<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Minta Bank BUMN Genjot Profit</title><description>Perbankan BUMN diminta menghasilkan profit maksimal. Salah satunya dengan memetakan fokus bisnis masing-masing Himbara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/22/320/2616107/erick-thohir-minta-bank-bumn-genjot-profit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/22/320/2616107/erick-thohir-minta-bank-bumn-genjot-profit"/><item><title>Erick Thohir Minta Bank BUMN Genjot Profit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/22/320/2616107/erick-thohir-minta-bank-bumn-genjot-profit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/22/320/2616107/erick-thohir-minta-bank-bumn-genjot-profit</guid><pubDate>Rabu 22 Juni 2022 14:55 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/22/320/2616107/erick-thohir-minta-bank-bumn-genjot-profit-RHV8O87M14.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir dorong bank BUMN genjot laba (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/22/320/2616107/erick-thohir-minta-bank-bumn-genjot-profit-RHV8O87M14.jpg</image><title>Erick Thohir dorong bank BUMN genjot laba (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Perbankan BUMN diminta menghasilkan profit maksimal. Salah satunya dengan memetakan fokus bisnis masing-masing Himbara.
Menteri BUMN Erick Thohir mencatat pemetaan bisnis ini juga menghindari persaingan antara anggota Himbara yang memperebutkan sektor pembiayaan korporasi, namun melupakan pelaku UMKM.
BACA JUGA:Utang Garuda Indonesia ke Bank BUMN Rp11 Triliun, Kapan Lunasnya?

&quot;Menteri Erick telah menancapkan dua fokus prioritas dalam mewujudkan keseimbangan melalui pendanaan dan pendampingan. Untuk itu, Erick pun memetakan fokus masing-masing bank BUMN agar tak lagi saling bersaing memperebutkan sektor pembiayaan korporasi besar dan melupakan UMKM,&quot; demikian keterangan Kementerian BUMN melalui akun Twitter, dikutip Rabu (22/6/2022).
Erick telah menetapkan segmentasi masing-masing Bank BUMN. Dia menugaskan Bank Mandiri fokus pada korporasi, BRI menggarap pasar UMKM, dan BNI menjadi bank internasional yang berorientasi ekspor produk Indonesia.
BACA JUGA:3 BUMN Terus Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM

Peran Himbara juga diharapkan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun segmen masing-masing bank di antaranya:
Bank Mandiri fokus menggarap segmen korporasi. BNI memiliki tugas khusus untuk menggarap bisnis international banking dan digital banking. Dengan kekuatan BNI yang kini memiliki kantor cabang luar negeri, diharapkan bisa bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha dalam negeri yang melakukan bisnis di luar negeri.Saat ini, BNI mempunyai jaringan kantor cabang luar negeri (KCLN) di  enam pusat keuangan dunia, yaitu Singapura, Hong Kong, Tokyo - Jepang,  New York - Amerika Serikat, Seoul - Korea Selatan, dan London - Inggris.
&quot;Ketika banyak pengusaha akuisisi perusahaan luar negeri di-support  bank lokal dengan catatan dalam 3-4 tahun bisa di-refinance. Hal ini  banyak sekali sekarang apalagi banyaknya pengusaha Indonesia yang  berupaya global. Ini yang kami harapkan, tadi dapat funding murah dari  luar negeri untuk pengusaha dalam negeri tapi juga ketika pengusaha  berakuisisi di luar negeri ada bank yang punya bendera mendukung itu,&quot;  kata Erick.
Sementara Bank BRI fokus pada UMKM dan ultra mikro melalui sinergi  holding BUMN Ultra Mikro, bersama PT Pegadaian (Persero) dan PT  Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Perbankan BUMN diminta menghasilkan profit maksimal. Salah satunya dengan memetakan fokus bisnis masing-masing Himbara.
Menteri BUMN Erick Thohir mencatat pemetaan bisnis ini juga menghindari persaingan antara anggota Himbara yang memperebutkan sektor pembiayaan korporasi, namun melupakan pelaku UMKM.
BACA JUGA:Utang Garuda Indonesia ke Bank BUMN Rp11 Triliun, Kapan Lunasnya?

&quot;Menteri Erick telah menancapkan dua fokus prioritas dalam mewujudkan keseimbangan melalui pendanaan dan pendampingan. Untuk itu, Erick pun memetakan fokus masing-masing bank BUMN agar tak lagi saling bersaing memperebutkan sektor pembiayaan korporasi besar dan melupakan UMKM,&quot; demikian keterangan Kementerian BUMN melalui akun Twitter, dikutip Rabu (22/6/2022).
Erick telah menetapkan segmentasi masing-masing Bank BUMN. Dia menugaskan Bank Mandiri fokus pada korporasi, BRI menggarap pasar UMKM, dan BNI menjadi bank internasional yang berorientasi ekspor produk Indonesia.
BACA JUGA:3 BUMN Terus Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM

Peran Himbara juga diharapkan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun segmen masing-masing bank di antaranya:
Bank Mandiri fokus menggarap segmen korporasi. BNI memiliki tugas khusus untuk menggarap bisnis international banking dan digital banking. Dengan kekuatan BNI yang kini memiliki kantor cabang luar negeri, diharapkan bisa bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha dalam negeri yang melakukan bisnis di luar negeri.Saat ini, BNI mempunyai jaringan kantor cabang luar negeri (KCLN) di  enam pusat keuangan dunia, yaitu Singapura, Hong Kong, Tokyo - Jepang,  New York - Amerika Serikat, Seoul - Korea Selatan, dan London - Inggris.
&quot;Ketika banyak pengusaha akuisisi perusahaan luar negeri di-support  bank lokal dengan catatan dalam 3-4 tahun bisa di-refinance. Hal ini  banyak sekali sekarang apalagi banyaknya pengusaha Indonesia yang  berupaya global. Ini yang kami harapkan, tadi dapat funding murah dari  luar negeri untuk pengusaha dalam negeri tapi juga ketika pengusaha  berakuisisi di luar negeri ada bank yang punya bendera mendukung itu,&quot;  kata Erick.
Sementara Bank BRI fokus pada UMKM dan ultra mikro melalui sinergi  holding BUMN Ultra Mikro, bersama PT Pegadaian (Persero) dan PT  Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.</content:encoded></item></channel></rss>
