<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkop Teten: Petani Bisa Dapat Nilai Tambah Lewat Koperasi</title><description>Teten Masduki menekankan pentingnya bagi para petani untuk mengonsolidasikan diri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610091/menkop-teten-petani-bisa-dapat-nilai-tambah-lewat-koperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610091/menkop-teten-petani-bisa-dapat-nilai-tambah-lewat-koperasi"/><item><title>Menkop Teten: Petani Bisa Dapat Nilai Tambah Lewat Koperasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610091/menkop-teten-petani-bisa-dapat-nilai-tambah-lewat-koperasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/12/320/2610091/menkop-teten-petani-bisa-dapat-nilai-tambah-lewat-koperasi</guid><pubDate>Minggu 12 Juni 2022 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/12/320/2610091/menkop-teten-petani-bisa-dapat-nilai-tambah-lewat-koperasi-Wcfvz7HHZw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkop UKM Teten Masduki (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/12/320/2610091/menkop-teten-petani-bisa-dapat-nilai-tambah-lewat-koperasi-Wcfvz7HHZw.jpg</image><title>Menkop UKM Teten Masduki (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menekankan pentingnya bagi para petani untuk mengonsolidasikan diri dalam skala ekonomi bisnis melalui koperasi karena bisa mendapatkan nilai tambah yang besar dan produktivitas menjadi lebih baik.
&quot;Jadi para petani ini jangan berusaha perorangan dan saling bersaing, tapi harus ada desain model untuk bisnis mereka dan hal ini dapat diwujudkan melalui koperasi,&quot; kata MenKopUKM Teten dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (12/6/2022).
BACA JUGA:HIPMI Gelar Expo di JCC Kenalkan Produk UMKM dari 34 Provinsi Besok

Menteri Teten mencontohkan produktivitas kopi Indonesia yang masih kurang berkembang jika dibandingkan negara lainnya. Padahal, 96% kopi di Indonesia diproduksi di kebun petani.
Selain itu, kopi Indonesia juga memiliki ragam varietas di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. Hal ini pun menjadikan kopi Indonesia paling lengkap di dunia.
BACA JUGA:Tinjau Stan UMKM di Wakatobi, Jokowi Pesan Abon Ikan Tuna

&quot;Kita hanya memiliki masalah di bagian produktivitas dan pengolahannya. Ada yang dijemur di pinggir jalan kena debu, ada juga yang dikirimnya dicampur dengan produk lain seperti terasi. Kita harus selesaikan hal ini,&quot; tambahnya.Dengan hadirnya koperasi, dia yakin permasalahan seperti ini dapat teratasi. Fungsi koperasi juga dapat dijadikan offtaker dari hasil panen petani. Tentu hal ini akan membuat petani tidak lagi kebingungan akan diserap ke mana hasil panennya.
&quot;Koperasi juga harus tampil sebagai offtaker, jadi mereka beli hasil panen petani secara tunai. Petani jadi enggak akan pusing produknya dijual kemana. Petani hanya fokus pelihara pertaniannya saja,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menekankan pentingnya bagi para petani untuk mengonsolidasikan diri dalam skala ekonomi bisnis melalui koperasi karena bisa mendapatkan nilai tambah yang besar dan produktivitas menjadi lebih baik.
&quot;Jadi para petani ini jangan berusaha perorangan dan saling bersaing, tapi harus ada desain model untuk bisnis mereka dan hal ini dapat diwujudkan melalui koperasi,&quot; kata MenKopUKM Teten dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (12/6/2022).
BACA JUGA:HIPMI Gelar Expo di JCC Kenalkan Produk UMKM dari 34 Provinsi Besok

Menteri Teten mencontohkan produktivitas kopi Indonesia yang masih kurang berkembang jika dibandingkan negara lainnya. Padahal, 96% kopi di Indonesia diproduksi di kebun petani.
Selain itu, kopi Indonesia juga memiliki ragam varietas di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua. Hal ini pun menjadikan kopi Indonesia paling lengkap di dunia.
BACA JUGA:Tinjau Stan UMKM di Wakatobi, Jokowi Pesan Abon Ikan Tuna

&quot;Kita hanya memiliki masalah di bagian produktivitas dan pengolahannya. Ada yang dijemur di pinggir jalan kena debu, ada juga yang dikirimnya dicampur dengan produk lain seperti terasi. Kita harus selesaikan hal ini,&quot; tambahnya.Dengan hadirnya koperasi, dia yakin permasalahan seperti ini dapat teratasi. Fungsi koperasi juga dapat dijadikan offtaker dari hasil panen petani. Tentu hal ini akan membuat petani tidak lagi kebingungan akan diserap ke mana hasil panennya.
&quot;Koperasi juga harus tampil sebagai offtaker, jadi mereka beli hasil panen petani secara tunai. Petani jadi enggak akan pusing produknya dijual kemana. Petani hanya fokus pelihara pertaniannya saja,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
