<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yelooo Integra (YELO) Kantongi Pendapatan Rp113,8 Miliar di Kuartal I-2022</title><description>Emiten teknologi komunikasi PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih di kuartal I-2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606261/yelooo-integra-yelo-kantongi-pendapatan-rp113-8-miliar-di-kuartal-i-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606261/yelooo-integra-yelo-kantongi-pendapatan-rp113-8-miliar-di-kuartal-i-2022"/><item><title>Yelooo Integra (YELO) Kantongi Pendapatan Rp113,8 Miliar di Kuartal I-2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606261/yelooo-integra-yelo-kantongi-pendapatan-rp113-8-miliar-di-kuartal-i-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/278/2606261/yelooo-integra-yelo-kantongi-pendapatan-rp113-8-miliar-di-kuartal-i-2022</guid><pubDate>Senin 06 Juni 2022 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/06/278/2606261/yelooo-integra-yelo-kantongi-pendapatan-rp113-8-miliar-di-kuartal-i-2022-8MXr1X1y1D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">YELO kantongi pendapatan Rp113,8 miliar. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/06/278/2606261/yelooo-integra-yelo-kantongi-pendapatan-rp113-8-miliar-di-kuartal-i-2022-8MXr1X1y1D.jpg</image><title>YELO kantongi pendapatan Rp113,8 miliar. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Emiten teknologi komunikasi PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih di kuartal I-2022.

YELO mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar Rp113,8 miliar pada Kuartal I-2022.
Realisasi itu naik 57,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp72,2 miliar.

Direktur Utama YELO Wewy Susanto mengatakan pertumbuhan penjualan merupakan hasil dari langkah ekspansi perusahaan untuk memenuhi permintaan para pelanggan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Prediksi IHSG Pekan Depan, Perhatikan Saham Berkapitalisasi Besar
&amp;ldquo;Di masa pemulihan ini, kami bersyukur YELO masih terus bertumbuh bahkan meningkat cukup signifikan. Hal ini tidak terlepas dari komitmen dan upaya, serta ekspansi yang dilakukan perseroan sehingga dapat terus mempertahankan eksistensinya,&quot; kata Wewy dalam keterangan resmi kepada MNC Portal Indonesia, Senin (6/6/2022).

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, penjualan voucher isi ulang pulsa telepon berkontribusi terbesar atas pendapatan YELO, yakni sebanyak Rp113,43 miliar.
Pemasukan lainnya antara lain produk PPOB Rp205,85 juta, kuota internet dan sewa model Rp154,40 juta, dan lain-lain Rp38,45 juta.
Adapun laba bersih YELO adalah sebesar Rp1,9 miliar atau naik 40,6% dari periode sama tahun lalu sebanyak Rp1,30 miliar.

&quot;Dengan pencapaian tersebut, diharapkan perseroan dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kinerjanya hingga akhir tahun,&quot; tandas Wewy.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Siloam Hospitals (SILO) Segera Bayar Dividen Tunai Rp19,3/Saham, Cek Jadwalnya
Berdasarkan laporan keuangan di Keterbukaan Informasi, laba per saham dasar dari semula Rp3,45,- menjadi Rp0,96,-.

Per Maret 2022, YELO membukukan total aset sebesar Rp295,31 miliar, atau meningkat 0,69% dari akhir tahun 2021 sebanyak Rp293,28 miliar.

Liabilitas perseroan membengkak dari akhir 2021 sebesar Rp1,96 miliar, menjadi Rp2,05 miliar. Sedangkan total ekuitasnya tumbuh menjadi Rp293,26 miliar, dari Rp291,32 miliar.

Jumlah kas dan setara kas akhir periode YELO mencapai Rp8,28 miliar, lebih tinggi dari posisi periode yang sama tahun lalu sebanyak Rp438,87 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - Emiten teknologi komunikasi PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih di kuartal I-2022.

YELO mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar Rp113,8 miliar pada Kuartal I-2022.
Realisasi itu naik 57,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp72,2 miliar.

Direktur Utama YELO Wewy Susanto mengatakan pertumbuhan penjualan merupakan hasil dari langkah ekspansi perusahaan untuk memenuhi permintaan para pelanggan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Prediksi IHSG Pekan Depan, Perhatikan Saham Berkapitalisasi Besar
&amp;ldquo;Di masa pemulihan ini, kami bersyukur YELO masih terus bertumbuh bahkan meningkat cukup signifikan. Hal ini tidak terlepas dari komitmen dan upaya, serta ekspansi yang dilakukan perseroan sehingga dapat terus mempertahankan eksistensinya,&quot; kata Wewy dalam keterangan resmi kepada MNC Portal Indonesia, Senin (6/6/2022).

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, penjualan voucher isi ulang pulsa telepon berkontribusi terbesar atas pendapatan YELO, yakni sebanyak Rp113,43 miliar.
Pemasukan lainnya antara lain produk PPOB Rp205,85 juta, kuota internet dan sewa model Rp154,40 juta, dan lain-lain Rp38,45 juta.
Adapun laba bersih YELO adalah sebesar Rp1,9 miliar atau naik 40,6% dari periode sama tahun lalu sebanyak Rp1,30 miliar.

&quot;Dengan pencapaian tersebut, diharapkan perseroan dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kinerjanya hingga akhir tahun,&quot; tandas Wewy.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Siloam Hospitals (SILO) Segera Bayar Dividen Tunai Rp19,3/Saham, Cek Jadwalnya
Berdasarkan laporan keuangan di Keterbukaan Informasi, laba per saham dasar dari semula Rp3,45,- menjadi Rp0,96,-.

Per Maret 2022, YELO membukukan total aset sebesar Rp295,31 miliar, atau meningkat 0,69% dari akhir tahun 2021 sebanyak Rp293,28 miliar.

Liabilitas perseroan membengkak dari akhir 2021 sebesar Rp1,96 miliar, menjadi Rp2,05 miliar. Sedangkan total ekuitasnya tumbuh menjadi Rp293,26 miliar, dari Rp291,32 miliar.

Jumlah kas dan setara kas akhir periode YELO mencapai Rp8,28 miliar, lebih tinggi dari posisi periode yang sama tahun lalu sebanyak Rp438,87 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
