<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiket ke Candi Borobudur Rp750.000, YLKI: Tidak Perlu dengan Tarif Selangit!</title><description>Tulus Abadi menyatakan bahwa kenaikan harga tiket Candi Borobudur Rp750.000 untuk turis lokal dan USD100.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/320/2606683/tiket-ke-candi-borobudur-rp750-000-ylki-tidak-perlu-dengan-tarif-selangit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/320/2606683/tiket-ke-candi-borobudur-rp750-000-ylki-tidak-perlu-dengan-tarif-selangit"/><item><title>Tiket ke Candi Borobudur Rp750.000, YLKI: Tidak Perlu dengan Tarif Selangit!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/320/2606683/tiket-ke-candi-borobudur-rp750-000-ylki-tidak-perlu-dengan-tarif-selangit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/06/320/2606683/tiket-ke-candi-borobudur-rp750-000-ylki-tidak-perlu-dengan-tarif-selangit</guid><pubDate>Senin 06 Juni 2022 18:58 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/06/320/2606683/tiket-naik-candi-borobudur-mahal-ylki-contoh-angkor-wat-di-kamboja-UyjxSDH6FR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tiket Candi Borobudur (Blamethemonkey)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/06/320/2606683/tiket-naik-candi-borobudur-mahal-ylki-contoh-angkor-wat-di-kamboja-UyjxSDH6FR.jpg</image><title>Tiket Candi Borobudur (Blamethemonkey)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyatakan bahwa kenaikan harga tiket Candi Borobudur Rp750.000 untuk turis lokal dan USD100 untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman) bukan suatu cara untuk melakukan konservasi atau melindungi sebuah cagar budaya.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berencana untuk naikkan tarif tiket naik ke Candi Borobudur Rp750.000 untuk turis lokal dan USD100 untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman).
BACA JUGA:Tiket Naik Candi Borobudur Mahal, Sandiaga Uno: Jangan Khawatir Kita Masih Kaji
&quot;Jadi apabila memang untuk kepentingan konservasi dan menyelamatkan Candi Borobudur, kan bisa dengan pembatasan kapasitas saja sudah cukup. Tidak perlu dengan tarif selangit,&quot; ujar Tulus dalam pernyataan tertulisnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (6/6/2022).
Menurutnya, ketika pemerintah menaikan tarif dengan harga yang tidak terjangkau untuk beberapa kalangan masyarakat tertentu, maka sama saja dengan menjauhkan dari sejarah.
BACA JUGA:Daftar Harga Tiket Masuk ke Candi Borobudur, dari Parkir Mobil hingga Sewa Payung
&quot;Kalau tarifnya selangit seperti itu, itu bukan untuk kepentingan konservasi, tapi untuk kepentingan komersialisasi. Nanti hanya orang orang kaya saja yang bisa masuk ke candi,&quot; tambahnya.Dia menuturkan kalau alasan lain yang dipakai pemerintah dengan menaikkan tarif untuk menutup biaya operasional sendiri, maka pihak pengelola seharusnya bisa memberdayakan tempat wisatanya.
&quot;Managemen bisa mengeksplorasi kawasan candi dengan wahana yang lain, yang bisa dikomersialisasikan,&quot; lanjutnya.
&quot;Contoh, candi ternama di Kambodia, Angkor Wat, yang lebih terkenal dari Borobudur, tarifnya masih murah, untuk orang asing saja hanya USD20 - USD26. Angkor Wat tetap eksis, bisa mendatangkan jutaan turis juga,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyatakan bahwa kenaikan harga tiket Candi Borobudur Rp750.000 untuk turis lokal dan USD100 untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman) bukan suatu cara untuk melakukan konservasi atau melindungi sebuah cagar budaya.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan berencana untuk naikkan tarif tiket naik ke Candi Borobudur Rp750.000 untuk turis lokal dan USD100 untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman).
BACA JUGA:Tiket Naik Candi Borobudur Mahal, Sandiaga Uno: Jangan Khawatir Kita Masih Kaji
&quot;Jadi apabila memang untuk kepentingan konservasi dan menyelamatkan Candi Borobudur, kan bisa dengan pembatasan kapasitas saja sudah cukup. Tidak perlu dengan tarif selangit,&quot; ujar Tulus dalam pernyataan tertulisnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (6/6/2022).
Menurutnya, ketika pemerintah menaikan tarif dengan harga yang tidak terjangkau untuk beberapa kalangan masyarakat tertentu, maka sama saja dengan menjauhkan dari sejarah.
BACA JUGA:Daftar Harga Tiket Masuk ke Candi Borobudur, dari Parkir Mobil hingga Sewa Payung
&quot;Kalau tarifnya selangit seperti itu, itu bukan untuk kepentingan konservasi, tapi untuk kepentingan komersialisasi. Nanti hanya orang orang kaya saja yang bisa masuk ke candi,&quot; tambahnya.Dia menuturkan kalau alasan lain yang dipakai pemerintah dengan menaikkan tarif untuk menutup biaya operasional sendiri, maka pihak pengelola seharusnya bisa memberdayakan tempat wisatanya.
&quot;Managemen bisa mengeksplorasi kawasan candi dengan wahana yang lain, yang bisa dikomersialisasikan,&quot; lanjutnya.
&quot;Contoh, candi ternama di Kambodia, Angkor Wat, yang lebih terkenal dari Borobudur, tarifnya masih murah, untuk orang asing saja hanya USD20 - USD26. Angkor Wat tetap eksis, bisa mendatangkan jutaan turis juga,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
