan Menkeu dan Banggar DPR berada pada harga USD100).
&quot;Sehingga jika harga Oil terus naik ke level USD150 (seperti perkiraan JPMorgan), apakah harga BBM Pertalite dan Solar tidak akan naik?,&quot; kata Edwin.

Saham rekomendasi Buy: PTBA, UNTR, JPFA, AGII, ADRO, MAPI, HRUM, ELSA

Saham-saham rekomendasi MNC Sekuritas yang dapat menjadi pilihan di antaranya:

PTBA 4,500 - 4,940
UNTR 30,975 - 34,250
JPFA 1,400 - 1,550
AGII 2,180 - 2,400
ADRO 3,340 - 3,700</content:encoded></item></channel></rss>
