<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandiaga Uno: Kekayaan SDA Jadi Modal Pengembangan Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan</title><description>Sandiaga Uno mengatakan Indonesia dikaruniai potensi sumber daya alam yang melimpah menjadi modal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/320/2607077/sandiaga-uno-kekayaan-sda-jadi-modal-pengembangan-pariwisata-berkualitas-berkelanjutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/320/2607077/sandiaga-uno-kekayaan-sda-jadi-modal-pengembangan-pariwisata-berkualitas-berkelanjutan"/><item><title>Sandiaga Uno: Kekayaan SDA Jadi Modal Pengembangan Pariwisata Berkualitas Berkelanjutan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/320/2607077/sandiaga-uno-kekayaan-sda-jadi-modal-pengembangan-pariwisata-berkualitas-berkelanjutan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/320/2607077/sandiaga-uno-kekayaan-sda-jadi-modal-pengembangan-pariwisata-berkualitas-berkelanjutan</guid><pubDate>Selasa 07 Juni 2022 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/07/320/2607077/sandiaga-uno-kekayaan-sda-jadi-modal-pengembangan-pariwisata-berkualitas-berkelanjutan-yzI4bwqHfZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menparekraf Sandiaga Uno sebut SDA jadi modal pengembangan pariwisata berkualitas (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/07/320/2607077/sandiaga-uno-kekayaan-sda-jadi-modal-pengembangan-pariwisata-berkualitas-berkelanjutan-yzI4bwqHfZ.jpg</image><title>Menparekraf Sandiaga Uno sebut SDA jadi modal pengembangan pariwisata berkualitas (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>BANYUWANGI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Indonesia dikaruniai potensi sumber daya alam yang melimpah menjadi modal untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dengan wisatawan nusantara (wisnus) sebagai salah satu pasar utama.
Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (6/6/20222), dan langsung menuju Pantai G-Land yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo lokasi digelarnya World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022.
BACA JUGA:Kunjungi Kotabaru, Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

&quot;Saya sangat mengapresiasi teman-teman dari WSL atas terselenggaranya World Surfing League 2022 dengan baik. Ini adalah event (selancar) terbaik di dunia yang membangkitkan ekonomi, menggeliatkan kembali pariwisata, dan membuka lapangan kerja,&quot; kata Sandiaga.
G-Land diklaim sebagai salah satu dari tujuh ombak yang terbaik di dunia yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Ombak kiri G-Land yang juga terkenal panjang dan tubular menjadi poin penting. Hal itu yang menjadi daya pikat para peselancar untuk datang meskipun lokasinya terpencil di tengah hutan dan jauh dari Kota Banyuwangi, dengan menempuh jarak sekitar 80 kilometer atau 2 jam perjalanan.
BACA JUGA:Sandiaga Uno: Pariwisata Berperan Penting Wujudkan Ekonomi Hijau

Meskipun ombak serupa bisa dijumpai di Hawaii, Fiji, dan Tahiti. Namun, G-Land di Indonesia memiliki kelebihan yaitu kondisi perairan yang hangat sehingga para surfer betah berlama-lama mencari ombak di laut.
Penyelenggaraan kembali WSL di G-Land ini sangat spesial karena G-Land kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan selancar dunia setelah 25 tahun absen.
&quot;Ini adalah peristiwa bersejarah dan ke depan kita akan melakukan kolaborasi lebih baik dengan bantuan dari Ibu Bupati dan teman-teman di Kemenkomarves juga, karena kita lihat lapangan kerja yang tercipta luar biasa,&quot; kata Sandiaga.Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan WSL juga  menunjukkan potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sangat  besar sehingga harus dapat dimanfaatkan dalam mewujudkan pariwisata yang  berkualitas dan berkelanjutan. Pariwisata berbasis alam menjadi salah  satu yang paling diminati wisatawan karena sesuai dengan tren pariwisata  era baru (pascapandemi).
&quot;Sudah saatnya kita gunakan kesempatan ini untuk tentunya mewujudkan  pariwisata era baru yang berbasis alam. Jadi kami sangat optimistis dan  yakin sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa penyelenggaraan event-event  kelas dunia ini akan membangkitkan geliat ekonomi dan lapangan kerja  melalui pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; kata Menparekraf Sandiaga.
Maksimalkan Wisatawan Nusantara
Menparekraf Sandiaga dalam kesempatan tersebut juga bertemu dengan  peserta Familiarization Trip (fam trip) Pengenalan Destinasi untuk Pasar  Nusantara yang diikuti siswa/i SMK Pariwisata dan mahasiswa Politeknik  Pariwisata di Banyuwangi. Mereka sebelumnya diajak untuk mengenal lebih  jauh destinasi wisata yang ada di Banyuwangi, khususnya desa wisata  serta salah satunya Taman Nasional Alas Purwo dengan Pantai G-Land di  dalamnya.
&quot;Wisatawan nusantara merupakan potensi pasar yang luar biasa. Famtrip  ini bukan hanya sekadar mengenalkan destinasi, tapi juga cita-cita  pariwisata kita yakni pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,&quot;  kata Menparekraf Sandiaga.Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan itu di antaranya adalah   pariwisata yang mengedepankan empat aspek utama yakni kebersihan,   kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan.
&quot;Edukasi ini sangat penting dan kita akan maksimalkan potensi   pariwisata nusantara. Wisatawan nusantara terbukti telah menjadi tulang   punggung pariwisata kita pada 2020-2021 saat kita diterpa pandemi,&quot;  kata  Menparekraf Sandiaga.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam kesempatan tersebut   menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang   diberikan Kemenparekraf/Baparekraf dalam mendukung pariwisata dan   ekonomi kreatif di Banyuwangi.
&quot;Mudah-mudahan geliat pariwisata Banyuwangi terus tumbuh dan hadir   regenerasi penggerak pariwisata Banyuwangi, khususnya dari para siswa   dan mahasiswa ini,&quot; kata Ipuk.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan   Pariwisata Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda serta Kepala Balai Taman   Nasional Alas Purwo, Nuryadi. Mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno,   Koordinator Event Internasional Kemenparekraf/Baparekraf, Kiagoos Irvan   Faisal</description><content:encoded>BANYUWANGI - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Indonesia dikaruniai potensi sumber daya alam yang melimpah menjadi modal untuk mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dengan wisatawan nusantara (wisnus) sebagai salah satu pasar utama.
Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (6/6/20222), dan langsung menuju Pantai G-Land yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo lokasi digelarnya World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022.
BACA JUGA:Kunjungi Kotabaru, Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

