<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bank, Antisipasi dengan Langkah Ini</title><description>Kejahatan perbankan bisa terjadi kapan saja dan menyasar siapa saja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610497/waspada-penipuan-mengatasnamakan-bank-antisipasi-dengan-langkah-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610497/waspada-penipuan-mengatasnamakan-bank-antisipasi-dengan-langkah-ini"/><item><title>Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bank, Antisipasi dengan Langkah Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610497/waspada-penipuan-mengatasnamakan-bank-antisipasi-dengan-langkah-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610497/waspada-penipuan-mengatasnamakan-bank-antisipasi-dengan-langkah-ini</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2022 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/13/622/2610497/waspada-penipuan-mengatasnamakan-bank-antisipasi-dengan-langkah-ini-GRAxMTsyso.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada penipuan berkedok perbankan (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/13/622/2610497/waspada-penipuan-mengatasnamakan-bank-antisipasi-dengan-langkah-ini-GRAxMTsyso.jpg</image><title>Waspada penipuan berkedok perbankan (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Kejahatan perbankan bisa terjadi kapan saja dan menyasar siapa saja. Jenis kejahatan perbankan pun semakin beragam seiring dengan perkembangan digital di industri perbankan. Salah satu kejahatan perbankan yang sering ditemui antara lain phising.
Kondisi tersebut tercermin pada catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Ada 5.000 laporan pengaduan dugaan tindak pidana penipuan setiap minggunya. Selain itu Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditipidsiber) Polri mencatat ada 16.845 laporan tindak pidana penipuan siber sepanjang 2017-2020.
Lalu, bagaimana cara kita menghindari hal tersebut? Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk menghindari kejahatan perbankan.
BACA JUGA:Nasabah MNC Sekuritas Resmi Menikah dengan Mahar Saham

1.	Teliti Membaca Pesan
 
Saat ada menerima pesan di email, SMS atau Whatsapp bacalah dengan teliti pesan yang Anda terima. Biasanya pesan yang digunakan penipu memiliki informasi yang bombastis, memiliki ejaan yang salah dan berisi tautan berbahaya. Tautan tersebut akan mengarahkan Anda ke halaman palsu berisi malware yang akan mencuri informasi rahasia Anda seperti nomor kartu, CVV dan Personal Identification Number (PIN) yang tersimpan dalam perangkat Anda. Namun dengan teliti membaca pesan, alamat pengirim dan nomor pengirim Anda bisa terhindari dari percobaan phising ini.
BACA JUGA:Hadirkan Tokopedia Card, BRI Berikan Kenyamanan untuk Nasabah

2.	Jangan Memberikan Informasi Sensitif
Jangan pernah membagikan informasi sensitif atau nomor kramat seperti PIN atau one time password (OTP) kepada orang lain. Pihak bank tidak pernah meminta Anda untuk menyebutkan untuk mendapatkan layanan perbankan melalui telepon, pesan singkat atau email. Selain itu bank tidak pernah meminta kepada nasabah untuk menerima benefit atau layanan.
3.	Gunakan Otentikasi Dua Faktor
Phishing bertujuan untuk mengambil alih akun korban secara ilegal.  Namun Anda bisa mengurangi potensi kejahatan tersebut dengan menerapkan  otentikasi dua faktor. Dengan langkah ini jika Anda perangkat baru  mencoba login memerlukan kode verifikasi tambahan. Kode tersebut dikirim  melalui email, teks, atau di aplikasi autentikator yang terhubung  dengan akun Anda.
&amp;ldquo;Kami informasikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah  percaya kepada tindakan penipuan yang mengatasnamakan MNC Bank. Segera  laporkan ke kanal-kanal resmi MNC Bank jika menemukan informasi yang  mencurigakan,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur MNC Bank, Mahdan.
Lakukan verifikasi dan validasi atas setiap informasi yang diperoleh  ke sumber resmi yang terpercaya. Jika menemukan aktivitas mencurigakan  segera menghubungi MNC Bank Call Center di 1500188 atau melalui email ke  alamat email customer_care@mncbank.co.id.
Untuk membantu menambah pengetahuan dan awareness terhadap serangan  phising PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank, anak usaha  PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC  Group akan menggelar webinar bertajuk &amp;ldquo;Hindari Zonk Waspada Penipuan  Berkedok Perbankan!&amp;rdquo;, pada Rabu (15/6/2022). Dalam webinar ini Consumer  Business Group Head MNC Bank, Muhammad Aria Pratama dan Customer  Experience Division Head MNC Bank Diah Pandansari akan berbagi  pengetahuan untuk mencegah dan menghindari penipuan.
Webinar akan diadakan pada pukul 10.00 &amp;ndash; 11.00 WIB. Di pengujung  acara webinar ini akan diadakan sesi tanya jawab dan pembagian Tabungan  Motion bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari pembawa acara.  Tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri Anda di  http://bit.ly/TalksUs15062022
Untuk mengetahui lebih lanjut informasi mengenai MNC Bank hubungi MNC  Bank Call Center di 1500188, akses www.mncbank.co.id serta ikuti akun  resmi media sosial MNC Bank, @officialmncbank di Instagram, MNC Bank di  Facebook dan @MNCBank di Twitter.
Jangan lupa untuk menikmati layanan perbankan digital MNC Bank dengan  mengunduh aplikasi MotionBanking di Google PlayStore dan Apple AppStore  melalui tautan berikut http://onelink.to/q2ss2g.</description><content:encoded>JAKARTA - Kejahatan perbankan bisa terjadi kapan saja dan menyasar siapa saja. Jenis kejahatan perbankan pun semakin beragam seiring dengan perkembangan digital di industri perbankan. Salah satu kejahatan perbankan yang sering ditemui antara lain phising.
Kondisi tersebut tercermin pada catatan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Ada 5.000 laporan pengaduan dugaan tindak pidana penipuan setiap minggunya. Selain itu Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditipidsiber) Polri mencatat ada 16.845 laporan tindak pidana penipuan siber sepanjang 2017-2020.
Lalu, bagaimana cara kita menghindari hal tersebut? Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ambil untuk menghindari kejahatan perbankan.
BACA JUGA:Nasabah MNC Sekuritas Resmi Menikah dengan Mahar Saham

