<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Pratama Abadi (PANI) Tak Bagikan Dividen</title><description>PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) sepakat tidak membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607897/alasan-pratama-abadi-pani-tak-bagikan-dividen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607897/alasan-pratama-abadi-pani-tak-bagikan-dividen"/><item><title>Alasan Pratama Abadi (PANI) Tak Bagikan Dividen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607897/alasan-pratama-abadi-pani-tak-bagikan-dividen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/278/2607897/alasan-pratama-abadi-pani-tak-bagikan-dividen</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/278/2607897/alasan-pratama-abadi-pani-tak-bagikan-dividen-gE0Sjc3p32.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pratama Abadi Nusantara tak bagikan dividen (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/278/2607897/alasan-pratama-abadi-pani-tak-bagikan-dividen-gE0Sjc3p32.jpg</image><title>Pratama Abadi Nusantara tak bagikan dividen (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) sepakat tidak membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan, Rabu (8/6/2022).
BACA JUGA:Lautan Luas (LTLS) Tebar Dividen Rp50/Saham

Direktur Utama PANI Prilli Budi Pasravita Soetantyo mengatakan, emiten produsen kemasan kaleng itu tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2021 sebesar Rp1,66 miliar karena untuk dana cadangan.
&quot;Kita tidak membagikan dividen tapi kita masukkan hasilnya untuk dana cadangan sebesar Rp10 juta dan sisanya dimasukkan dalam saldo laba,&quot; ungkap Prilli dalam Public Expose PANI, Rabu (8/6/2022).
BACA JUGA:Multi Prima (LPIN) Bagikan Dividen Rp6,37 Miliar, Ini Jadwalnya

Sebagai informasi, sejak melantai di bursa pada 2018, PANI tercatat belum pernah membagikan dividen ke pemegang sahamnya.Sepanjang 2021, PANI membukukan pertumbuhan penjualan yang ditopang  oleh ekspor. Penjualan PANI tercatat Rp282,80 miliar atau tumbuh 56,71%  dari Rp180,46 pada tahun lalu.
Penjualan emiten Grup Agung Sedayu ini sebagian besar disumbang oleh  pengolahan hasil perikanan sebesar Rp268,8 miliar, penjualan kaleng  Rp7,4 miliar, lalu jasa pembekuan sebesar Rp2,06 miliar, dan jasa  penyimpanan cold storage sebesar Rp4,5 miliar.
Dengan kinerja penjualan tersebut, PANI membukukan laba bersih  sebesar Rp1,66 miliar. Laba bersih perseroan ini melonjak 650%  dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp221,3 juta.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) sepakat tidak membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan, Rabu (8/6/2022).
BACA JUGA:Lautan Luas (LTLS) Tebar Dividen Rp50/Saham

Direktur Utama PANI Prilli Budi Pasravita Soetantyo mengatakan, emiten produsen kemasan kaleng itu tidak membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2021 sebesar Rp1,66 miliar karena untuk dana cadangan.
&quot;Kita tidak membagikan dividen tapi kita masukkan hasilnya untuk dana cadangan sebesar Rp10 juta dan sisanya dimasukkan dalam saldo laba,&quot; ungkap Prilli dalam Public Expose PANI, Rabu (8/6/2022).
BACA JUGA:Multi Prima (LPIN) Bagikan Dividen Rp6,37 Miliar, Ini Jadwalnya

Sebagai informasi, sejak melantai di bursa pada 2018, PANI tercatat belum pernah membagikan dividen ke pemegang sahamnya.Sepanjang 2021, PANI membukukan pertumbuhan penjualan yang ditopang  oleh ekspor. Penjualan PANI tercatat Rp282,80 miliar atau tumbuh 56,71%  dari Rp180,46 pada tahun lalu.
Penjualan emiten Grup Agung Sedayu ini sebagian besar disumbang oleh  pengolahan hasil perikanan sebesar Rp268,8 miliar, penjualan kaleng  Rp7,4 miliar, lalu jasa pembekuan sebesar Rp2,06 miliar, dan jasa  penyimpanan cold storage sebesar Rp4,5 miliar.
Dengan kinerja penjualan tersebut, PANI membukukan laba bersih  sebesar Rp1,66 miliar. Laba bersih perseroan ini melonjak 650%  dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp221,3 juta.</content:encoded></item></channel></rss>
