<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Juta Sertifikat Tanah Disekolahkan, Menteri ATR: Dampak Ekonominya Luar Biasa</title><description>Sebanyak 8 juta sertifikat tanah digadaikan atau 'disekolahkan' ke lembaga keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/470/2607301/8-juta-sertifikat-tanah-disekolahkan-menteri-atr-dampak-ekonominya-luar-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/470/2607301/8-juta-sertifikat-tanah-disekolahkan-menteri-atr-dampak-ekonominya-luar-biasa"/><item><title>8 Juta Sertifikat Tanah Disekolahkan, Menteri ATR: Dampak Ekonominya Luar Biasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/470/2607301/8-juta-sertifikat-tanah-disekolahkan-menteri-atr-dampak-ekonominya-luar-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/07/470/2607301/8-juta-sertifikat-tanah-disekolahkan-menteri-atr-dampak-ekonominya-luar-biasa</guid><pubDate>Selasa 07 Juni 2022 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/07/470/2607301/8-juta-sertifikat-tanah-disekolahkan-menteri-atr-dampak-ekonominya-luar-biasa-0wxuOBjd09.jpg" expression="full" type="image/jpeg">8 juta sertifikat tanah digadaikan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/07/470/2607301/8-juta-sertifikat-tanah-disekolahkan-menteri-atr-dampak-ekonominya-luar-biasa-0wxuOBjd09.jpg</image><title>8 juta sertifikat tanah digadaikan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 8 juta sertifikat tanah digadaikan atau 'disekolahkan' ke lembaga keuangan. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan kepemilikan sertifikat tanah berdampak cukup baik untuk perekonomian negara.
BACA JUGA:BPN Bantah Tudingan 12 Ribu Sertifikat Tanah Fiktif

Sebab dengan memiliki sertifikat tanah yang legal, masyarakat memiliki jaminan untuk mengaksesnya permodalan, dan bahkan lebih mudah.
&quot;Dari catatan kami, yang menyekolahkan sertifikat sekira 8 juta, baru sekira 10%. Kalau 80 juta ini semua bisa di-leverage, luar biasa dampak ekonominya,&quot; ujar Sofyan Djalil dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (7/6/2022).
BACA JUGA:4 Cara Membuat Sertifikat Tanah yang Mudah dan Cepat, Nomor 1 Wajib Didatangi!

Oleh karenanya Sofyan Djalil menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan digitalisasi dalam hal penciptaan sertifikat tanah. Harapannya agar tanah masyarakat bisa lebih mudah untuk di sertifikasi.
&quot;Presiden memerintahkan kami untuk mempercepat pendaftaran tanah, tujuan akhirnya memberikan kepastian hukum dan memberikan Financial inclusion,&quot; sambung Sofyan Djalil.Sofyan Djalil menjelaskan saat ini masyarakat masyarakat yang belum  bisa masuk ke lembaga keuangan formal karena sebagian masyarakat masih  memiliki tanah, namun belum mempunyai sertifikat.
&quot;Kami berkeinginan untuk mendaftarkan seluruh tanah di seluruh  Indonesia, kalau sudah terdaftar, maka masyarakat yang selama ini tidak  memiliki akses ke lembaga keuangan formal menjadi punya,&quot; lanjutnya.
Sofyan Djalil menambahkan peluncuran layanan-layanan digital akan  terus dikembangkan. Sehingga ke depan diharapkan lebih efisien dan bisa  bekerja lebih cepat.
&quot;Dengan demikian, transaksi-transaksi pertanahan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 8 juta sertifikat tanah digadaikan atau 'disekolahkan' ke lembaga keuangan. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil mengatakan kepemilikan sertifikat tanah berdampak cukup baik untuk perekonomian negara.
BACA JUGA:BPN Bantah Tudingan 12 Ribu Sertifikat Tanah Fiktif

Sebab dengan memiliki sertifikat tanah yang legal, masyarakat memiliki jaminan untuk mengaksesnya permodalan, dan bahkan lebih mudah.
&quot;Dari catatan kami, yang menyekolahkan sertifikat sekira 8 juta, baru sekira 10%. Kalau 80 juta ini semua bisa di-leverage, luar biasa dampak ekonominya,&quot; ujar Sofyan Djalil dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (7/6/2022).
BACA JUGA:4 Cara Membuat Sertifikat Tanah yang Mudah dan Cepat, Nomor 1 Wajib Didatangi!

Oleh karenanya Sofyan Djalil menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan digitalisasi dalam hal penciptaan sertifikat tanah. Harapannya agar tanah masyarakat bisa lebih mudah untuk di sertifikasi.
&quot;Presiden memerintahkan kami untuk mempercepat pendaftaran tanah, tujuan akhirnya memberikan kepastian hukum dan memberikan Financial inclusion,&quot; sambung Sofyan Djalil.Sofyan Djalil menjelaskan saat ini masyarakat masyarakat yang belum  bisa masuk ke lembaga keuangan formal karena sebagian masyarakat masih  memiliki tanah, namun belum mempunyai sertifikat.
&quot;Kami berkeinginan untuk mendaftarkan seluruh tanah di seluruh  Indonesia, kalau sudah terdaftar, maka masyarakat yang selama ini tidak  memiliki akses ke lembaga keuangan formal menjadi punya,&quot; lanjutnya.
Sofyan Djalil menambahkan peluncuran layanan-layanan digital akan  terus dikembangkan. Sehingga ke depan diharapkan lebih efisien dan bisa  bekerja lebih cepat.
&quot;Dengan demikian, transaksi-transaksi pertanahan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
