<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marak Tawaran Penipuan Jadi Nasabah Prioritas, BCA: Jangan Pernah Kasih Data Pribadi!</title><description>Marak modus penipuan  upgrade menjadi nasabah prioritas di media sosial mengatasnamakan PT Bank Central  Asia Tbk (BBCA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610595/marak-tawaran-penipuan-jadi-nasabah-prioritas-bca-jangan-pernah-kasih-data-pribadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610595/marak-tawaran-penipuan-jadi-nasabah-prioritas-bca-jangan-pernah-kasih-data-pribadi"/><item><title>Marak Tawaran Penipuan Jadi Nasabah Prioritas, BCA: Jangan Pernah Kasih Data Pribadi!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610595/marak-tawaran-penipuan-jadi-nasabah-prioritas-bca-jangan-pernah-kasih-data-pribadi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/13/622/2610595/marak-tawaran-penipuan-jadi-nasabah-prioritas-bca-jangan-pernah-kasih-data-pribadi</guid><pubDate>Senin 13 Juni 2022 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/13/622/2610595/marak-tawaran-penipuan-jadi-nasabah-prioritas-bca-jangan-pernah-kasih-data-pribadi-PdDVroEDn9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hati-Hati penipuan mengatasnamakan BCA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/13/622/2610595/marak-tawaran-penipuan-jadi-nasabah-prioritas-bca-jangan-pernah-kasih-data-pribadi-PdDVroEDn9.jpg</image><title>Hati-Hati penipuan mengatasnamakan BCA (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Marak modus penipuan  upgrade menjadi nasabah prioritas di media sosial mengatasnamakan PT Bank Central  Asia Tbk (BBCA). Bahkan, modus-modus itu terjadi dengan berbagai macam bentuk di media sosial.
Direktur BCA Haryanto T mengatakan kalau modus ini sering menyasar data pribadi nasabah. Dia menyebut biasanya para penipu menghubungi nasabah untuk meminta data pribadi.
BACA JUGA:Kena Penipuan? BCA Jamin Uang Nasabah Kembali 100%

&quot;Ada akun-akun palsu di media sosial yang meminta klik link atau isi formulir sampai ada yang menelepon untuk minta pribadi sebagai alasan upgrade ke nasabah prioritas,&quot; ujarnya di acara BCA Talk, Jakarta, Senin (13/6/2022).
Dia menegaskan kalau BCA tidak pernah meminta data pribadi untuk menjadikan nasabah upgrade prioritas.
BACA JUGA:Hati-Hati Penipuan Upgrage Nasabah BCA ke Prioritas

&quot;Kami mencermati bahwa belakangan ini cybercrime sering terdengar seiring semakin pesatnya perkembangan digital. Salah satu jenis cybercrime yang kerap terjadi adalah penipuan online seperti dengan munculnya iklan di media sosial dan meminta data pribadi Anda seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, dan lain-lain,&quot; jelasnya.
Dia menekankan kalau menjadi nasabah prioritas pun tidak semudah yang diinfokan lewat akun palsu itu. Karena untuk bisa menjadi nasabah prioritas harus menunggu undangan dari pihak BCA dulu.Kemudian,  EVP Individual Customer Business Development BCA Adrianus  Wagimin menambahkan kalau saat ini pihaknya telah memberikan banyak  edukasi untuk nasabah. Dia mengungkapkan BCA telah memasang berbagai  macam sosialisasi modus penipuan di berbagai kanal.
&quot;Semua kanal kita jangkau, kita pasang konten agar dapat mengedukasi  nasabah. Baik itu di media sosial, youtube sampai ke aplikasi pesan,&quot;  ucapnya.
Dia memastikan kalau edukasi yang dibagikan BCA sampai ke semua kalangan nasabah berbagai umur.
Hal ini guna dapat memudahkan semua nasabah mengakses berbagai kanal dengan tepat dan mudah.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Marak modus penipuan  upgrade menjadi nasabah prioritas di media sosial mengatasnamakan PT Bank Central  Asia Tbk (BBCA). Bahkan, modus-modus itu terjadi dengan berbagai macam bentuk di media sosial.
Direktur BCA Haryanto T mengatakan kalau modus ini sering menyasar data pribadi nasabah. Dia menyebut biasanya para penipu menghubungi nasabah untuk meminta data pribadi.
BACA JUGA:Kena Penipuan? BCA Jamin Uang Nasabah Kembali 100%

&quot;Ada akun-akun palsu di media sosial yang meminta klik link atau isi formulir sampai ada yang menelepon untuk minta pribadi sebagai alasan upgrade ke nasabah prioritas,&quot; ujarnya di acara BCA Talk, Jakarta, Senin (13/6/2022).
Dia menegaskan kalau BCA tidak pernah meminta data pribadi untuk menjadikan nasabah upgrade prioritas.
BACA JUGA:Hati-Hati Penipuan Upgrage Nasabah BCA ke Prioritas

&quot;Kami mencermati bahwa belakangan ini cybercrime sering terdengar seiring semakin pesatnya perkembangan digital. Salah satu jenis cybercrime yang kerap terjadi adalah penipuan online seperti dengan munculnya iklan di media sosial dan meminta data pribadi Anda seperti nomor kartu kredit, PIN, OTP, dan lain-lain,&quot; jelasnya.
Dia menekankan kalau menjadi nasabah prioritas pun tidak semudah yang diinfokan lewat akun palsu itu. Karena untuk bisa menjadi nasabah prioritas harus menunggu undangan dari pihak BCA dulu.Kemudian,  EVP Individual Customer Business Development BCA Adrianus  Wagimin menambahkan kalau saat ini pihaknya telah memberikan banyak  edukasi untuk nasabah. Dia mengungkapkan BCA telah memasang berbagai  macam sosialisasi modus penipuan di berbagai kanal.
&quot;Semua kanal kita jangkau, kita pasang konten agar dapat mengedukasi  nasabah. Baik itu di media sosial, youtube sampai ke aplikasi pesan,&quot;  ucapnya.
Dia memastikan kalau edukasi yang dibagikan BCA sampai ke semua kalangan nasabah berbagai umur.
Hal ini guna dapat memudahkan semua nasabah mengakses berbagai kanal dengan tepat dan mudah.</content:encoded></item></channel></rss>
