<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilihan Saham Cuan di Tengah Pelemahan IHSG, Cek di Sini!</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi tekena aksi profit taking lanjutan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/278/2610378/pilihan-saham-cuan-di-tengah-pelemahan-ihsg-cek-di-sini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/278/2610378/pilihan-saham-cuan-di-tengah-pelemahan-ihsg-cek-di-sini"/><item><title>Pilihan Saham Cuan di Tengah Pelemahan IHSG, Cek di Sini!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/278/2610378/pilihan-saham-cuan-di-tengah-pelemahan-ihsg-cek-di-sini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/278/2610378/pilihan-saham-cuan-di-tengah-pelemahan-ihsg-cek-di-sini</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2022 08:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/13/278/2610378/pilihan-saham-cuan-di-tengah-pelemahan-ihsg-cek-di-sini-1zoIOnbkTP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prediksi IHSG Hari Ini . (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/13/278/2610378/pilihan-saham-cuan-di-tengah-pelemahan-ihsg-cek-di-sini-1zoIOnbkTP.jpg</image><title>Prediksi IHSG Hari Ini . (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi tekena aksi profit taking lanjutan. IHSG berpotensi bergerak di rentang 6.930-7.099.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, IHSG bakal melemah karena selama seminggu lalu sudah turun sebesar minus 1,34% tetapi disertai Net Buy Asing sebesar Rp1,31 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Berpotensi Tertekan ke Level 7.074 Hari Ini
&quot;Di awal minggu ini, Senin, nampaknya tekanan jual masih akan betah bercokol di Bursa Indonesia alias IHSG berpotensi turun kembali seiring cukup tajamnya kejatuhan Indeks di Wall Street,&quot; ujar Edwin dalam risetnya, Senin (13/6/2022).
Adapun Wall Street terjadi aksi profit taking dengan Indeks Dow Jones turun turun sebesar 2,73% &amp;amp; Nasdaq turun lebih tajam sebesar 3,52% menyusul diluar dugaan inflasi AS bulan Mei justru naik menjadi 8,6% (level inflasi tertinggi selama 41 tahun terakhir).
Baca Juga:&amp;nbsp;Fakta Perdagangan Bursa Sepekan, IHSG Anjlok Hingga Volume Naik 0,03%
&quot;Padahal harapannya inflasi minimal tetap di 8.3% atau turun dibawah level tersebut membuat market memperkirakan The Fed akan agresif menaikan FFR sebesar 75 bps dalam FOMC Meeting di tanggal 14-15 Juni 2022,&quot; ungkap Edwin.
Di sisi lain, potensi kejatuhan IHSG Senin ini juga berasal dari turunnya EIDO sebesar -2.19% serta kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti: Oil turun di hari ketiga sebesar -0.85%, Coal turun lebih tajam di hari ketiga sebesar -4.43%, CPO turun lebih tajam di hari ketiga sebesar -4.32%, Nikel kembali turun di hari ketiga sebesar -2.32% serta Timah turun sebesar -0.97% ditengah berlanjutnya kenaikan yield Obligasi AS dan Indonesia tenor 10 tahun.
Saham rekomendasi Buy: ISAT, AKRA, CPIN, INDF, PGAS, TBIG, MIKASaham-saham rekomendasi MNC Sekuritas yang dapat menjadi pilihan diantaranya:
ISAT 6,300 - 7,000
AKRA 1,135 - 1,255
CPIN 4,775 - 5,275
INDF 6,525 - 7,200
PGAS 1,600 - 1,760</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi tekena aksi profit taking lanjutan. IHSG berpotensi bergerak di rentang 6.930-7.099.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, IHSG bakal melemah karena selama seminggu lalu sudah turun sebesar minus 1,34% tetapi disertai Net Buy Asing sebesar Rp1,31 triliun.
Baca Juga:&amp;nbsp;IHSG Berpotensi Tertekan ke Level 7.074 Hari Ini
&quot;Di awal minggu ini, Senin, nampaknya tekanan jual masih akan betah bercokol di Bursa Indonesia alias IHSG berpotensi turun kembali seiring cukup tajamnya kejatuhan Indeks di Wall Street,&quot; ujar Edwin dalam risetnya, Senin (13/6/2022).
Adapun Wall Street terjadi aksi profit taking dengan Indeks Dow Jones turun turun sebesar 2,73% &amp;amp; Nasdaq turun lebih tajam sebesar 3,52% menyusul diluar dugaan inflasi AS bulan Mei justru naik menjadi 8,6% (level inflasi tertinggi selama 41 tahun terakhir).
Baca Juga:&amp;nbsp;Fakta Perdagangan Bursa Sepekan, IHSG Anjlok Hingga Volume Naik 0,03%
&quot;Padahal harapannya inflasi minimal tetap di 8.3% atau turun dibawah level tersebut membuat market memperkirakan The Fed akan agresif menaikan FFR sebesar 75 bps dalam FOMC Meeting di tanggal 14-15 Juni 2022,&quot; ungkap Edwin.
Di sisi lain, potensi kejatuhan IHSG Senin ini juga berasal dari turunnya EIDO sebesar -2.19% serta kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti: Oil turun di hari ketiga sebesar -0.85%, Coal turun lebih tajam di hari ketiga sebesar -4.43%, CPO turun lebih tajam di hari ketiga sebesar -4.32%, Nikel kembali turun di hari ketiga sebesar -2.32% serta Timah turun sebesar -0.97% ditengah berlanjutnya kenaikan yield Obligasi AS dan Indonesia tenor 10 tahun.
Saham rekomendasi Buy: ISAT, AKRA, CPIN, INDF, PGAS, TBIG, MIKASaham-saham rekomendasi MNC Sekuritas yang dapat menjadi pilihan diantaranya:
ISAT 6,300 - 7,000
AKRA 1,135 - 1,255
CPIN 4,775 - 5,275
INDF 6,525 - 7,200
PGAS 1,600 - 1,760</content:encoded></item></channel></rss>
