<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Weha Transportasi (WEHA) Bakal Right Issue</title><description>PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) akan melakukan Penambahan Modal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607157/weha-transportasi-weha-bakal-right-issue</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607157/weha-transportasi-weha-bakal-right-issue"/><item><title>Weha Transportasi (WEHA) Bakal Right Issue</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607157/weha-transportasi-weha-bakal-right-issue</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607157/weha-transportasi-weha-bakal-right-issue</guid><pubDate>Selasa 07 Juni 2022 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/07/278/2607157/weha-transportasi-weha-bakal-right-issue-9P5cJdnlfh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Weha Transportasi bakal rights issue (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/07/278/2607157/weha-transportasi-weha-bakal-right-issue-9P5cJdnlfh.jpg</image><title>Weha Transportasi bakal rights issue (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue. WEHA melepas sebanyak 813.588.735 lembar saham bernominal Rp100 per saham.
Disebutkan, jumlah tersebut setara dengan 47,86% dari jumlah saham beredar. Sementara itu, PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) selaku pemegang saham 44,91% WEHA menyatakan akan melaksanakan HMETD yang dimilikinya.
BACA JUGA:Dear Investor, 6 BUMN Bakal Rights Issue Tahun Ini

Berbeda dengan PT Weha Investama selaku pemegang saham 23,89% WEHA, menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang dimilikinya.  Sedangkan pemodal yang ingin ikut menambah modal WEHA wajib masuk dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) penutupan perdagangan bursa tanggal 28 Juli 2022.
Saat itu, setiap 100 saham lama berhak atas sejumlah HMETD yang akan ditentukan kemudian. Rencananya, 50% dari dana hasil aksi korporasi ini untuk penambahan armada, berupa big bus, medium bus, dan minivan dari pihak ketiga. Selebihnya, sekitar 30% akan digunakan untuk penyertaan modal kepada anak Perseroan yaitu PT Daytrans dan PT Weha Jalan Jalan, dengan cara melakukan investasi ke perusahaan di mana dananya akan dipergunakan untuk pengembangan usaha.
BACA JUGA:Rights Issue, Yelooo Integra (YELO) Incar Dana Rp737 Miliar

Sisanya akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja WEHA. Sebagai informasi, WEHA mencatatkan penjualan di kuartal pertama 2022 sebesar Rp33 miliar atau meningkat 78% dibandingkan priode yang sama tahun lalu.Adapun gross profit margin meningkat menjadi 38% dibandingkan 29%  dengan tahun lalu. Perseroan berhasil mencetak laba bersih pada kuartal 1  sebesar Rp1,5 miliar, di mana pada kuartal 1 tahun 2021 perseroan masih  mengalami kerugian sebesar Rp3,8 miliar.
Di samping itu, EBITDA meningkat tajam sebesar 169% menjadi Rp9  miliar dibandingkan dengan Rp3,4 miliar di tahun 2021. Andrianto Putera  Tirtawisata, Direktur Utama Perseroan mengungkapkan libur Idul Fitri  serta liburan sekolah tahun ini juga akan menjadi katalis positif bagi  perseroan pada kuartal II tahun 2022. Selain itu dari lini bisnis  logistik yang dijalankan oleh perseroan juga menunjukkan tren positif  sejak dari tahun lalu, di mana perseroan terus melakukan pembukaan  jalur-jalur pengiriman baru.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue. WEHA melepas sebanyak 813.588.735 lembar saham bernominal Rp100 per saham.
Disebutkan, jumlah tersebut setara dengan 47,86% dari jumlah saham beredar. Sementara itu, PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) selaku pemegang saham 44,91% WEHA menyatakan akan melaksanakan HMETD yang dimilikinya.
BACA JUGA:Dear Investor, 6 BUMN Bakal Rights Issue Tahun Ini

Berbeda dengan PT Weha Investama selaku pemegang saham 23,89% WEHA, menyatakan tidak akan melaksanakan HMETD yang dimilikinya.  Sedangkan pemodal yang ingin ikut menambah modal WEHA wajib masuk dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) penutupan perdagangan bursa tanggal 28 Juli 2022.
Saat itu, setiap 100 saham lama berhak atas sejumlah HMETD yang akan ditentukan kemudian. Rencananya, 50% dari dana hasil aksi korporasi ini untuk penambahan armada, berupa big bus, medium bus, dan minivan dari pihak ketiga. Selebihnya, sekitar 30% akan digunakan untuk penyertaan modal kepada anak Perseroan yaitu PT Daytrans dan PT Weha Jalan Jalan, dengan cara melakukan investasi ke perusahaan di mana dananya akan dipergunakan untuk pengembangan usaha.
BACA JUGA:Rights Issue, Yelooo Integra (YELO) Incar Dana Rp737 Miliar

Sisanya akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja WEHA. Sebagai informasi, WEHA mencatatkan penjualan di kuartal pertama 2022 sebesar Rp33 miliar atau meningkat 78% dibandingkan priode yang sama tahun lalu.Adapun gross profit margin meningkat menjadi 38% dibandingkan 29%  dengan tahun lalu. Perseroan berhasil mencetak laba bersih pada kuartal 1  sebesar Rp1,5 miliar, di mana pada kuartal 1 tahun 2021 perseroan masih  mengalami kerugian sebesar Rp3,8 miliar.
Di samping itu, EBITDA meningkat tajam sebesar 169% menjadi Rp9  miliar dibandingkan dengan Rp3,4 miliar di tahun 2021. Andrianto Putera  Tirtawisata, Direktur Utama Perseroan mengungkapkan libur Idul Fitri  serta liburan sekolah tahun ini juga akan menjadi katalis positif bagi  perseroan pada kuartal II tahun 2022. Selain itu dari lini bisnis  logistik yang dijalankan oleh perseroan juga menunjukkan tren positif  sejak dari tahun lalu, di mana perseroan terus melakukan pembukaan  jalur-jalur pengiriman baru.</content:encoded></item></channel></rss>
