<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Pedih Karyawan Startup Tidak Digaji hingga 5 Bulan</title><description>Mantan pegawai Startup berbagi cerita saat mengalami masa sulit di perusahaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607677/cerita-pedih-karyawan-startup-tidak-digaji-hingga-5-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607677/cerita-pedih-karyawan-startup-tidak-digaji-hingga-5-bulan"/><item><title>Cerita Pedih Karyawan Startup Tidak Digaji hingga 5 Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607677/cerita-pedih-karyawan-startup-tidak-digaji-hingga-5-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607677/cerita-pedih-karyawan-startup-tidak-digaji-hingga-5-bulan</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/320/2607677/cerita-pedih-karyawan-startup-tidak-digaji-hingga-5-bulan-X7yePJ1Lrw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cerita karyawan Startup tidak digaji 5 bulan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/320/2607677/cerita-pedih-karyawan-startup-tidak-digaji-hingga-5-bulan-X7yePJ1Lrw.jpg</image><title>Cerita karyawan Startup tidak digaji 5 bulan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Mantan pegawai Startup berbagi cerita saat mengalami masa sulit di perusahaan. Vina adalah salah satu karyawan di bidang fast moving consumer goods (FMGC) PT Artha Berkat Digital (ABD).
Dia mengaku sudah tidak mendapatkan gaji selama kurang lebih 5 bulan, pada periode Juli hingga November 2021. Dia juga menjadi korban dari tidak mendapatkan gaji selama 5 bulan itu memutuskan untuk mengundurkan diri, meskipun perusahaan sudah memberikan alasan.
BACA JUGA:Golden Days Startup Sudah Berakhir

&quot;Saya tidak dibayar gajinya dari bulan Juli sampai November 2021 ya saya resign, alasan perusahaan karena menunggu dana investasi,&quot; kata Vina kepada MNC Portal, Selasa (7/6/2022).
Vina sendiri sudah mulai bekerja mulai dari bulan Februari 2021, sebelum bulan Juli, ketika mulai tidak berikan Gaji, sebetulnya upah yang diterima tidak menjadi masalah, namun mendekat bulan Juli, tepatnya pada bulan Juni, gaji yang diberikan mulai telat.
BACA JUGA:Startup PHK Massal, Dana Bakar Duit Habis?

&quot;Yang pada akhirnya resign sih banyak ya, tapi yang berani kasusin saat ini ada 8 orang,&quot; lanjutnya.
Vina serta 8 orang lainnya akhirnya memperkarakan kasus tersebut dengan menempuh jalur hukum untuk meminta haknya. Sebab hingga saat ini, perusahaan juga belum membayarkan 5 bulan gaji beberapa pegawainya.&quot;Kami sedang ganti lawyer, karena lawyer pertama ini tidak jalan-jalan, dugaannya adalah ada conflict of interest,&quot; lanjut Vina.
Menurutnya kuasa hukum yang digunakan sebelumnya adalah rekomendasi  dari tim legal ABD yang awalnya juga memiliki kesamaan tuntutan, dan  mendukung aspirasi para pekerja yang menjadi korban tidak mendapat gaji.
&quot;Tapi saat berjalan surat kuasa orang itu malah jadi terkesan membela perusahaan ABD,&quot; kata Vina.
Vina menjelaskan pada tahap gugatan awal di awal dengan kuasa hukum  yang menjadi rekomendasi Tim legal sebetulnya sudah masuk pada tahap  penyidikan Disnaker Tanggerang.
&quot;Mereka tetap bersikukuh bahwa tunggu dana investasi masuk, dan hingga saat ini kami belum menerima gaji,&quot; pungkas Vina.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan pegawai Startup berbagi cerita saat mengalami masa sulit di perusahaan. Vina adalah salah satu karyawan di bidang fast moving consumer goods (FMGC) PT Artha Berkat Digital (ABD).
Dia mengaku sudah tidak mendapatkan gaji selama kurang lebih 5 bulan, pada periode Juli hingga November 2021. Dia juga menjadi korban dari tidak mendapatkan gaji selama 5 bulan itu memutuskan untuk mengundurkan diri, meskipun perusahaan sudah memberikan alasan.
BACA JUGA:Golden Days Startup Sudah Berakhir

&quot;Saya tidak dibayar gajinya dari bulan Juli sampai November 2021 ya saya resign, alasan perusahaan karena menunggu dana investasi,&quot; kata Vina kepada MNC Portal, Selasa (7/6/2022).
Vina sendiri sudah mulai bekerja mulai dari bulan Februari 2021, sebelum bulan Juli, ketika mulai tidak berikan Gaji, sebetulnya upah yang diterima tidak menjadi masalah, namun mendekat bulan Juli, tepatnya pada bulan Juni, gaji yang diberikan mulai telat.
BACA JUGA:Startup PHK Massal, Dana Bakar Duit Habis?

&quot;Yang pada akhirnya resign sih banyak ya, tapi yang berani kasusin saat ini ada 8 orang,&quot; lanjutnya.
Vina serta 8 orang lainnya akhirnya memperkarakan kasus tersebut dengan menempuh jalur hukum untuk meminta haknya. Sebab hingga saat ini, perusahaan juga belum membayarkan 5 bulan gaji beberapa pegawainya.&quot;Kami sedang ganti lawyer, karena lawyer pertama ini tidak jalan-jalan, dugaannya adalah ada conflict of interest,&quot; lanjut Vina.
Menurutnya kuasa hukum yang digunakan sebelumnya adalah rekomendasi  dari tim legal ABD yang awalnya juga memiliki kesamaan tuntutan, dan  mendukung aspirasi para pekerja yang menjadi korban tidak mendapat gaji.
&quot;Tapi saat berjalan surat kuasa orang itu malah jadi terkesan membela perusahaan ABD,&quot; kata Vina.
Vina menjelaskan pada tahap gugatan awal di awal dengan kuasa hukum  yang menjadi rekomendasi Tim legal sebetulnya sudah masuk pada tahap  penyidikan Disnaker Tanggerang.
&quot;Mereka tetap bersikukuh bahwa tunggu dana investasi masuk, dan hingga saat ini kami belum menerima gaji,&quot; pungkas Vina.</content:encoded></item></channel></rss>
