<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Sebut Tak Ada Mafia Minyak Goreng, KPPU: Tunggu Hasil Penyelidikan</title><description>Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan tidak ada mafia minyak goreng yang mengakibatkan harga melambung tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/20/320/2615040/mendag-sebut-tak-ada-mafia-minyak-goreng-kppu-tunggu-hasil-penyelidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/20/320/2615040/mendag-sebut-tak-ada-mafia-minyak-goreng-kppu-tunggu-hasil-penyelidikan"/><item><title>Mendag Sebut Tak Ada Mafia Minyak Goreng, KPPU: Tunggu Hasil Penyelidikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/20/320/2615040/mendag-sebut-tak-ada-mafia-minyak-goreng-kppu-tunggu-hasil-penyelidikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/20/320/2615040/mendag-sebut-tak-ada-mafia-minyak-goreng-kppu-tunggu-hasil-penyelidikan</guid><pubDate>Senin 20 Juni 2022 20:41 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/20/320/2615040/mendag-sebut-tak-ada-mafia-minyak-goreng-kppu-tunggu-hasil-penyelidikan-Ein5tNADn7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag sebut tak ada mafia minyak goreng (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/20/320/2615040/mendag-sebut-tak-ada-mafia-minyak-goreng-kppu-tunggu-hasil-penyelidikan-Ein5tNADn7.jpg</image><title>Mendag sebut tak ada mafia minyak goreng (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan tidak ada mafia minyak goreng yang mengakibatkan harga melambung tinggi. Perkara mafia minyak goreng saat ini tengah diselidiki oleh KPPU.
BACA JUGA:Tahu Penyebab Masalah Minyak Goreng Mahal, Mendag: Sebulan Beres!

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU Deswin Nur mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses penyelidikan terkait mafia minyak goreng. Mengenai hasil, ia menyebut akan diumumkan bulan depan.
&quot;Kami tidak bisa berkomentar soal pernyataan pak Menteri. Kita tunggu temuan hasil penyelidikan KPPU bulan depan ya,&quot; ujarnya singkat kepada MNC Portal Indonesia, Senin (20/6/2022).
BACA JUGA:Mendag Sebut Masalah Minyak Goreng Bukan karena Mafia

Sebelumnya, Zulhas menjelaskan bahwa adanya kenaikan harga minyak goreng dikarenakan keterlambatan dalam mengantisipasi penjualan minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang dijual berlebihan.&quot;Ini kan ada kenaikan harga booming, teman-teman yang punya CPO  langsung jual cari untung cepat. Ada keterlambatan kita mengantisipasi.  Kemudian DMO dilonggarkan akhirnya pabrik-pabrik kurang CPO nya  terlambat,&quot; kata Zulhas di Istana Kepresidenan Jakarta.
Meski begitu, Zulhas menegaskan bahwa dirinya telah mengetahui  permasalahan mengenai minyak goreng. Dan akan segera menyelesaikan dalam  satu hingga dua bulan ke depan.
&quot;Saya sudah tahu, sudah sekarang mengapa minyak di pasar mahal itu  saya sudah tahu sebab-sebabnya sudah kita perbaiki sudah ada jalan  keluarnya Sebulan -dua bulan beres Insha Allah,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan tidak ada mafia minyak goreng yang mengakibatkan harga melambung tinggi. Perkara mafia minyak goreng saat ini tengah diselidiki oleh KPPU.
BACA JUGA:Tahu Penyebab Masalah Minyak Goreng Mahal, Mendag: Sebulan Beres!

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU Deswin Nur mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan proses penyelidikan terkait mafia minyak goreng. Mengenai hasil, ia menyebut akan diumumkan bulan depan.
&quot;Kami tidak bisa berkomentar soal pernyataan pak Menteri. Kita tunggu temuan hasil penyelidikan KPPU bulan depan ya,&quot; ujarnya singkat kepada MNC Portal Indonesia, Senin (20/6/2022).
BACA JUGA:Mendag Sebut Masalah Minyak Goreng Bukan karena Mafia

Sebelumnya, Zulhas menjelaskan bahwa adanya kenaikan harga minyak goreng dikarenakan keterlambatan dalam mengantisipasi penjualan minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang dijual berlebihan.&quot;Ini kan ada kenaikan harga booming, teman-teman yang punya CPO  langsung jual cari untung cepat. Ada keterlambatan kita mengantisipasi.  Kemudian DMO dilonggarkan akhirnya pabrik-pabrik kurang CPO nya  terlambat,&quot; kata Zulhas di Istana Kepresidenan Jakarta.
Meski begitu, Zulhas menegaskan bahwa dirinya telah mengetahui  permasalahan mengenai minyak goreng. Dan akan segera menyelesaikan dalam  satu hingga dua bulan ke depan.
&quot;Saya sudah tahu, sudah sekarang mengapa minyak di pasar mahal itu  saya sudah tahu sebab-sebabnya sudah kita perbaiki sudah ada jalan  keluarnya Sebulan -dua bulan beres Insha Allah,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
