<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada Kasus Covid-19 Meningkat, Luhut Siapkan Strategi Ini</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa akhir pekan ini terjadi kenaikan kasus Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610019/waspada-kasus-covid-19-meningkat-luhut-siapkan-strategi-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610019/waspada-kasus-covid-19-meningkat-luhut-siapkan-strategi-ini"/><item><title>Waspada Kasus Covid-19 Meningkat, Luhut Siapkan Strategi Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610019/waspada-kasus-covid-19-meningkat-luhut-siapkan-strategi-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610019/waspada-kasus-covid-19-meningkat-luhut-siapkan-strategi-ini</guid><pubDate>Minggu 12 Juni 2022 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/12/320/2610019/waspada-kasus-covid-19-meningkat-luhut-siapkan-strategi-ini-pKWnCCNF8g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/12/320/2610019/waspada-kasus-covid-19-meningkat-luhut-siapkan-strategi-ini-pKWnCCNF8g.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan  mengatakan bahwa akhir pekan ini terjadi kenaikan kasus Covid-19 yang signifikan kembali terjadi di beberapa negara lain yang disebabkan oleh subvarian BA.4 dan BA.5 .
Luhut telah mendapatkan informasi bahwa peningkatan kasus yang disebabkan oleh varian ini berdasarkan pengalaman negara lain jauh lebih rendah dari Omicron dan dibandingkan momen Lebaran atau Natal kenaikannya juga relatif jauh lebih rendah.
BACA JUGA:Luhut Ungkap Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Waspada!
&amp;ldquo;Meskipun kasus meningkat dalam Seminggu terakhir, kabar baiknya adalah positivity rate di Indonesia masih  relatif lebih rendah di 1,44% dibawah standar WHO yakni &amp;lt; 5%,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dalam akun instagram resmi, Minggu (12/6/2022).
Pemerintah telah  sepakat akan menunggu hingga bulan Juli apabila kasus meningkat signifikan maka berbagai upaya mitigasi harus segera diberlakukan.
&amp;ldquo;Saya mendengarkan dengan hati-hati langkah apa yang seharusnya kita lakukan. Saya meminta pandangan para Ahli dan juga Menteri terkait,&amp;rdquo; urainya.
BACA JUGA:Luhut: Perusahaan Tak Dukung Kebijakan Minyak Goreng Bakal di Audit
&amp;ldquo;Yang menenangkan bagi saya ialah hasil serosurvey yang dilakukan di Jawa Bali berhasil melihat bahwa kadar antibodi masyarakat masih cukup tinggi. Namun, hal ini tidak boleh menjadi alasan untuk kita berhenti melakukan langkah-langkah pencegahan,&amp;rdquo; bebernya.Meski begitu, Luhut telah memerintahkan langsung kepada seluruh pihak terkait yakni Menkes, TI dan Polri, Ka BNPB hingga Pemerintah Daerah untuk kembali turn kelapangan menjangkau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster.
&amp;ldquo;Jadi dengan menempuh berbagai cara termasuk pelayanan dari pint ke pintu mengingat akselerasi vaksinasi booster bergerak cukup lambat akhir-akhir ini.&amp;rdquo;tambahnya.
&amp;ldquo;Saya meminta dari lubuk hati yang paling dalam bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi lengkap hingga booster agar segera dapat melakukannya agar kita dapat terus mempertahankan kondisi baik seperti hari ini,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan  mengatakan bahwa akhir pekan ini terjadi kenaikan kasus Covid-19 yang signifikan kembali terjadi di beberapa negara lain yang disebabkan oleh subvarian BA.4 dan BA.5 .
Luhut telah mendapatkan informasi bahwa peningkatan kasus yang disebabkan oleh varian ini berdasarkan pengalaman negara lain jauh lebih rendah dari Omicron dan dibandingkan momen Lebaran atau Natal kenaikannya juga relatif jauh lebih rendah.
BACA JUGA:Luhut Ungkap Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia, Waspada!
&amp;ldquo;Meskipun kasus meningkat dalam Seminggu terakhir, kabar baiknya adalah positivity rate di Indonesia masih  relatif lebih rendah di 1,44% dibawah standar WHO yakni &amp;lt; 5%,&amp;rdquo; kata Menko Luhut dalam akun instagram resmi, Minggu (12/6/2022).
Pemerintah telah  sepakat akan menunggu hingga bulan Juli apabila kasus meningkat signifikan maka berbagai upaya mitigasi harus segera diberlakukan.
&amp;ldquo;Saya mendengarkan dengan hati-hati langkah apa yang seharusnya kita lakukan. Saya meminta pandangan para Ahli dan juga Menteri terkait,&amp;rdquo; urainya.
BACA JUGA:Luhut: Perusahaan Tak Dukung Kebijakan Minyak Goreng Bakal di Audit
&amp;ldquo;Yang menenangkan bagi saya ialah hasil serosurvey yang dilakukan di Jawa Bali berhasil melihat bahwa kadar antibodi masyarakat masih cukup tinggi. Namun, hal ini tidak boleh menjadi alasan untuk kita berhenti melakukan langkah-langkah pencegahan,&amp;rdquo; bebernya.Meski begitu, Luhut telah memerintahkan langsung kepada seluruh pihak terkait yakni Menkes, TI dan Polri, Ka BNPB hingga Pemerintah Daerah untuk kembali turn kelapangan menjangkau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster.
&amp;ldquo;Jadi dengan menempuh berbagai cara termasuk pelayanan dari pint ke pintu mengingat akselerasi vaksinasi booster bergerak cukup lambat akhir-akhir ini.&amp;rdquo;tambahnya.
&amp;ldquo;Saya meminta dari lubuk hati yang paling dalam bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi lengkap hingga booster agar segera dapat melakukannya agar kita dapat terus mempertahankan kondisi baik seperti hari ini,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
