<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pratama Abadi (PANI) Rights Issue Lepas 13,12 Miliar Saham</title><description>PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) menggelar penambahan modal  dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611294/pratama-abadi-pani-rights-issue-lepas-13-12-miliar-saham</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611294/pratama-abadi-pani-rights-issue-lepas-13-12-miliar-saham"/><item><title>Pratama Abadi (PANI) Rights Issue Lepas 13,12 Miliar Saham</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611294/pratama-abadi-pani-rights-issue-lepas-13-12-miliar-saham</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611294/pratama-abadi-pani-rights-issue-lepas-13-12-miliar-saham</guid><pubDate>Selasa 14 Juni 2022 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/14/278/2611294/pratama-abadi-pani-rights-issue-lepas-13-12-miliar-saham-bWdI3EoAWe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pratama Abadi Nusantara rights issue (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/14/278/2611294/pratama-abadi-pani-rights-issue-lepas-13-12-miliar-saham-bWdI3EoAWe.jpg</image><title>Pratama Abadi Nusantara rights issue (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. PANI akan melepas sebanyak 13,12 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.
BACA JUGA:Berlina (BRNA) Rencana Rights Issue 244,7 Juta Saham 

Disebutkan, jumlah saham yang diterbitkan itu sebanyak-banyaknya 96,97% dari jumlah saham perseroan yang telah di tempat dan disetor penuh setelah penawaran umum terbatas (PUT) I ini. Harga pelaksanaan rights issue akan ditentukan kemudian.
PT Multi Artha Pratama (MAP) sebagai pemegang saham utama perseroan yang memiliki 80% saham dari jumlah modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan telah menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dalam PUT I sebanyak 10,496 miliar HMETD.
BACA JUGA:Bank NOBU Rencanakan Rights Issue 630 Juta Saham

Apabila saham baru yang ditawarkan dalam PUT I ini tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang sertifikat bukti HMETD (SBHMETD), maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan harga pelaksanaan.Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham dari  jumlah yang ditawarkan, maka pembeli siaga akan mengambil atau membeli  seluruh sisa saham dengan harga sebesar harga pelaksanaan. Adapun  pembeli siaganya adalah pemegang saham utama, yaitu MAP. MAP sendiri 50%  sahamnya dipegang oleh PT Agung Sedayu dan 50% sisanya oleh PT Tunas  Mekar Jaya. MAP beralamat di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Perseroan menyebutkan, MAP sebagai pembeli siaga akan membeli seluruh  sisa saham baru yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham pada  harga pelaksanaan. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 10 Agustus  2022 di mana hak yang tidak dilaksanakan sesudah tanggal tersebut tidak  berlaku lagi.
Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan akan  dibulatkan ke bawah (round down), di mana hak atas pecahan saham baru  tersebut akan menjadi milik perseroan dan wajib dijual oleh perseroan  serta hasil penjualannya akan dimasukan ke rekening perseroan.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham  baru yang ditawarkan dalam PUT I ini sesuai HMETD-nya akan mengalami  penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) maksimum sebesar  96,97%. Seluruh dana yang diperoleh PANI dari PUT I ini, setelah  dikurangi dengan biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban perseroan akan  digunakan senilai Rp6,49 triliun untuk investasi dan pengembangan  bisnis, yaitu dengan melakukan penyertaan atas saham baru yang akan  dikeluarkan oleh PT Bangun Kosambi Sukses (BKS), perusahaan terafiliasi  di bidang usaha real estate, sebanyak 51% dari modal yang ditempatkan  dan disetor dalam BKS.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. PANI akan melepas sebanyak 13,12 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.
BACA JUGA:Berlina (BRNA) Rencana Rights Issue 244,7 Juta Saham 

Disebutkan, jumlah saham yang diterbitkan itu sebanyak-banyaknya 96,97% dari jumlah saham perseroan yang telah di tempat dan disetor penuh setelah penawaran umum terbatas (PUT) I ini. Harga pelaksanaan rights issue akan ditentukan kemudian.
PT Multi Artha Pratama (MAP) sebagai pemegang saham utama perseroan yang memiliki 80% saham dari jumlah modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan telah menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dalam PUT I sebanyak 10,496 miliar HMETD.
BACA JUGA:Bank NOBU Rencanakan Rights Issue 630 Juta Saham

Apabila saham baru yang ditawarkan dalam PUT I ini tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang sertifikat bukti HMETD (SBHMETD), maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan harga pelaksanaan.Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham dari  jumlah yang ditawarkan, maka pembeli siaga akan mengambil atau membeli  seluruh sisa saham dengan harga sebesar harga pelaksanaan. Adapun  pembeli siaganya adalah pemegang saham utama, yaitu MAP. MAP sendiri 50%  sahamnya dipegang oleh PT Agung Sedayu dan 50% sisanya oleh PT Tunas  Mekar Jaya. MAP beralamat di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Perseroan menyebutkan, MAP sebagai pembeli siaga akan membeli seluruh  sisa saham baru yang tidak diambil bagian oleh pemegang saham pada  harga pelaksanaan. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 10 Agustus  2022 di mana hak yang tidak dilaksanakan sesudah tanggal tersebut tidak  berlaku lagi.
Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan akan  dibulatkan ke bawah (round down), di mana hak atas pecahan saham baru  tersebut akan menjadi milik perseroan dan wajib dijual oleh perseroan  serta hasil penjualannya akan dimasukan ke rekening perseroan.
Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham  baru yang ditawarkan dalam PUT I ini sesuai HMETD-nya akan mengalami  penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) maksimum sebesar  96,97%. Seluruh dana yang diperoleh PANI dari PUT I ini, setelah  dikurangi dengan biaya-biaya emisi yang menjadi kewajiban perseroan akan  digunakan senilai Rp6,49 triliun untuk investasi dan pengembangan  bisnis, yaitu dengan melakukan penyertaan atas saham baru yang akan  dikeluarkan oleh PT Bangun Kosambi Sukses (BKS), perusahaan terafiliasi  di bidang usaha real estate, sebanyak 51% dari modal yang ditempatkan  dan disetor dalam BKS.</content:encoded></item></channel></rss>
