<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Habiskan Rp2,26 Triliun, Pembangunan Bendungan Bolango Ulu Ditargetkan Selesai 2024</title><description>Pembangunan bendungan Bolango Ulu Gorontalo ditargetkan selesai pembangunannya pada tahun 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/470/2611747/habiskan-rp2-26-triliun-pembangunan-bendungan-bolango-ulu-ditargetkan-selesai-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/470/2611747/habiskan-rp2-26-triliun-pembangunan-bendungan-bolango-ulu-ditargetkan-selesai-2024"/><item><title>Habiskan Rp2,26 Triliun, Pembangunan Bendungan Bolango Ulu Ditargetkan Selesai 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/470/2611747/habiskan-rp2-26-triliun-pembangunan-bendungan-bolango-ulu-ditargetkan-selesai-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/15/470/2611747/habiskan-rp2-26-triliun-pembangunan-bendungan-bolango-ulu-ditargetkan-selesai-2024</guid><pubDate>Rabu 15 Juni 2022 08:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/15/470/2611747/habiskan-rp2-26-triliun-pembangunan-bendungan-bolango-ulu-ditargetkan-selesai-2024-0InBYWTsrE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan bendungan Gorontalo ditargetkan selesai 2024 (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/15/470/2611747/habiskan-rp2-26-triliun-pembangunan-bendungan-bolango-ulu-ditargetkan-selesai-2024-0InBYWTsrE.jpg</image><title>Pembangunan bendungan Gorontalo ditargetkan selesai 2024 (Foto: PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan bendungan Bolango Ulu di Desa Tuloa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo ditargetkan selesai pembangunannya pada tahun 2024.
Menteri Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini sendiri proses pembangunan bendungan tersebut hingga Juni sudah 10,24%. Adapun total anggaran yang diperlukan adalah Rp2,265 triliun.
BACA JUGA:Bendungan Way Apu Ditargetkan Selesai 2024 dan Siap Melistriki 8.750 Rumah

&quot;Bendungan dan jaringan irigasinya dibangun dengan biaya besar. Oleh karena itu pastikan kualitas pekerjaannya baik sehingga dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk mengairi sawah - sawah milik petani,&quot; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Selasa (15/6/2022).
BACA JUGA:6 Tempat Wisata Dekat Sungai Aare Swiss, Lokasi Hilangnya Eril hingga Ditemukan Syahid di Bendungan

Bendungan Bolango Ulu merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak 2019 dengan daya tampung 84,10 juta m3. Kehadiran bendungan tersebut diharapkan dapat memenuhi areal irigasi untuk Daerah Irigasi (DI) Lomaya, DI Alale, dan DI Pilohayanga sehingga akan meningkatkan intensitas tanam pola padi-padi-palawija.
Bendungan ini merupakan tipe urugan batu inti tegak dengan luas genangan 614,72 ha yang dapat dimanfaatkan sebagai tampungan air pengendali banjir wilayah hilir Sungai Bolango.Sumber air yang berasal dari DAS Bolango seluas 243,19 km2 akan  dikendalikan oleh bendungan, khususnya pada musim hujan dengan  mengurangi debit banjir sebesar 414 m3/detik.
Bendungan ini juga memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku,  khususnya pada musim kemarau dengan kapasitas sebesar 2.200 liter/detik  untuk Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo serta potensi  sebagai sumber tenaga listrik sebesar 4,90 MW.
Pembangunan Bendungan Bolango Ulu di bawah tanggung jawab Balai  Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Direktorat Jenderal (Ditjen)  Sumber Daya Air yang dikerjakan dalam dua paket konstruksi. Paket I  dilaksanakan oleh kontraktor PT. Hutama Karya - PT. Basuki Rahmanta  Putra, PT Bina Nusa Lestari (KSO) yang fokus pada pekerjaan bendungan  utama dan jalan akses.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan bendungan Bolango Ulu di Desa Tuloa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo ditargetkan selesai pembangunannya pada tahun 2024.
Menteri Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini sendiri proses pembangunan bendungan tersebut hingga Juni sudah 10,24%. Adapun total anggaran yang diperlukan adalah Rp2,265 triliun.
BACA JUGA:Bendungan Way Apu Ditargetkan Selesai 2024 dan Siap Melistriki 8.750 Rumah

&quot;Bendungan dan jaringan irigasinya dibangun dengan biaya besar. Oleh karena itu pastikan kualitas pekerjaannya baik sehingga dapat segera dimanfaatkan secara optimal untuk mengairi sawah - sawah milik petani,&quot; ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Selasa (15/6/2022).
BACA JUGA:6 Tempat Wisata Dekat Sungai Aare Swiss, Lokasi Hilangnya Eril hingga Ditemukan Syahid di Bendungan

Bendungan Bolango Ulu merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak 2019 dengan daya tampung 84,10 juta m3. Kehadiran bendungan tersebut diharapkan dapat memenuhi areal irigasi untuk Daerah Irigasi (DI) Lomaya, DI Alale, dan DI Pilohayanga sehingga akan meningkatkan intensitas tanam pola padi-padi-palawija.
Bendungan ini merupakan tipe urugan batu inti tegak dengan luas genangan 614,72 ha yang dapat dimanfaatkan sebagai tampungan air pengendali banjir wilayah hilir Sungai Bolango.Sumber air yang berasal dari DAS Bolango seluas 243,19 km2 akan  dikendalikan oleh bendungan, khususnya pada musim hujan dengan  mengurangi debit banjir sebesar 414 m3/detik.
Bendungan ini juga memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku,  khususnya pada musim kemarau dengan kapasitas sebesar 2.200 liter/detik  untuk Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo serta potensi  sebagai sumber tenaga listrik sebesar 4,90 MW.
Pembangunan Bendungan Bolango Ulu di bawah tanggung jawab Balai  Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Direktorat Jenderal (Ditjen)  Sumber Daya Air yang dikerjakan dalam dua paket konstruksi. Paket I  dilaksanakan oleh kontraktor PT. Hutama Karya - PT. Basuki Rahmanta  Putra, PT Bina Nusa Lestari (KSO) yang fokus pada pekerjaan bendungan  utama dan jalan akses.</content:encoded></item></channel></rss>
