<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Banyak Tenaga Honorer yang Sudah Diangkat Jadi PNS, Ini Buktinya!</title><description>Ternyata banyak tenaga honorer yang sudah diangkat menjadi PNS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607820/ternyata-banyak-tenaga-honorer-yang-sudah-diangkat-jadi-pns-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607820/ternyata-banyak-tenaga-honorer-yang-sudah-diangkat-jadi-pns-ini-buktinya"/><item><title>Ternyata Banyak Tenaga Honorer yang Sudah Diangkat Jadi PNS, Ini Buktinya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607820/ternyata-banyak-tenaga-honorer-yang-sudah-diangkat-jadi-pns-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/08/320/2607820/ternyata-banyak-tenaga-honorer-yang-sudah-diangkat-jadi-pns-ini-buktinya</guid><pubDate>Rabu 08 Juni 2022 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/08/320/2607820/ternyata-banyak-tenaga-honorer-yang-sudah-diangkat-jadi-pns-ini-buktinya-rItS7K5IBO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ternyata banyak tenaga honorer yang sudah diangkat jadi PNS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/08/320/2607820/ternyata-banyak-tenaga-honorer-yang-sudah-diangkat-jadi-pns-ini-buktinya-rItS7K5IBO.jpg</image><title>Ternyata banyak tenaga honorer yang sudah diangkat jadi PNS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ternyata banyak tenaga honorer yang sudah diangkat menjadi PNS. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan, pemerintah menaruh perhatian khusus terhadap penyelesaian dan penanganan tenaga honorer yang telah mengabdi di lingkungan instansi pemerintah.
BACA JUGA:Tenaga Honorer Digantikan Outsourcing Mulai 2023

Langkah ini dilakukan seiring dengan pelaksanaan reformasi birokrasi, khususnya penataan sumber daya manusia (SDM) aparatur dan penguatan organisasi instansi pemerintah. Langkah strategis dan signifikan telah dilakukan pemerintah untuk penanganan tenaga honorer sesuai kesepakatan dengan DPR-RI (7 Komisi Gabungan DPR RI yaitu Komisi I, II, III, VIII, IX, X, dan XI ).
BACA JUGA:Kesejahteraan Tenaga Honorer Jadi Faktor Utama non-ASN Dihapus 2023

Dilansir dari laman Setkab, Rabu (8/6/2022), pada tahun 2005 hingga 2014, berdasarkan kesepakatan tersebut pemerintah telah mengangkat THK-I sebanyak 860.220 dan THK-II sebanyak 209.872. Maka total tenaga honorer yang telah diangkat sebanyak 1.070.092.
Jumlah tersebut seperempat jumlah total ASN nasional yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan organisasi sehingga rata-rata komposisi ASN di kantor-kantor pemerintah sekitar 60 persen bersifat administratif. Dalam kurun waktu yang sama, pemerintah hanya mengangkat 775.884 ASN dari pelamar umum.Secara kebijakan kesepakatan penanganan tenaga honorer oleh  pemerintah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 jo  PP Nomor 43 Tahun 2007 dan terakhir diubah dalam PP Nomor 56 Tahun 2012  tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS. Dalam PP tersebut,  tertulis bahwa THK-II diberikan kesempatan untuk seleksi satu kali.  Hasilnya dari 648.462 THK-II yang ada di database tahun 2012 terdapat  209.872 THK-II yang lulus seleksi dan 438.590 THK-II yang tidak lulus.
Pada tahun 2018-2020, sebanyak 438.590 THK-II mengikuti seleksi CASN  (CPNS dan PPPK). Per Juni 2021 (sebelum pelaksanaan seleksi CASN 2021),  terdapat sisa THK-II sebanyak 410.010 orang.
Dari 410.010 orang THK-II tersebut terdiri atas tenaga pendidik  sebanyak 123.502, tenaga kesehatan 4.782, tenaga penyuluh 2.333, dan  tenaga administrasi 279.393. Sejumlah 184.239 dari tenaga administrasi  tersebut berpendidikan D-III ke bawah yang sebagian besar merupakan  tenaga administrasi kependidikan, penjaga sekolah, administrasi di  kantor pemda, dan administrasi di puskesmas/rumah sakit. Kemudian, pada  seleksi CASN (CPNS dan PPPK) 2021, terdapat 51.492 THK-II yang mengikuti  seleksi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ternyata banyak tenaga honorer yang sudah diangkat menjadi PNS. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan, pemerintah menaruh perhatian khusus terhadap penyelesaian dan penanganan tenaga honorer yang telah mengabdi di lingkungan instansi pemerintah.
BACA JUGA:Tenaga Honorer Digantikan Outsourcing Mulai 2023

Langkah ini dilakukan seiring dengan pelaksanaan reformasi birokrasi, khususnya penataan sumber daya manusia (SDM) aparatur dan penguatan organisasi instansi pemerintah. Langkah strategis dan signifikan telah dilakukan pemerintah untuk penanganan tenaga honorer sesuai kesepakatan dengan DPR-RI (7 Komisi Gabungan DPR RI yaitu Komisi I, II, III, VIII, IX, X, dan XI ).
BACA JUGA:Kesejahteraan Tenaga Honorer Jadi Faktor Utama non-ASN Dihapus 2023

Dilansir dari laman Setkab, Rabu (8/6/2022), pada tahun 2005 hingga 2014, berdasarkan kesepakatan tersebut pemerintah telah mengangkat THK-I sebanyak 860.220 dan THK-II sebanyak 209.872. Maka total tenaga honorer yang telah diangkat sebanyak 1.070.092.
Jumlah tersebut seperempat jumlah total ASN nasional yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan organisasi sehingga rata-rata komposisi ASN di kantor-kantor pemerintah sekitar 60 persen bersifat administratif. Dalam kurun waktu yang sama, pemerintah hanya mengangkat 775.884 ASN dari pelamar umum.Secara kebijakan kesepakatan penanganan tenaga honorer oleh  pemerintah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 jo  PP Nomor 43 Tahun 2007 dan terakhir diubah dalam PP Nomor 56 Tahun 2012  tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi CPNS. Dalam PP tersebut,  tertulis bahwa THK-II diberikan kesempatan untuk seleksi satu kali.  Hasilnya dari 648.462 THK-II yang ada di database tahun 2012 terdapat  209.872 THK-II yang lulus seleksi dan 438.590 THK-II yang tidak lulus.
Pada tahun 2018-2020, sebanyak 438.590 THK-II mengikuti seleksi CASN  (CPNS dan PPPK). Per Juni 2021 (sebelum pelaksanaan seleksi CASN 2021),  terdapat sisa THK-II sebanyak 410.010 orang.
Dari 410.010 orang THK-II tersebut terdiri atas tenaga pendidik  sebanyak 123.502, tenaga kesehatan 4.782, tenaga penyuluh 2.333, dan  tenaga administrasi 279.393. Sejumlah 184.239 dari tenaga administrasi  tersebut berpendidikan D-III ke bawah yang sebagian besar merupakan  tenaga administrasi kependidikan, penjaga sekolah, administrasi di  kantor pemda, dan administrasi di puskesmas/rumah sakit. Kemudian, pada  seleksi CASN (CPNS dan PPPK) 2021, terdapat 51.492 THK-II yang mengikuti  seleksi.</content:encoded></item></channel></rss>
