<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indocement (INTP) Habiskan Rp3 Triliun untuk Buyback Saham</title><description>PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melanjutkan rencana pembelian  kembali atau buyback saham perseroan senilai Rp3 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607850/indocement-intp-habiskan-rp3-triliun-untuk-buyback-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607850/indocement-intp-habiskan-rp3-triliun-untuk-buyback-saham"/><item><title>Indocement (INTP) Habiskan Rp3 Triliun untuk Buyback Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607850/indocement-intp-habiskan-rp3-triliun-untuk-buyback-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607850/indocement-intp-habiskan-rp3-triliun-untuk-buyback-saham</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/278/2607850/indocement-intp-habiskan-rp3-triliun-untuk-buyback-saham-sNkYpStme3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Indocement buyback saham (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/278/2607850/indocement-intp-habiskan-rp3-triliun-untuk-buyback-saham-sNkYpStme3.jpeg</image><title>Indocement buyback saham (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melanjutkan rencana pembelian kembali atau buyback saham perseroan senilai Rp3 triliun yang berlangsung sejak 2021. Sisa dana yang bakal digunakan untuk buyback mencapai Rp728,02 miliar.
Direktur dan Corporate Secretary Indocement Tunggal Prakarsa Oey Marcos mengatakan, pembelian kembali saham akan dilaksanakan paling lama 3 bulan setelah keterbukaan informasi disampaikan. Artinya, periode pembelian kembali ini hingga 6 September 2022.
BACA JUGA:Siapkan Rp1,19 Triliun, Indocement (INTP) Perpanjang Periode Buyback Saham

&quot;Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku,&quot;ujarnya.
Lebih lanjut, setelah buyback total aset perseroan mencapai Rp24,74 triliun dengan laba periode berjalan sebesar Rp182,55 miliar, ekuitas sebesar Rp19,39 serta laba per saham dasar mencapai Rp53,18 per lembar. Emiten semen ini berharap buyback dapat memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental yang sebenarnya.Hingga kuartal I/2022, INTP mencatatkan pendapatan naik tipis 3,46%  menjadi Rp3,55 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021  sebesar Rp3,43 triliun. Adapun, beban pokok pendapatan juga turut  meningkat menjadi Rp2,59 triliun dari Ro2,33 triliun sehingga laba bruto  perseroan tergerus menjadi Rp960,44 miliar dari Rp1,09 triliun.  Kenaikan beban pokok pendapatan terutama meningkatnya biaya bahan bakar  dan listrik menjadi Rp1,42 triliun dari Rp928,56 miliar pada kuartal  yang sama tahun lalu.
Selain itu, beban pengepakan juga naik menjadi Rp194,9 miliar dari  Rp178,39 miliar. Sementara itu, beban usaha perseroan juga naik menjadi  Rp776,9 miliar yang turut menekan profitabilitas perseroan. Dengan  demikian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik  entitas induk turun 48% menjadi Rp182,55 miliar per kuartal I/2022  dibandingkan dengan Rp351,31 miliar pada kuartal I/2021.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melanjutkan rencana pembelian kembali atau buyback saham perseroan senilai Rp3 triliun yang berlangsung sejak 2021. Sisa dana yang bakal digunakan untuk buyback mencapai Rp728,02 miliar.
Direktur dan Corporate Secretary Indocement Tunggal Prakarsa Oey Marcos mengatakan, pembelian kembali saham akan dilaksanakan paling lama 3 bulan setelah keterbukaan informasi disampaikan. Artinya, periode pembelian kembali ini hingga 6 September 2022.
BACA JUGA:Siapkan Rp1,19 Triliun, Indocement (INTP) Perpanjang Periode Buyback Saham

&quot;Pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku,&quot;ujarnya.
Lebih lanjut, setelah buyback total aset perseroan mencapai Rp24,74 triliun dengan laba periode berjalan sebesar Rp182,55 miliar, ekuitas sebesar Rp19,39 serta laba per saham dasar mencapai Rp53,18 per lembar. Emiten semen ini berharap buyback dapat memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental yang sebenarnya.Hingga kuartal I/2022, INTP mencatatkan pendapatan naik tipis 3,46%  menjadi Rp3,55 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021  sebesar Rp3,43 triliun. Adapun, beban pokok pendapatan juga turut  meningkat menjadi Rp2,59 triliun dari Ro2,33 triliun sehingga laba bruto  perseroan tergerus menjadi Rp960,44 miliar dari Rp1,09 triliun.  Kenaikan beban pokok pendapatan terutama meningkatnya biaya bahan bakar  dan listrik menjadi Rp1,42 triliun dari Rp928,56 miliar pada kuartal  yang sama tahun lalu.
Selain itu, beban pengepakan juga naik menjadi Rp194,9 miliar dari  Rp178,39 miliar. Sementara itu, beban usaha perseroan juga naik menjadi  Rp776,9 miliar yang turut menekan profitabilitas perseroan. Dengan  demikian, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik  entitas induk turun 48% menjadi Rp182,55 miliar per kuartal I/2022  dibandingkan dengan Rp351,31 miliar pada kuartal I/2021.</content:encoded></item></channel></rss>
