<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap Ada Sensus Penduduk 2020 Lanjutan pada 2022</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan Sensus Penduduk (SP2020)  lanjutan (long form SP2020) terhadap 4,29 juta sampel rumah tangga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/21/320/2615676/siap-siap-ada-sensus-penduduk-2020-lanjutan-pada-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/21/320/2615676/siap-siap-ada-sensus-penduduk-2020-lanjutan-pada-2022"/><item><title>Siap-Siap Ada Sensus Penduduk 2020 Lanjutan pada 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/21/320/2615676/siap-siap-ada-sensus-penduduk-2020-lanjutan-pada-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/21/320/2615676/siap-siap-ada-sensus-penduduk-2020-lanjutan-pada-2022</guid><pubDate>Selasa 21 Juni 2022 20:03 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/21/320/2615676/siap-siap-ada-sensus-penduduk-2020-lanjutan-pada-2022-4KzieDcGBB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS akan lakukan sensus penduduk (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/21/320/2615676/siap-siap-ada-sensus-penduduk-2020-lanjutan-pada-2022-4KzieDcGBB.jpg</image><title>BPS akan lakukan sensus penduduk (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan Sensus Penduduk (SP2020) lanjutan (long form SP2020) terhadap 4,29 juta sampel rumah tangga. Adapun variabel sensus lanjutan ini lebih banyak dari sensus penduduk yang telah dilakukan pada 2020 lalu.
&quot;Sampelnya besar, jadi estimasinya akan sampai ke level kabupaten/kota,&quot; kata Kepala BPS Margo Yuwono Selasa, (21/6/2022).
Wilayah pendataan SP2020 Lanjutan dibagi menjadi menjadi dua kelompok yaitu 246 kabupaten/kota wilayah Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dan 268 kabupaten/kota wilayah Paper and Pencil Interviewing (PAPI).
BACA JUGA:Jangan Lupa! PNS Wajib Ikut Sensus Penduduk

Baik pada wilayah CAPI maupun PAPI, pendataan dilakukan dengan wawancara langsung terhadap responden. Namun, apabila responden menolak atau tidak dapat diwawancarai secara langsung dan telah dilakukan kunjungan oleh petugas sebanyak tiga kali, maka responden didata menggunakan moda Computer Assisted Telephone Interviewing (CATI), yaitu wawancara menggunakan telepon oleh petugas yang telah dilatih.
Jika pendataan melalui CATI sudah diupayakan untuk dihubungi sebanyak lima kali, responden menolak didata atau nomor tidak terhubung, maka rumah tangga tersebut dikirim link Computer Aided Web Interviewing (CAWI) untuk pengisian secara mandiri.
BACA JUGA: Begini Sensus Penduduk dan Pembayaran Pajak di Masa Kerajaan Majapahit 

