<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kementerian hingga BUMN Impor Terus, Jokowi: Sekarang Kita Catat Semua di Platform Digital</title><description>Jokowi) menyatakan kementerian/lembaga, BUMN dan pemerintah daerah wajib membeli produk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609458/kementerian-hingga-bumn-impor-terus-jokowi-sekarang-kita-catat-semua-di-platform-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609458/kementerian-hingga-bumn-impor-terus-jokowi-sekarang-kita-catat-semua-di-platform-digital"/><item><title>Kementerian hingga BUMN Impor Terus, Jokowi: Sekarang Kita Catat Semua di Platform Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609458/kementerian-hingga-bumn-impor-terus-jokowi-sekarang-kita-catat-semua-di-platform-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/10/320/2609458/kementerian-hingga-bumn-impor-terus-jokowi-sekarang-kita-catat-semua-di-platform-digital</guid><pubDate>Jum'at 10 Juni 2022 18:27 WIB</pubDate><dc:creator>Athika Rahma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/10/320/2609458/kementerian-hingga-bumn-impor-terus-jokowi-sekarang-kita-catat-semua-di-platform-digital-zNnqhvmSjI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/10/320/2609458/kementerian-hingga-bumn-impor-terus-jokowi-sekarang-kita-catat-semua-di-platform-digital-zNnqhvmSjI.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kementerian/lembaga, BUMN dan pemerintah daerah wajib membeli produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasanya.
Hal itu bukan tanpa alasan. Anggaran instansi-instansi tersebut sangat besar sehingga harusnya bisa membantu pengusaha dalam negeri, bukan hanya mengandalkan impor.
BACA JUGA:Dukung Semua Kebijakan Jokowi, Hipmi: Lanjutkan!

&quot;Kita pantau betul karena anggarannya ini gede banget. Besar sekali. ABPN, APBD, anggaran BUMN ini besar sekali. Terakhir, sekarang kita catat semua dengan platform digital,&quot; ujar Jokowi dalam HUT 50 Tahun HIPMI, Jumat (10/6/2022).
Lanjutnya, untuk mendorong pembelian produk lokal tersebut telah terdapat komitmen anggaran senilai Rp 825 triliun.
BACA JUGA:Ekonomi RI Capai 5,01%, Presiden Jokowi Minta Tetap Waspada

Jika seluruh instansi membeli produk dalam negeri, industri kecil di Indonesia akan bergerak. Diharapkan, kewajiban ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi.&quot;Tidak bisa seperti yang lalu lalu kita biarkan akhirnya pipa beli impor padahal kita bisa produksi sendiri. Dengan alasan macem-macem sekarang nggak bisa. Dimonitor komitmennya,&quot; tandas Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kementerian/lembaga, BUMN dan pemerintah daerah wajib membeli produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasanya.
Hal itu bukan tanpa alasan. Anggaran instansi-instansi tersebut sangat besar sehingga harusnya bisa membantu pengusaha dalam negeri, bukan hanya mengandalkan impor.
BACA JUGA:Dukung Semua Kebijakan Jokowi, Hipmi: Lanjutkan!

&quot;Kita pantau betul karena anggarannya ini gede banget. Besar sekali. ABPN, APBD, anggaran BUMN ini besar sekali. Terakhir, sekarang kita catat semua dengan platform digital,&quot; ujar Jokowi dalam HUT 50 Tahun HIPMI, Jumat (10/6/2022).
Lanjutnya, untuk mendorong pembelian produk lokal tersebut telah terdapat komitmen anggaran senilai Rp 825 triliun.
BACA JUGA:Ekonomi RI Capai 5,01%, Presiden Jokowi Minta Tetap Waspada

Jika seluruh instansi membeli produk dalam negeri, industri kecil di Indonesia akan bergerak. Diharapkan, kewajiban ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi.&quot;Tidak bisa seperti yang lalu lalu kita biarkan akhirnya pipa beli impor padahal kita bisa produksi sendiri. Dengan alasan macem-macem sekarang nggak bisa. Dimonitor komitmennya,&quot; tandas Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
