<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Indonesia Tertarik Buka Pabrik Mi di Bosnia</title><description>Indonesia tertarik membuka pabrik mi di Bosnia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/320/2610830/wapres-indonesia-tertarik-buka-pabrik-mi-di-bosnia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/320/2610830/wapres-indonesia-tertarik-buka-pabrik-mi-di-bosnia"/><item><title>Wapres: Indonesia Tertarik Buka Pabrik Mi di Bosnia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/320/2610830/wapres-indonesia-tertarik-buka-pabrik-mi-di-bosnia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/320/2610830/wapres-indonesia-tertarik-buka-pabrik-mi-di-bosnia</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2022 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/13/320/2610830/wapres-indonesia-tertarik-buka-pabrik-mi-di-bosnia-LAallgtH7x.png" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia tertarik bangun pabrik mi di Bosnia (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/13/320/2610830/wapres-indonesia-tertarik-buka-pabrik-mi-di-bosnia-LAallgtH7x.png</image><title>Indonesia tertarik bangun pabrik mi di Bosnia (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia tertarik investasi dengan membuka pabrik mi di Bosnia. Menurut Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin, ketertarikan RI ini merespons keinginan Menteri Luar Negeri (Menlu) Bosnia dan Herzegovina Bisera Turkovic agar Indonesia membangun pabrik mi di Bosnia.
BACA JUGA:Menteri Bahlil: Investasi di Luar Jawa Lebih Tinggi Dibanding di Jawa

&amp;ldquo;Kami juga tertarik, sekiranya Indonesia dapat membuka produksi mi sehingga dapat menolong pabrik yang sudah ada di Serbia. Mi memiliki pasar di Bosnia dan kawasan Barat Balkan,&amp;rdquo; kata Bisera dalam keterangannya di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2022).
Selain itu, Bisera mengharapkan kerjasama di berbagai bidang industri termasuk farmasi juga diperkuat. Bahkan, kata Bisera, sebelum melakukan pertemuan dengan Wapres Ma&amp;rsquo;ruf, bersama rombongannya telah bertemu dengan industri Biofarma di Bandung.
BACA JUGA:6 Fakta RI Jadi Raja Baterai Mobil Listrik Dunia, Industri Raksasa Investasi di KIT Batang

Menanggapi hal tersebut, Wapres pun menuturkan, rencana pembangunan pabrik mie nantinya akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait.
Selain itu, Wapres mengungkapkan, Indonesia juga memiliki beberapa produk transportasi yang dapat dijadikan peluang investasi di Bosnia Herzegovina.&amp;ldquo;Baik, nanti bisa lebih lanjut dengan Kementerian Luar Negeri kami.  Kami juga mempunyai pabrik kereta api, PT INKA, di Madiun. Serta  perusahaan konstruksi yang membangun jalan tol di luar negeri,&amp;rdquo; pungkas  Wapres.
Wapres pun berharap kedua negara dapat meningkatkan kerja sama pada  berbagai sektor industri secara konkret. &amp;ldquo;Kedua negara punya hubungan  yang kuat, tapi perlu diperkuat dengan kerja sama yang konkret,&amp;rdquo;  ujarnya.
Kepada Menlu Bisera, Wapres menekankan, perlunya kerja sama people to  people (P2P) contact. Hal ini disambut positif oleh Menlu HiB dengan  rencana pertukaran pelajar serta dialog antaragama.
&amp;ldquo;Saya sepenuhnya setuju untuk menguatkan hubungan bilateral, untuk  memiliki lebih banyak kontak antar warga. Kami memikirkan mengenai  pertukaran pelajar. Juga mengenai dialog antar agama,&amp;rdquo; ujar Bisera  merespon Wapres.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia tertarik investasi dengan membuka pabrik mi di Bosnia. Menurut Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin, ketertarikan RI ini merespons keinginan Menteri Luar Negeri (Menlu) Bosnia dan Herzegovina Bisera Turkovic agar Indonesia membangun pabrik mi di Bosnia.
BACA JUGA:Menteri Bahlil: Investasi di Luar Jawa Lebih Tinggi Dibanding di Jawa

&amp;ldquo;Kami juga tertarik, sekiranya Indonesia dapat membuka produksi mi sehingga dapat menolong pabrik yang sudah ada di Serbia. Mi memiliki pasar di Bosnia dan kawasan Barat Balkan,&amp;rdquo; kata Bisera dalam keterangannya di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Senin (13/6/2022).
Selain itu, Bisera mengharapkan kerjasama di berbagai bidang industri termasuk farmasi juga diperkuat. Bahkan, kata Bisera, sebelum melakukan pertemuan dengan Wapres Ma&amp;rsquo;ruf, bersama rombongannya telah bertemu dengan industri Biofarma di Bandung.
BACA JUGA:6 Fakta RI Jadi Raja Baterai Mobil Listrik Dunia, Industri Raksasa Investasi di KIT Batang

Menanggapi hal tersebut, Wapres pun menuturkan, rencana pembangunan pabrik mie nantinya akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait.
Selain itu, Wapres mengungkapkan, Indonesia juga memiliki beberapa produk transportasi yang dapat dijadikan peluang investasi di Bosnia Herzegovina.&amp;ldquo;Baik, nanti bisa lebih lanjut dengan Kementerian Luar Negeri kami.  Kami juga mempunyai pabrik kereta api, PT INKA, di Madiun. Serta  perusahaan konstruksi yang membangun jalan tol di luar negeri,&amp;rdquo; pungkas  Wapres.
Wapres pun berharap kedua negara dapat meningkatkan kerja sama pada  berbagai sektor industri secara konkret. &amp;ldquo;Kedua negara punya hubungan  yang kuat, tapi perlu diperkuat dengan kerja sama yang konkret,&amp;rdquo;  ujarnya.
Kepada Menlu Bisera, Wapres menekankan, perlunya kerja sama people to  people (P2P) contact. Hal ini disambut positif oleh Menlu HiB dengan  rencana pertukaran pelajar serta dialog antaragama.
&amp;ldquo;Saya sepenuhnya setuju untuk menguatkan hubungan bilateral, untuk  memiliki lebih banyak kontak antar warga. Kami memikirkan mengenai  pertukaran pelajar. Juga mengenai dialog antar agama,&amp;rdquo; ujar Bisera  merespon Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
