<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bersih-Bersih BUMN, Erick Thohir: Tadinya Untung Rp13 Triliun, Sekarang Rp126 Triliun</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menilai langkah bersih-bersih perusahaan plat merah menghasilkan laba optimal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609370/bersih-bersih-bumn-erick-thohir-tadinya-untung-rp13-triliun-sekarang-rp126-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609370/bersih-bersih-bumn-erick-thohir-tadinya-untung-rp13-triliun-sekarang-rp126-triliun"/><item><title>Bersih-Bersih BUMN, Erick Thohir: Tadinya Untung Rp13 Triliun, Sekarang Rp126 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609370/bersih-bersih-bumn-erick-thohir-tadinya-untung-rp13-triliun-sekarang-rp126-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609370/bersih-bersih-bumn-erick-thohir-tadinya-untung-rp13-triliun-sekarang-rp126-triliun</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2022 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/10/320/2609370/bersih-bersih-bumn-erick-thohir-tadinya-untung-rp13-triliun-sekarang-rp126-triliun-YuNaz3rPr3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir ungkap bersih-bersih BUMN bikin laba naik (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/10/320/2609370/bersih-bersih-bumn-erick-thohir-tadinya-untung-rp13-triliun-sekarang-rp126-triliun-YuNaz3rPr3.jpg</image><title>Erick Thohir ungkap bersih-bersih BUMN bikin laba naik (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menilai langkah bersih-bersih perusahaan plat merah menghasilkan laba optimal. Menurut Erick laba bersih perusahaan pelat merah sebesar Rp126 triliun merupakan hasil 'bersih-bersih' dan transformasi BUMN
Bersih-bersih yang dimaksud berupa pencegahan tindak pidana korupsi di internal BUMN. Lalu, kinerja manajemen yang dinilai profesional dan transparan.
BACA JUGA:Erick Thohir Geram Banyak Mobil Mewah Pakai BBM Pertalite

&quot;Kami di Kementerian BUMN berupaya bersih-bersih diri, bekerja secara transparan, profesional, yang tadinya untungnya BUMN Rp13 triliun sekarang untungnya Rp126 triliun,&quot; ungkap Erick, Jumat (10/6/2022).
Dia memastikan laba bersih BUMN ini diperuntukan bagi kepentingan rakyat melalui program strategis pemerintah pusat.
BACA JUGA:Ada 2 Juta Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Erick Thohir: Kita Kehilangan Devisa Rp97 Triliun

&quot;Keuntungan kita berikan kepada negara, supaya apa? Negara bisa terus membuat program yang pro rakyat,&quot; ungkapnya.
Pada 2020 lalu, Erick menuturkan kontribusi perusahaan pelat merah dalam bentuk dividen, pajak, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diperuntukkan untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.Kontribusi BUMN kepada negara mencapai Rp377 triliun di 2020.  Kontribusi ini digunakan mendukung program pemerintah. Khususnya,  program jaring pengaman sosial saat pandemi Covid-19.
Contoh program pemerintah pro rakyat adalah adalah stimulasi listrik  yang berlaku hingga Juni 2021 lalu. Dimana pemerintah melalui PT PLN  (Persero) memberikan stimulus kepada pelanggan rumah tangga, industri,  dan bisnis kecil dengan daya 450 VA.
&quot;Contoh saat Covid pemerintah menggelontorkan yang namanya bantuan sosial, listrik 450 VA digratiskan pemerintah,&quot; kata dia.
Erick juga mengharuskan BUMN merumuskan program pro rakyat yang  bersifat jangka panjang dan bukan jangka pendek. Bahkan, mengutuk keras  program perusahaan yang tidak berdampak luas bagi kepentingan  masyarakat, lantaran perumusan dan implementasinya setengah-tengah.
&quot;Dalan merajut sebuah program, programnya harus berjalan jangka  panjang, tidak bisa kita membuat program jangka pendek apalagi  setengah-setengah, dan tidak baik juga membuat program yang tidak bisa  konkrit dan tidak merasak hasilnya,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menilai langkah bersih-bersih perusahaan plat merah menghasilkan laba optimal. Menurut Erick laba bersih perusahaan pelat merah sebesar Rp126 triliun merupakan hasil 'bersih-bersih' dan transformasi BUMN
Bersih-bersih yang dimaksud berupa pencegahan tindak pidana korupsi di internal BUMN. Lalu, kinerja manajemen yang dinilai profesional dan transparan.
BACA JUGA:Erick Thohir Geram Banyak Mobil Mewah Pakai BBM Pertalite

&quot;Kami di Kementerian BUMN berupaya bersih-bersih diri, bekerja secara transparan, profesional, yang tadinya untungnya BUMN Rp13 triliun sekarang untungnya Rp126 triliun,&quot; ungkap Erick, Jumat (10/6/2022).
Dia memastikan laba bersih BUMN ini diperuntukan bagi kepentingan rakyat melalui program strategis pemerintah pusat.
BACA JUGA:Ada 2 Juta Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Erick Thohir: Kita Kehilangan Devisa Rp97 Triliun

&quot;Keuntungan kita berikan kepada negara, supaya apa? Negara bisa terus membuat program yang pro rakyat,&quot; ungkapnya.
Pada 2020 lalu, Erick menuturkan kontribusi perusahaan pelat merah dalam bentuk dividen, pajak, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diperuntukkan untuk percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.Kontribusi BUMN kepada negara mencapai Rp377 triliun di 2020.  Kontribusi ini digunakan mendukung program pemerintah. Khususnya,  program jaring pengaman sosial saat pandemi Covid-19.
Contoh program pemerintah pro rakyat adalah adalah stimulasi listrik  yang berlaku hingga Juni 2021 lalu. Dimana pemerintah melalui PT PLN  (Persero) memberikan stimulus kepada pelanggan rumah tangga, industri,  dan bisnis kecil dengan daya 450 VA.
&quot;Contoh saat Covid pemerintah menggelontorkan yang namanya bantuan sosial, listrik 450 VA digratiskan pemerintah,&quot; kata dia.
Erick juga mengharuskan BUMN merumuskan program pro rakyat yang  bersifat jangka panjang dan bukan jangka pendek. Bahkan, mengutuk keras  program perusahaan yang tidak berdampak luas bagi kepentingan  masyarakat, lantaran perumusan dan implementasinya setengah-tengah.
&quot;Dalan merajut sebuah program, programnya harus berjalan jangka  panjang, tidak bisa kita membuat program jangka pendek apalagi  setengah-setengah, dan tidak baik juga membuat program yang tidak bisa  konkrit dan tidak merasak hasilnya,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
