<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tunda Kenaikan Tarif Naik Candi Borobudur, Ganjar Pranowo: Banyak yang Protes</title><description>Ganjar Pranowo memastikan Luhut Binsar Pandjaitan sepakat untuk menunda wacana kenaikan harga tiket naik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607636/tunda-kenaikan-tarif-naik-candi-borobudur-ganjar-pranowo-banyak-yang-protes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607636/tunda-kenaikan-tarif-naik-candi-borobudur-ganjar-pranowo-banyak-yang-protes"/><item><title>Tunda Kenaikan Tarif Naik Candi Borobudur, Ganjar Pranowo: Banyak yang Protes</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607636/tunda-kenaikan-tarif-naik-candi-borobudur-ganjar-pranowo-banyak-yang-protes</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607636/tunda-kenaikan-tarif-naik-candi-borobudur-ganjar-pranowo-banyak-yang-protes</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/320/2607636/tunda-kenaikan-tarif-naik-candi-borobudur-ganjar-pranowo-banyak-yang-protes-9GFoyNYUHt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Luhut Bertemu Ganjar Pranowo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/320/2607636/tunda-kenaikan-tarif-naik-candi-borobudur-ganjar-pranowo-banyak-yang-protes-9GFoyNYUHt.jpg</image><title>Menko Luhut Bertemu Ganjar Pranowo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; - Gubernur Jawa Tengah  Ganjar Pranowo memastikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sepakat untuk menunda wacana penerapan rencana kenaikan harga tiket naik ke area stupa di Candi Borobudur.
Ganjar menyatakan diperlukan beberapa langkah sebelum akhirnya diberlakukan kenaikan tarif. Terlebih, banyak masyarakat yang melayangkan protes.
BACA JUGA:Penerapan Tarif Naik Candi Borobudur Rp750.000 Ditunda

&amp;ldquo;Iya betul, Saya sampaikan kepada pak Luhut, ini banyak yang protes, menurut saya diendapkan dan beliau telah  setuju. Ini soal tarif jangan dibicarakan dulu, dipostpone (tunda) dulu,&amp;rdquo; kata Ganjar saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (8/6/2022).
Ganjar menjelaskan, penataan di kawasan Candi Borobudur memang masih terus dilakukan. Maka dari itu harus dicarikan skema-skema terbaik untuk mengatur wisatawan yang hendak naik ke atas candi.
&amp;ldquo;Baik dengan pembatasan kuota maupun dengan instrumen lain, seperti salah satunya penentuan tarif masuk, PT TWC &amp;amp; Badan pengelola diminta untuk  bicara dulu. Saat rapatpun disampaikan bahwa tarif itu tidak serta merta berlaku,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Rencana Naik Candi Borobudur Bayar Rp750.000, Erick Thohir: Kalau Turis Internasional Enggak Apa-Apa

Terkait rencana tiket Candi Borobudur sebesar Rp750.000 untuk wisatawan lokal, dan 100 dolar AS untuk wisatawan mancanegara. Salah satu alasannya, untuk menjaga dan melestarikan Candi Borobudur. Keputusan itu sendiri masih belum final, dan masih dikaji kembali.&amp;ldquo;Memang setelah itu TWC pun menyampaikan akan ditindaklanjuti dengan balai. Itu artinya butuh pranata regulasi terus kemudian kelayakan dari tarif yang ada, mekanismenya, karena mereka yang akan mengeksekusi,&amp;rdquo; jelas Ganjar.
Sebelumnya, Ganjar sudah memberikan penjelasan terkait wacana yang beredar tersebut. Ia mengatakan, rencana tarif Rp750.000 itu khusus untuk wisatawan lokal yang hendak naik ke bangunan atau stupa Candi Borobudur. Sementara, harga tiket masuk Candi Borobudur untuk wisatawan lokal dewasa dibanderol Rp50.000.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; - Gubernur Jawa Tengah  Ganjar Pranowo memastikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sepakat untuk menunda wacana penerapan rencana kenaikan harga tiket naik ke area stupa di Candi Borobudur.
Ganjar menyatakan diperlukan beberapa langkah sebelum akhirnya diberlakukan kenaikan tarif. Terlebih, banyak masyarakat yang melayangkan protes.
BACA JUGA:Penerapan Tarif Naik Candi Borobudur Rp750.000 Ditunda

&amp;ldquo;Iya betul, Saya sampaikan kepada pak Luhut, ini banyak yang protes, menurut saya diendapkan dan beliau telah  setuju. Ini soal tarif jangan dibicarakan dulu, dipostpone (tunda) dulu,&amp;rdquo; kata Ganjar saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (8/6/2022).
Ganjar menjelaskan, penataan di kawasan Candi Borobudur memang masih terus dilakukan. Maka dari itu harus dicarikan skema-skema terbaik untuk mengatur wisatawan yang hendak naik ke atas candi.
&amp;ldquo;Baik dengan pembatasan kuota maupun dengan instrumen lain, seperti salah satunya penentuan tarif masuk, PT TWC &amp;amp; Badan pengelola diminta untuk  bicara dulu. Saat rapatpun disampaikan bahwa tarif itu tidak serta merta berlaku,&amp;rdquo; ujarnya.
BACA JUGA:Rencana Naik Candi Borobudur Bayar Rp750.000, Erick Thohir: Kalau Turis Internasional Enggak Apa-Apa

Terkait rencana tiket Candi Borobudur sebesar Rp750.000 untuk wisatawan lokal, dan 100 dolar AS untuk wisatawan mancanegara. Salah satu alasannya, untuk menjaga dan melestarikan Candi Borobudur. Keputusan itu sendiri masih belum final, dan masih dikaji kembali.&amp;ldquo;Memang setelah itu TWC pun menyampaikan akan ditindaklanjuti dengan balai. Itu artinya butuh pranata regulasi terus kemudian kelayakan dari tarif yang ada, mekanismenya, karena mereka yang akan mengeksekusi,&amp;rdquo; jelas Ganjar.
Sebelumnya, Ganjar sudah memberikan penjelasan terkait wacana yang beredar tersebut. Ia mengatakan, rencana tarif Rp750.000 itu khusus untuk wisatawan lokal yang hendak naik ke bangunan atau stupa Candi Borobudur. Sementara, harga tiket masuk Candi Borobudur untuk wisatawan lokal dewasa dibanderol Rp50.000.</content:encoded></item></channel></rss>
