<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zulkifli Hasan Jadi Mendag, Minyak Goreng hingga Ekspor CPO Jadi PR</title><description>Zulkifli Hasan resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Perdagangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611994/zulkifli-hasan-jadi-mendag-minyak-goreng-hingga-ekspor-cpo-jadi-pr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611994/zulkifli-hasan-jadi-mendag-minyak-goreng-hingga-ekspor-cpo-jadi-pr"/><item><title>Zulkifli Hasan Jadi Mendag, Minyak Goreng hingga Ekspor CPO Jadi PR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611994/zulkifli-hasan-jadi-mendag-minyak-goreng-hingga-ekspor-cpo-jadi-pr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2611994/zulkifli-hasan-jadi-mendag-minyak-goreng-hingga-ekspor-cpo-jadi-pr</guid><pubDate>Rabu 15 Juni 2022 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/15/320/2611994/zulkifli-hasan-jadi-mendag-minyak-goreng-hingga-ekspor-cpo-jadi-pr-NBFIs7JN11.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zulkifli Hasan jadi Mendag (Foto: Youtube)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/15/320/2611994/zulkifli-hasan-jadi-mendag-minyak-goreng-hingga-ekspor-cpo-jadi-pr-NBFIs7JN11.jpg</image><title>Zulkifli Hasan jadi Mendag (Foto: Youtube)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Zulkifli Hasan resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Perdagangan. Reshuffle Menteri Perdagangan dalam Kabinet Indonesia Maju tersebut dilakukan hari ini, Rabu (15/6/2022).
Direktur of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira membeberkan sejumlah catatan kinerja Muhammad Lutfi saat menjadi Menteri Perdagangan selama dua tahun berjalan.
BACA JUGA:Resmi Jabat Mendag, Zulkifli Hasan Punya Harta Kekayaan Rp32 Miliar

Bhima menyebutkan, saat Lutfi menjabat, kinerja neraca perdagangan dinilai kurang. Menurut dia, sejatinya kinerja neraca perdagangan mencatat surplus hanya saja masih didominasi oleh faktor eksternal yakni &quot;boom&quot; harga komoditas dan bukan kinerja ekspor manufaktur yang bernilai tambah.
BACA JUGA:Jadi Mendag, Zulkifli Hasan Kembali Masuk Jajaran Kabinet

Kemudian, Bhima mencermati, sejak tahun 2021 harga minyak goreng terus melambung hingga menimbulkan jeritan masyarakat kelas bawah karena terbebani dengan harga yang ramah di kantong.
&quot;Selama kepemimpinannya dia tidak mampu mengendalikan harga minyak goreng dan tunduk pada kekuatan perusahaan yang mengendalikan pasar meski sudah bereksperimen dengan aneka kebijakan. Pelarangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) juga tidak efektif bahkan berujung pada jatuhnya harga Tandan Buah Sawit (TBS) di level petani,&quot; ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (15/6/2022).Lalu berikutnya adalah pengawasan internal lemah.  Direktur CELIOS  itu menjelaskan, menyusul tertangkapnya Dirjen Perdagangan Luar Negeri  terkait izin ekspor CPO membuat integritas Kementerian Perdagangan  dipertanyakan.
Oleh sebab itu, Bhima berharap siapa pun sosok menteri penggantinya,  diharapkan bisa menyelesaikan masalah rantai distribusi pangan khususnya  minyak goreng.
&quot;Yang tak kalah penting lainnya adalah mau melakukan pembersihan di  internal Kementerian Perdagangan khususnya pejabat yang menangani izin  ekspor impor pangan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Zulkifli Hasan resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Perdagangan. Reshuffle Menteri Perdagangan dalam Kabinet Indonesia Maju tersebut dilakukan hari ini, Rabu (15/6/2022).
Direktur of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira membeberkan sejumlah catatan kinerja Muhammad Lutfi saat menjadi Menteri Perdagangan selama dua tahun berjalan.
BACA JUGA:Resmi Jabat Mendag, Zulkifli Hasan Punya Harta Kekayaan Rp32 Miliar

Bhima menyebutkan, saat Lutfi menjabat, kinerja neraca perdagangan dinilai kurang. Menurut dia, sejatinya kinerja neraca perdagangan mencatat surplus hanya saja masih didominasi oleh faktor eksternal yakni &quot;boom&quot; harga komoditas dan bukan kinerja ekspor manufaktur yang bernilai tambah.
BACA JUGA:Jadi Mendag, Zulkifli Hasan Kembali Masuk Jajaran Kabinet

Kemudian, Bhima mencermati, sejak tahun 2021 harga minyak goreng terus melambung hingga menimbulkan jeritan masyarakat kelas bawah karena terbebani dengan harga yang ramah di kantong.
&quot;Selama kepemimpinannya dia tidak mampu mengendalikan harga minyak goreng dan tunduk pada kekuatan perusahaan yang mengendalikan pasar meski sudah bereksperimen dengan aneka kebijakan. Pelarangan ekspor Crude Palm Oil (CPO) juga tidak efektif bahkan berujung pada jatuhnya harga Tandan Buah Sawit (TBS) di level petani,&quot; ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (15/6/2022).Lalu berikutnya adalah pengawasan internal lemah.  Direktur CELIOS  itu menjelaskan, menyusul tertangkapnya Dirjen Perdagangan Luar Negeri  terkait izin ekspor CPO membuat integritas Kementerian Perdagangan  dipertanyakan.
Oleh sebab itu, Bhima berharap siapa pun sosok menteri penggantinya,  diharapkan bisa menyelesaikan masalah rantai distribusi pangan khususnya  minyak goreng.
&quot;Yang tak kalah penting lainnya adalah mau melakukan pembersihan di  internal Kementerian Perdagangan khususnya pejabat yang menangani izin  ekspor impor pangan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
