<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indopoly (IPOL) Pakai 27,7% Laba Bersih untuk Dividen Tunai</title><description>PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar USD2,45 juta atau Rp5,5 per saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611303/indopoly-ipol-pakai-27-7-laba-bersih-untuk-dividen-tunai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611303/indopoly-ipol-pakai-27-7-laba-bersih-untuk-dividen-tunai"/><item><title>Indopoly (IPOL) Pakai 27,7% Laba Bersih untuk Dividen Tunai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611303/indopoly-ipol-pakai-27-7-laba-bersih-untuk-dividen-tunai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/278/2611303/indopoly-ipol-pakai-27-7-laba-bersih-untuk-dividen-tunai</guid><pubDate>Selasa 14 Juni 2022 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/14/278/2611303/indopoly-ipol-pakai-27-7-laba-bersih-untuk-dividen-tunai-1Mp6xZuQ1R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indopoly bagikan dividen (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/14/278/2611303/indopoly-ipol-pakai-27-7-laba-bersih-untuk-dividen-tunai-1Mp6xZuQ1R.jpg</image><title>Indopoly bagikan dividen (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) akan membagikan dividen tunai sebesar USD2,45 juta atau Rp5,5 per saham. Hal ini diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).
Nilai total dividen tersebut sebesar 27,75% dari laba bersih perseroan tahun buku 2021. Adapun jadwal pembagian dividen IPOL adalah cum dividen di pasar reguler dan negosiasi 16 Juni 2022, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi 17 Juni 2022, cum dividen tunai di pasar tuna 20 Juni 2022, ex dividen tunai di pasar tunai 21 Juni 2022, recording date 20 Juni 2022, dan pembayaran dividen tunai 8 Juli 2022.
BACA JUGA:Indopoly (IPOL) Tebar Dividen Rp35,43 Miliar, Cek Jadwalnya!

Sepanjang tahun lalu, IPOL berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 21% menjadi USD239,41 juta dari USD197,89 juta. Pertumbuhan pendapatan turut mengangkat kinerja laba. Hingga akhir 2021, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 12% menjadi USD8,8 juta dari USD7,9 juta.
Dalam memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan berencana menambah menambah mesin baru di Pabrik Suzhou, Tiongkok dan Purwakarta, Indonesia sehingga meningkatkan kapasitas produksi sebesar 65%. Produsen film premium untuk industri flexible packaging untuk mengalokasikan investasi USD87 juta untuk ekspansi tersebut.
Presiden Direktur PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk, Henry Halim pernah bilang, saat ini kapasitas produksi perusahaan 100.000 ton film per tahun, dengan penambahan mesin total kapasitas terpasang meningkat 65% atau menjadi 165.000 ton film per tahunnya. Disampaikannya, perseroan sudah memesan sejumlah mesin untuk peningkatan kapasitas produksi tersebut.Diharapkan kata dia, mesin bisa dipasang pada 2023 dan sudah mulai  beroperasi penuh pada 2024. Dimana instal mesin membutuhkan waktu yang  tidak sebentar. Saat ini kapasitas mesin Biaxially-Oriented  Polypropylene (BOPP) di Suzhou, Tiongkok 25.000 ton per tahun dan akan  naik 40.000 ton menjadi 65.000 ton per tahun. Sementara pabrik di  Purwakarta saat ini berkapasitas 65.000 ton per tahun, dan akan naik  25.000 ton menjadi 90.000 ton per tahun.
&quot;Adapun kapasitas produksi pabrik di Yunnan, Tiongkok tetap tidak ada penambahan yakni 10.000 ton per tahun,&quot; kata dia.
Untuk investasi tersebut, Indopoly menggelontorkan dana USD87 juta yang berasal dari kas internal dan pinjaman bank.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) akan membagikan dividen tunai sebesar USD2,45 juta atau Rp5,5 per saham. Hal ini diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).
Nilai total dividen tersebut sebesar 27,75% dari laba bersih perseroan tahun buku 2021. Adapun jadwal pembagian dividen IPOL adalah cum dividen di pasar reguler dan negosiasi 16 Juni 2022, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi 17 Juni 2022, cum dividen tunai di pasar tuna 20 Juni 2022, ex dividen tunai di pasar tunai 21 Juni 2022, recording date 20 Juni 2022, dan pembayaran dividen tunai 8 Juli 2022.
BACA JUGA:Indopoly (IPOL) Tebar Dividen Rp35,43 Miliar, Cek Jadwalnya!

Sepanjang tahun lalu, IPOL berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 21% menjadi USD239,41 juta dari USD197,89 juta. Pertumbuhan pendapatan turut mengangkat kinerja laba. Hingga akhir 2021, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 12% menjadi USD8,8 juta dari USD7,9 juta.
Dalam memacu pertumbuhan bisnisnya, perseroan berencana menambah menambah mesin baru di Pabrik Suzhou, Tiongkok dan Purwakarta, Indonesia sehingga meningkatkan kapasitas produksi sebesar 65%. Produsen film premium untuk industri flexible packaging untuk mengalokasikan investasi USD87 juta untuk ekspansi tersebut.
Presiden Direktur PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk, Henry Halim pernah bilang, saat ini kapasitas produksi perusahaan 100.000 ton film per tahun, dengan penambahan mesin total kapasitas terpasang meningkat 65% atau menjadi 165.000 ton film per tahunnya. Disampaikannya, perseroan sudah memesan sejumlah mesin untuk peningkatan kapasitas produksi tersebut.Diharapkan kata dia, mesin bisa dipasang pada 2023 dan sudah mulai  beroperasi penuh pada 2024. Dimana instal mesin membutuhkan waktu yang  tidak sebentar. Saat ini kapasitas mesin Biaxially-Oriented  Polypropylene (BOPP) di Suzhou, Tiongkok 25.000 ton per tahun dan akan  naik 40.000 ton menjadi 65.000 ton per tahun. Sementara pabrik di  Purwakarta saat ini berkapasitas 65.000 ton per tahun, dan akan naik  25.000 ton menjadi 90.000 ton per tahun.
&quot;Adapun kapasitas produksi pabrik di Yunnan, Tiongkok tetap tidak ada penambahan yakni 10.000 ton per tahun,&quot; kata dia.
Untuk investasi tersebut, Indopoly menggelontorkan dana USD87 juta yang berasal dari kas internal dan pinjaman bank.</content:encoded></item></channel></rss>
