<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Surya Biru (SBMA) Tahan Laba Bersih untuk Cadangan Umum</title><description>PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) tidak akan membagikan dividen untuk tahun buku 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607334/surya-biru-sbma-tahan-laba-bersih-untuk-cadangan-umum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607334/surya-biru-sbma-tahan-laba-bersih-untuk-cadangan-umum"/><item><title>Surya Biru (SBMA) Tahan Laba Bersih untuk Cadangan Umum</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607334/surya-biru-sbma-tahan-laba-bersih-untuk-cadangan-umum</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/278/2607334/surya-biru-sbma-tahan-laba-bersih-untuk-cadangan-umum</guid><pubDate>Selasa 07 Juni 2022 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/07/278/2607334/surya-biru-sbma-tahan-laba-bersih-untuk-cadangan-umum-TL2Em1CyjH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Surya Biru tak bagikan dividen (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/07/278/2607334/surya-biru-sbma-tahan-laba-bersih-untuk-cadangan-umum-TL2Em1CyjH.jpg</image><title>Surya Biru tak bagikan dividen (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) tidak akan membagikan dividen untuk tahun buku 2021. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 30 Mei 2022.
BACA JUGA:Total Bangun Persada (TOTL) Tebar Dividen Rp25 per Saham, Simak Jadwalnya

Berdasarkan keterbukaan informasi, dikutip Selasa (7/6/2022), pemegang saham menyepakati penggunaan dana sebanyak Rp928,40 juta dari total laba bersih sebagai cadangan umum.
Sementara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal yang sama, perseroan mendapat restu untuk melakukan penambahan kredit modal investasi melalui lembaga perbankan sebanyak Rp15 miliar.
BACA JUGA:Pelayaran Nelly Bagikan Dividen Rp15/Saham

Emiten industri kimia dasar anorganik gas itu membukukan laba bersih tahun 2021 sebesar Rp7,41 miliar. Capaian tersebut tumbuh 39,76% dari posisi laba bersih periode 2020 senilai Rp5,30 miliar.Peningkatan laba terjadi akibat lonjakan pendapatan usaha perseroan  sebanyak Rp88,26 miliar, dari Rp74,26 miliar. Penjualan bahan acetylene  dan argon menjadi penopang pemasukan SBMA sepanjang tahun 2021.
Hingga kuartal I/2022, SBMA telah merealisasikan pendapatan usaha  sebanyak Rp24,61 miliar, atau lebih tinggi  dari periode sama tahun 2021  senilai Rp18,82 miliar. Laba bersih yang telah dicapai selama tiga  bulan pertama tahun ini sebesar Rp2,97 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA) tidak akan membagikan dividen untuk tahun buku 2021. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 30 Mei 2022.
BACA JUGA:Total Bangun Persada (TOTL) Tebar Dividen Rp25 per Saham, Simak Jadwalnya

Berdasarkan keterbukaan informasi, dikutip Selasa (7/6/2022), pemegang saham menyepakati penggunaan dana sebanyak Rp928,40 juta dari total laba bersih sebagai cadangan umum.
Sementara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal yang sama, perseroan mendapat restu untuk melakukan penambahan kredit modal investasi melalui lembaga perbankan sebanyak Rp15 miliar.
BACA JUGA:Pelayaran Nelly Bagikan Dividen Rp15/Saham

Emiten industri kimia dasar anorganik gas itu membukukan laba bersih tahun 2021 sebesar Rp7,41 miliar. Capaian tersebut tumbuh 39,76% dari posisi laba bersih periode 2020 senilai Rp5,30 miliar.Peningkatan laba terjadi akibat lonjakan pendapatan usaha perseroan  sebanyak Rp88,26 miliar, dari Rp74,26 miliar. Penjualan bahan acetylene  dan argon menjadi penopang pemasukan SBMA sepanjang tahun 2021.
Hingga kuartal I/2022, SBMA telah merealisasikan pendapatan usaha  sebanyak Rp24,61 miliar, atau lebih tinggi  dari periode sama tahun 2021  senilai Rp18,82 miliar. Laba bersih yang telah dicapai selama tiga  bulan pertama tahun ini sebesar Rp2,97 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