&quot;Saya sangat mengapresiasi teman-teman dari WSL atas terselenggaranya World Surfing League 2022 dengan baik. Ini adalah event (selancar) terbaik di dunia yang membangkitkan ekonomi, menggeliatkan kembali pariwisata, dan membuka lapangan kerja,&quot; kata Sandiaga.
G-Land diklaim sebagai salah satu dari tujuh ombak yang terbaik di dunia yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Ombak kiri G-Land yang juga terkenal panjang dan tubular menjadi poin penting. Hal itu yang menjadi daya pikat para peselancar untuk datang meskipun lokasinya terpencil di tengah hutan dan jauh dari Kota Banyuwangi, dengan menempuh jarak sekitar 80 kilometer atau 2 jam perjalanan.
BACA JUGA:Sandiaga Uno: Pariwisata Berperan Penting Wujudkan Ekonomi Hijau

Meskipun ombak serupa bisa dijumpai di Hawaii, Fiji, dan Tahiti. Namun, G-Land di Indonesia memiliki kelebihan yaitu kondisi perairan yang hangat sehingga para surfer betah berlama-lama mencari ombak di laut.
Penyelenggaraan kembali WSL di G-Land ini sangat spesial karena G-Land kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan selancar dunia setelah 25 tahun absen.
&quot;Ini adalah peristiwa bersejarah dan ke depan kita akan melakukan kolaborasi lebih baik dengan bantuan dari Ibu Bupati dan teman-teman di Kemenkomarves juga, karena kita lihat lapangan kerja yang tercipta luar biasa,&quot; kata Sandiaga.Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan WSL juga  menunjukkan potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia sangat  besar sehingga harus dapat dimanfaatkan dalam mewujudkan pariwisata yang  berkualitas dan berkelanjutan. Pariwisata berbasis alam menjadi salah  satu yang paling diminati wisatawan karena sesuai dengan tren pariwisata  era baru (pascapandemi).
&quot;Sudah saatnya kita gunakan kesempatan ini untuk tentunya mewujudkan  pariwisata era baru yang berbasis alam. Jadi kami sangat optimistis dan  yakin sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa penyelenggaraan event-event  kelas dunia ini akan membangkitkan geliat ekonomi dan lapangan kerja  melalui pariwisata dan ekonomi kreatif,&quot; kata Menparekraf Sandiaga.
Maksimalkan Wisatawan Nusantara
Menparekraf Sandiaga dalam kesempatan tersebut juga bertemu dengan  peserta Familiarization Trip (fam trip) Pengenalan Destinasi untuk Pasar  Nusantara yang diikuti siswa/i SMK Pariwisata dan mahasiswa Politeknik  Pariwisata di Banyuwangi. Mereka sebelumnya diajak untuk mengenal lebih  jauh destinasi wisata yang ada di Banyuwangi, khususnya desa wisata  serta salah satunya Taman Nasional Alas Purwo dengan Pantai G-Land di  dalamnya.
&quot;Wisatawan nusantara merupakan potensi pasar yang luar biasa. Famtrip  ini bukan hanya sekadar mengenalkan destinasi, tapi juga cita-cita  pariwisata kita yakni pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,&quot;  kata Menparekraf Sandiaga.Pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan itu di antaranya adalah   pariwisata yang mengedepankan empat aspek utama yakni kebersihan,   kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan.
&quot;Edukasi ini sangat penting dan kita akan maksimalkan potensi   pariwisata nusantara. Wisatawan nusantara terbukti telah menjadi tulang   punggung pariwisata kita pada 2020-2021 saat kita diterpa pandemi,&quot;  kata  Menparekraf Sandiaga.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam kesempatan tersebut   menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan yang   diberikan Kemenparekraf/Baparekraf dalam mendukung pariwisata dan   ekonomi kreatif di Banyuwangi.
&quot;Mudah-mudahan geliat pariwisata Banyuwangi terus tumbuh dan hadir   regenerasi penggerak pariwisata Banyuwangi, khususnya dari para siswa   dan mahasiswa ini,&quot; kata Ipuk.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan   Pariwisata Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda serta Kepala Balai Taman   Nasional Alas Purwo, Nuryadi. Mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno,   Koordinator Event Internasional Kemenparekraf/Baparekraf, Kiagoos Irvan   Faisal</content:encoded></item></channel></rss>
