<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Ekonomi 60 Negara Diprediksi Bakal Ambruk</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa situasi dunia saat ini dalam masa sulit karena ketidakpastian global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/320/2611391/presiden-jokowi-ekonomi-60-negara-diprediksi-bakal-ambruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/320/2611391/presiden-jokowi-ekonomi-60-negara-diprediksi-bakal-ambruk"/><item><title>Presiden Jokowi: Ekonomi 60 Negara Diprediksi Bakal Ambruk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/320/2611391/presiden-jokowi-ekonomi-60-negara-diprediksi-bakal-ambruk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/14/320/2611391/presiden-jokowi-ekonomi-60-negara-diprediksi-bakal-ambruk</guid><pubDate>Selasa 14 Juni 2022 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/14/320/2611391/presiden-jokowi-ekonomi-60-negara-diprediksi-bakal-ambruk-k2mgxh4ox1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/14/320/2611391/presiden-jokowi-ekonomi-60-negara-diprediksi-bakal-ambruk-k2mgxh4ox1.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa situasi dunia saat ini dalam masa sulit karena ketidakpastian global.

Bahkan diproyeksikan sebanyak 60 negara akan runtuh perekenomiannya.

&quot;Bank Dunia, IMF menyampaikan ada kurang lebih 60 negara yang akan ambruk ekonominya, yang 40 diperkirakan pasti,&quot; kata Jokowi dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Presiden Jokowi Akui Sangat Jengkel dengan BUMN, Kenapa?
Orang nomor satu di Indonesia itu juga mengemukakan, saat ini bukan hanya Indonesia saja yang bergelut dnegan pangan, namun keadaan dunia saat ini tengah dihantui oleh ancaman krisis pangan hingga krisis energi.

&quot;Bukan itu saja, ada pula ancaman inflasi yang menjadi momok semua negara, tak terkecuali Indonesia,&quot; jelasnya.
Oleh sebab itu, Presiden meminta semua pihak untuk betul-betul mempersiapkan diri.

Jokowi juga menegaskan, dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan energi, perlu ada persiapan matang.
Terlebih yang berkaitan dengan energi, hampir separuh kebutuhan energi nasional adalah barang impor.

&quot;Kita harus punya kepekaan, sense of crisis, kerja tidak bisa hanya makronya, tapi mikronya, detail harus tau,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa situasi dunia saat ini dalam masa sulit karena ketidakpastian global.

Bahkan diproyeksikan sebanyak 60 negara akan runtuh perekenomiannya.

&quot;Bank Dunia, IMF menyampaikan ada kurang lebih 60 negara yang akan ambruk ekonominya, yang 40 diperkirakan pasti,&quot; kata Jokowi dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Presiden Jokowi Akui Sangat Jengkel dengan BUMN, Kenapa?
Orang nomor satu di Indonesia itu juga mengemukakan, saat ini bukan hanya Indonesia saja yang bergelut dnegan pangan, namun keadaan dunia saat ini tengah dihantui oleh ancaman krisis pangan hingga krisis energi.

&quot;Bukan itu saja, ada pula ancaman inflasi yang menjadi momok semua negara, tak terkecuali Indonesia,&quot; jelasnya.
Oleh sebab itu, Presiden meminta semua pihak untuk betul-betul mempersiapkan diri.

Jokowi juga menegaskan, dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan energi, perlu ada persiapan matang.
Terlebih yang berkaitan dengan energi, hampir separuh kebutuhan energi nasional adalah barang impor.

&quot;Kita harus punya kepekaan, sense of crisis, kerja tidak bisa hanya makronya, tapi mikronya, detail harus tau,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