1.	Teliti Membaca Pesan
 
Saat ada menerima pesan di email, SMS atau Whatsapp bacalah dengan teliti pesan yang Anda terima. Biasanya pesan yang digunakan penipu memiliki informasi yang bombastis, memiliki ejaan yang salah dan berisi tautan berbahaya. Tautan tersebut akan mengarahkan Anda ke halaman palsu berisi malware yang akan mencuri informasi rahasia Anda seperti nomor kartu, CVV dan Personal Identification Number (PIN) yang tersimpan dalam perangkat Anda. Namun dengan teliti membaca pesan, alamat pengirim dan nomor pengirim Anda bisa terhindari dari percobaan phising ini.
BACA JUGA:Hadirkan Tokopedia Card, BRI Berikan Kenyamanan untuk Nasabah

2.	Jangan Memberikan Informasi Sensitif
Jangan pernah membagikan informasi sensitif atau nomor kramat seperti PIN atau one time password (OTP) kepada orang lain. Pihak bank tidak pernah meminta Anda untuk menyebutkan untuk mendapatkan layanan perbankan melalui telepon, pesan singkat atau email. Selain itu bank tidak pernah meminta kepada nasabah untuk menerima benefit atau layanan.
3.	Gunakan Otentikasi Dua Faktor
Phishing bertujuan untuk mengambil alih akun korban secara ilegal.  Namun Anda bisa mengurangi potensi kejahatan tersebut dengan menerapkan  otentikasi dua faktor. Dengan langkah ini jika Anda perangkat baru  mencoba login memerlukan kode verifikasi tambahan. Kode tersebut dikirim  melalui email, teks, atau di aplikasi autentikator yang terhubung  dengan akun Anda.
&amp;ldquo;Kami informasikan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah  percaya kepada tindakan penipuan yang mengatasnamakan MNC Bank. Segera  laporkan ke kanal-kanal resmi MNC Bank jika menemukan informasi yang  mencurigakan,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur MNC Bank, Mahdan.
Lakukan verifikasi dan validasi atas setiap informasi yang diperoleh  ke sumber resmi yang terpercaya. Jika menemukan aktivitas mencurigakan  segera menghubungi MNC Bank Call Center di 1500188 atau melalui email ke  alamat email customer_care@mncbank.co.id.
Untuk membantu menambah pengetahuan dan awareness terhadap serangan  phising PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank, anak usaha  PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC  Group akan menggelar webinar bertajuk &amp;ldquo;Hindari Zonk Waspada Penipuan  Berkedok Perbankan!&amp;rdquo;, pada Rabu (15/6/2022). Dalam webinar ini Consumer  Business Group Head MNC Bank, Muhammad Aria Pratama dan Customer  Experience Division Head MNC Bank Diah Pandansari akan berbagi  pengetahuan untuk mencegah dan menghindari penipuan.
Webinar akan diadakan pada pukul 10.00 &amp;ndash; 11.00 WIB. Di pengujung  acara webinar ini akan diadakan sesi tanya jawab dan pembagian Tabungan  Motion bagi peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari pembawa acara.  Tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri Anda di  http://bit.ly/TalksUs15062022
Untuk mengetahui lebih lanjut informasi mengenai MNC Bank hubungi MNC  Bank Call Center di 1500188, akses www.mncbank.co.id serta ikuti akun  resmi media sosial MNC Bank, @officialmncbank di Instagram, MNC Bank di  Facebook dan @MNCBank di Twitter.
Jangan lupa untuk menikmati layanan perbankan digital MNC Bank dengan  mengunduh aplikasi MotionBanking di Google PlayStore dan Apple AppStore  melalui tautan berikut http://onelink.to/q2ss2g.</content:encoded></item></channel></rss>
