<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiket Candi Borobudur Rp750.000 Dibatalkan, Luhut: Biaya Masuk Rp50 Ribu Masih Ya!</title><description>Tarif naik candi Borobudur sebesar Rp750.000 dibatalkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2612047/tiket-candi-borobudur-rp750-000-dibatalkan-luhut-biaya-masuk-rp50-ribu-masih-ya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2612047/tiket-candi-borobudur-rp750-000-dibatalkan-luhut-biaya-masuk-rp50-ribu-masih-ya"/><item><title>Tiket Candi Borobudur Rp750.000 Dibatalkan, Luhut: Biaya Masuk Rp50 Ribu Masih Ya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2612047/tiket-candi-borobudur-rp750-000-dibatalkan-luhut-biaya-masuk-rp50-ribu-masih-ya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/320/2612047/tiket-candi-borobudur-rp750-000-dibatalkan-luhut-biaya-masuk-rp50-ribu-masih-ya</guid><pubDate>Rabu 15 Juni 2022 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/15/320/2612047/tiket-candi-borobudur-rp750-000-dibatalkan-luhut-biaya-masuk-rp50-ribu-masih-ya-VIE19wtgC4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tiket naik candi borobudur Rp750 ribu dibatalkan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/15/320/2612047/tiket-candi-borobudur-rp750-000-dibatalkan-luhut-biaya-masuk-rp50-ribu-masih-ya-VIE19wtgC4.jpg</image><title>Tiket naik candi borobudur Rp750 ribu dibatalkan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;Tarif naik candi Borobudur sebesar Rp750.000 dibatalkan. Hal ini diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) tentang sektor pariwisata pada Selasa (14/6/2022) kemarin.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyebut dengan pembatalan tersebut, tarif masuk Candi Borobudur untuk wisatawan lokal dan mancanegara tetap mengacu dengan harga lama.
BACA JUGA:Sandiaga: Pembatalan Tarif Rp750 Ribu Naik ke Atas Candi Borobudur Diharapkan Bangkitkan UMKM dan Ciptakan Lapangan Kerja

&quot;Soal biaya masuk itu kan Rp 50.000 rupiah masih ya,&quot; ungkap Luhut saat ditemui wartawan di kantor BPKP, Rabu (15/7/2022).
Luhut enggan menjelaskan alasan pembatalan tarif masuk candi yang pernah menjadi monumen keagamaan dan merepresentasikan Dinasti Syailendra ini. Menurutnya, pengumuman akan disampaikan nantinya.
BACA JUGA:Jokowi Batalkan Tiket Naik Borobudur Rp750.000, Sandiaga Uno: UMKM Bangkit, Lapangan Kerja Tercipta

Usai pembatalan itu, lanjut Luhut, pemerintah hanya akan membatasi kuota masuk, yakni 1.200 orang per hari dengan mewajibkan pengunjung untuk mendaftar secara daring (online) terlebih dahulu.
&quot;Borobudur itu sudah diputuskan lah nanti diumumkan. Yang jelas kuota 1.200 tuh akan kita pegang, dan 25% pelajar akan kita pegang,&quot; ungkapnya.
Sebelumnya pemerintah berencana menaikkan tarif masuk candi menjadi  Rp750.000 per orang untuk wisatawan lokal. Sementara turus asing senilai  USD100. Tapi, kenaikan harga tiket terpaksa ditunda setelah derasnya  kritik dari masyarakat.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga  Salahuddin Uno mengatakan bahwa pemerintah menunda menaikkan harga tiket  masuk ke area stupa Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah ini, masih  perlu mengkaji ulang dengan melibatkan berbagai pihak.
Menurut Sandiaga, kajian harga tiket Candi Borobudur melibatkan  berbagai pihak termasuk dari Taman Wisata dan Balai Konservasi  Borobudur. Kajian itu nanti akan menentukan berapa besaran tiket naik ke  atas Candi.
&quot;Kami akan melibatkan semua pihak. Kenapa? Karena kita ingin  keputusan nanti berpihak kepada, pertama konservasi menjaga  kelangsungan, dan juga menjaga kelestarian dari Candi Borobudur.  Berpihak kepada rakyat khususnya perekonomian yang baru menggeliat di  sekitar kawasan Borobudur,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;Tarif naik candi Borobudur sebesar Rp750.000 dibatalkan. Hal ini diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) tentang sektor pariwisata pada Selasa (14/6/2022) kemarin.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyebut dengan pembatalan tersebut, tarif masuk Candi Borobudur untuk wisatawan lokal dan mancanegara tetap mengacu dengan harga lama.
BACA JUGA:Sandiaga: Pembatalan Tarif Rp750 Ribu Naik ke Atas Candi Borobudur Diharapkan Bangkitkan UMKM dan Ciptakan Lapangan Kerja

&quot;Soal biaya masuk itu kan Rp 50.000 rupiah masih ya,&quot; ungkap Luhut saat ditemui wartawan di kantor BPKP, Rabu (15/7/2022).
Luhut enggan menjelaskan alasan pembatalan tarif masuk candi yang pernah menjadi monumen keagamaan dan merepresentasikan Dinasti Syailendra ini. Menurutnya, pengumuman akan disampaikan nantinya.
BACA JUGA:Jokowi Batalkan Tiket Naik Borobudur Rp750.000, Sandiaga Uno: UMKM Bangkit, Lapangan Kerja Tercipta

Usai pembatalan itu, lanjut Luhut, pemerintah hanya akan membatasi kuota masuk, yakni 1.200 orang per hari dengan mewajibkan pengunjung untuk mendaftar secara daring (online) terlebih dahulu.
&quot;Borobudur itu sudah diputuskan lah nanti diumumkan. Yang jelas kuota 1.200 tuh akan kita pegang, dan 25% pelajar akan kita pegang,&quot; ungkapnya.
Sebelumnya pemerintah berencana menaikkan tarif masuk candi menjadi  Rp750.000 per orang untuk wisatawan lokal. Sementara turus asing senilai  USD100. Tapi, kenaikan harga tiket terpaksa ditunda setelah derasnya  kritik dari masyarakat.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga  Salahuddin Uno mengatakan bahwa pemerintah menunda menaikkan harga tiket  masuk ke area stupa Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah ini, masih  perlu mengkaji ulang dengan melibatkan berbagai pihak.
Menurut Sandiaga, kajian harga tiket Candi Borobudur melibatkan  berbagai pihak termasuk dari Taman Wisata dan Balai Konservasi  Borobudur. Kajian itu nanti akan menentukan berapa besaran tiket naik ke  atas Candi.
&quot;Kami akan melibatkan semua pihak. Kenapa? Karena kita ingin  keputusan nanti berpihak kepada, pertama konservasi menjaga  kelangsungan, dan juga menjaga kelestarian dari Candi Borobudur.  Berpihak kepada rakyat khususnya perekonomian yang baru menggeliat di  sekitar kawasan Borobudur,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