BPS menurunkan 78.255 petugas, yang terdiri dari 50.029 bertugas di wilayah CAPI dan 28.226 bertugas di wilayah PAPI. &quot;Jumlah sampel yang besar (4,29 juta rumah tangga) sebanding dengan Relative Standard Error (RSE) yang kecil,&quot; ujar Margo.
Margo menyebutkan variabel yang akan disurvei yaitu karakteristik penduduk, migrasi, pendidikan dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, fertilitas, mortalitas, dan perumahan.
&quot;Semuanya merupakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk menghasilkan indikator SDGs dan RPJMN di bidang kependudukan,&quot; ucap dia.Secara rinci, nantinya akan terdapat 42 83 pertanyaan untuk parameter  demografi, 18 pertanyaan untuk indikator SDGs dan RPJMN terkait migrasi  atau mobilitas, empat pertanyaan untuk pendidikan dan komunikasi, serta  lima pertanyaan terkait ketenagakerjaan.
Dia menjelaskan setidaknya terdapat beberapa tujuan diadakannya  sensus penduduk lanjutan pada tahun depan, yakni untuk memperkirakan  jumlah, distribusi dan komposisi penduduk, serta memperoleh data untuk  penghitungan parameter demografi.
Tujuan khususnya adalah sebagai sumber data dari indikator angka  kematian ibu, memperbarui data yang akan digunakan dalam penghitungan  proyeksi penduduk, menyediakan data karakteristik penduduk dan  perumahan, serta menjadi sumber data dari indikator kependudukan untuk  SDGs yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain.
SP2020 Lanjutan ini yang persiapannya sudah dilaksanakan pada  Januari-April 2022, yang kemudian berjalan pada pada Mei-Juni 2022,  sementara evaluasi dan pengolahan data dilakukan pada Juli-November  2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan Sensus Penduduk (SP2020) lanjutan (long form SP2020) terhadap 4,29 juta sampel rumah tangga. Adapun variabel sensus lanjutan ini lebih banyak dari sensus penduduk yang telah dilakukan pada 2020 lalu.
&quot;Sampelnya besar, jadi estimasinya akan sampai ke level kabupaten/kota,&quot; kata Kepala BPS Margo Yuwono Selasa, (21/6/2022).
Wilayah pendataan SP2020 Lanjutan dibagi menjadi menjadi dua kelompok yaitu 246 kabupaten/kota wilayah Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dan 268 kabupaten/kota wilayah Paper and Pencil Interviewing (PAPI).
BACA JUGA:Jangan Lupa! PNS Wajib Ikut Sensus Penduduk

Baik pada wilayah CAPI maupun PAPI, pendataan dilakukan dengan wawancara langsung terhadap responden. Namun, apabila responden menolak atau tidak dapat diwawancarai secara langsung dan telah dilakukan kunjungan oleh petugas sebanyak tiga kali, maka responden didata menggunakan moda Computer Assisted Telephone Interviewing (CATI), yaitu wawancara menggunakan telepon oleh petugas yang telah dilatih.
Jika pendataan melalui CATI sudah diupayakan untuk dihubungi sebanyak lima kali, responden menolak didata atau nomor tidak terhubung, maka rumah tangga tersebut dikirim link Computer Aided Web Interviewing (CAWI) untuk pengisian secara mandiri.
BACA JUGA: Begini Sensus Penduduk dan Pembayaran Pajak di Masa Kerajaan Majapahit 

BPS menurunkan 78.255 petugas, yang terdiri dari 50.029 bertugas di wilayah CAPI dan 28.226 bertugas di wilayah PAPI. &quot;Jumlah sampel yang besar (4,29 juta rumah tangga) sebanding dengan Relative Standard Error (RSE) yang kecil,&quot; ujar Margo.
Margo menyebutkan variabel yang akan disurvei yaitu karakteristik penduduk, migrasi, pendidikan dan komunikasi, disabilitas, ketenagakerjaan, fertilitas, mortalitas, dan perumahan.
&quot;Semuanya merupakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk menghasilkan indikator SDGs dan RPJMN di bidang kependudukan,&quot; ucap dia.Secara rinci, nantinya akan terdapat 42 83 pertanyaan untuk parameter  demografi, 18 pertanyaan untuk indikator SDGs dan RPJMN terkait migrasi  atau mobilitas, empat pertanyaan untuk pendidikan dan komunikasi, serta  lima pertanyaan terkait ketenagakerjaan.
Dia menjelaskan setidaknya terdapat beberapa tujuan diadakannya  sensus penduduk lanjutan pada tahun depan, yakni untuk memperkirakan  jumlah, distribusi dan komposisi penduduk, serta memperoleh data untuk  penghitungan parameter demografi.
Tujuan khususnya adalah sebagai sumber data dari indikator angka  kematian ibu, memperbarui data yang akan digunakan dalam penghitungan  proyeksi penduduk, menyediakan data karakteristik penduduk dan  perumahan, serta menjadi sumber data dari indikator kependudukan untuk  SDGs yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain.
SP2020 Lanjutan ini yang persiapannya sudah dilaksanakan pada  Januari-April 2022, yang kemudian berjalan pada pada Mei-Juni 2022,  sementara evaluasi dan pengolahan data dilakukan pada Juli-November  2022.</content:encoded></item></channel></rss>
