<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Detergen Bakal Kena Cukai, Pengusaha Setuju untuk Pelestarian Lingkungan</title><description>Detergen dan beberapa produk seperti BBM hingga ban karet akan dikenakan cukai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611802/detergen-bakal-kena-cukai-pengusaha-setuju-untuk-pelestarian-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611802/detergen-bakal-kena-cukai-pengusaha-setuju-untuk-pelestarian-lingkungan"/><item><title>Detergen Bakal Kena Cukai, Pengusaha Setuju untuk Pelestarian Lingkungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611802/detergen-bakal-kena-cukai-pengusaha-setuju-untuk-pelestarian-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611802/detergen-bakal-kena-cukai-pengusaha-setuju-untuk-pelestarian-lingkungan</guid><pubDate>Rabu 15 Juni 2022 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/15/320/2611802/detergen-bakal-kena-cukai-pengusaha-setuju-untuk-pelestarian-lingkungan-6rvWN0N0BH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Detergen bakal dikenakan cukai (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/15/320/2611802/detergen-bakal-kena-cukai-pengusaha-setuju-untuk-pelestarian-lingkungan-6rvWN0N0BH.jpg</image><title>Detergen bakal dikenakan cukai (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Detergen dan beberapa produk seperti BBM hingga ban karet akan dikenakan cukai. Pengenaan cukai dalam rangka mengurangi tingkat konsumsi masyarakat.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi menilai, bagi negara-negara dengan klasifikasi low middle income termasuk Indonesia, penerimaan dari cukai merupakan salah satu penerimaan pajak yang berkontribusi efektif dibandingkan sektor lainnya.
BACA JUGA:BBM dan Detergen Bakal Kena Cukai, Berdampak ke Nelayan?

Selama ini pertumbuhan penerimaan cukai di Indonesia didukung oleh tembakau sekitar 20% dan Etil alkohol sebesar 226%.
&quot;Di beberapa negara penerimaan sektor cukai memang berkontribusi sangat besar terhadap penerimaan, dan Indonesia termasuk yang paling rendah bila dibandingkan negara lain. Dan Indonesia termasuk negara yang paling sedikit memiliki obyek cukai,&quot; ujar Diana saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (15/6/2022).
BACA JUGA:BBM hingga Detergen Bakal Kena Cukai, Siap-Siap Harganya Naik?

Selain itu, menurut Diana, cukai juga disinyalir akan lebih meningkatkan awareness bagi masyarakat terhadap pola konsumsi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Berdasarkan data, lanjutnya, hal ini pernah pemerintah lakukan saat pembatasan kantong plastik. Setelah dikenakan cukai maka konsumsinya turun hingga 50%.Baginya, isu mengenai keterbatasan bahan baku dan lingkungan hidup  juga menjadi faktor untuk lebih &amp;ldquo;memaksa&amp;rdquo; masyarakat berlaku hemat.
&quot;Dalam konteks ini kita mendukung untuk mengedukasi masyarakat berlaku bijak dalam melakukan konsumsi,&quot; tutur Diana.
KADIN berharap kenaikan cukai ini semata-mata tidak hanya untuk  mengejar target penerimaan negara saja, lebih dari itu bagaimana  nantinya penerimaan cukai yang didapat digunakan untuk dapat  meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pelestarian  lingkungan.
&quot;Dan yang lebih penting lagi wacana ini diberlakukan dengan tetap  memerhatikan kemampuan dan aspirasi masyarakat. Sehingga tidak  menimbulkan gejolak di masyarakat yang akan mengganggu agenda pemulihan  ekonomi yang sedang berjalan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Detergen dan beberapa produk seperti BBM hingga ban karet akan dikenakan cukai. Pengenaan cukai dalam rangka mengurangi tingkat konsumsi masyarakat.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi menilai, bagi negara-negara dengan klasifikasi low middle income termasuk Indonesia, penerimaan dari cukai merupakan salah satu penerimaan pajak yang berkontribusi efektif dibandingkan sektor lainnya.
BACA JUGA:BBM dan Detergen Bakal Kena Cukai, Berdampak ke Nelayan?

Selama ini pertumbuhan penerimaan cukai di Indonesia didukung oleh tembakau sekitar 20% dan Etil alkohol sebesar 226%.
&quot;Di beberapa negara penerimaan sektor cukai memang berkontribusi sangat besar terhadap penerimaan, dan Indonesia termasuk yang paling rendah bila dibandingkan negara lain. Dan Indonesia termasuk negara yang paling sedikit memiliki obyek cukai,&quot; ujar Diana saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (15/6/2022).
BACA JUGA:BBM hingga Detergen Bakal Kena Cukai, Siap-Siap Harganya Naik?

Selain itu, menurut Diana, cukai juga disinyalir akan lebih meningkatkan awareness bagi masyarakat terhadap pola konsumsi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Berdasarkan data, lanjutnya, hal ini pernah pemerintah lakukan saat pembatasan kantong plastik. Setelah dikenakan cukai maka konsumsinya turun hingga 50%.Baginya, isu mengenai keterbatasan bahan baku dan lingkungan hidup  juga menjadi faktor untuk lebih &amp;ldquo;memaksa&amp;rdquo; masyarakat berlaku hemat.
&quot;Dalam konteks ini kita mendukung untuk mengedukasi masyarakat berlaku bijak dalam melakukan konsumsi,&quot; tutur Diana.
KADIN berharap kenaikan cukai ini semata-mata tidak hanya untuk  mengejar target penerimaan negara saja, lebih dari itu bagaimana  nantinya penerimaan cukai yang didapat digunakan untuk dapat  meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pelestarian  lingkungan.
&quot;Dan yang lebih penting lagi wacana ini diberlakukan dengan tetap  memerhatikan kemampuan dan aspirasi masyarakat. Sehingga tidak  menimbulkan gejolak di masyarakat yang akan mengganggu agenda pemulihan  ekonomi yang sedang berjalan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
