<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pedagang Ngeluh Harga Cabai dan Bawang Mahal Banget Bikin Omzet Turun</title><description>Para pedagang mengeluhkan harga cabai hingga bawang yang naik belakangan ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/23/320/2616631/pedagang-ngeluh-harga-cabai-dan-bawang-mahal-banget-bikin-omzet-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/23/320/2616631/pedagang-ngeluh-harga-cabai-dan-bawang-mahal-banget-bikin-omzet-turun"/><item><title>Pedagang Ngeluh Harga Cabai dan Bawang Mahal Banget Bikin Omzet Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/23/320/2616631/pedagang-ngeluh-harga-cabai-dan-bawang-mahal-banget-bikin-omzet-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/23/320/2616631/pedagang-ngeluh-harga-cabai-dan-bawang-mahal-banget-bikin-omzet-turun</guid><pubDate>Kamis 23 Juni 2022 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/23/320/2616631/pedagang-ngeluh-harga-cabai-dan-bawang-mahal-banget-bikin-omzet-turun-Ywt8lXlwNs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga cabai rawit naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/23/320/2616631/pedagang-ngeluh-harga-cabai-dan-bawang-mahal-banget-bikin-omzet-turun-Ywt8lXlwNs.jpg</image><title>Harga cabai rawit naik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Para pedagang mengeluhkan harga cabai hingga bawang yang naik belakangan ini. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) pun ikut menyoroti kenaikan harga komoditas yang terus naik di beberapa minggu terakhir.
Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengatakan, jelang Idul Adha pihaknya mencatat, cabai rawit meroket hingga tembus Rp110.000/kg, cabai merah keriting mencapai Rp90.000/kg, cabai merah besar (TW) naik menjadi Rp85.000/kg.
BACA JUGA:Harga Cabai Melambung Tinggi, Pedagang: Jual Semampunya Saja

&quot;Tak hanya itu, dari catatan kami, bawang merah tembus Rp60.000/kg, ayam di kisaran Rp40.000, kemudian telur tertinggi Rp29.000 dan beberapa komoditas lain,&quot; sebutnya, Rabu (22/6/2022).
Oleh sebab itu, Reynaldi meminta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian untuk melakukan kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional dan semua pihak stakeholder untuk memastikan produksi dan stok cukup pada periode kuartal ini.
BACA JUGA:Harga Cabai Mahal Banget, Pedagang Nasi Padang Kurangi Porsi

Dalam hal ini, IKAPPI merekomendasikan, pertama Kemendag dan Kementan tidak saling menyalahkan melainkan saling berkoordinasi dalam rangka memastikan stok aman, dan distribusi terdorong dengan baik di pasar-pasar.&quot;Kedua, kami meminta kepada pemerintah untuk membantu subsidi  distribusi dari wilayah-wilayah yang surplus ke wilayah-wilayah yang  kebutuhan konsumsinya cukup besar,&quot; ujar Reynaldi.
Ketiga, pemerintah diharapkan memberikan perhatian kepada para  pedagang pasar yang mengalami turun omzet. Termasuk daya beli  masyarakat.
&quot;Terakhir, kami meminta kepada pemerintah untuk bersama-sama menjaga  dan memulai pemangkasan rantai distribusi yang cukup panjang karena ini  berdampak kepada harga,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Para pedagang mengeluhkan harga cabai hingga bawang yang naik belakangan ini. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) pun ikut menyoroti kenaikan harga komoditas yang terus naik di beberapa minggu terakhir.
Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengatakan, jelang Idul Adha pihaknya mencatat, cabai rawit meroket hingga tembus Rp110.000/kg, cabai merah keriting mencapai Rp90.000/kg, cabai merah besar (TW) naik menjadi Rp85.000/kg.
BACA JUGA:Harga Cabai Melambung Tinggi, Pedagang: Jual Semampunya Saja

&quot;Tak hanya itu, dari catatan kami, bawang merah tembus Rp60.000/kg, ayam di kisaran Rp40.000, kemudian telur tertinggi Rp29.000 dan beberapa komoditas lain,&quot; sebutnya, Rabu (22/6/2022).
Oleh sebab itu, Reynaldi meminta Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian untuk melakukan kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional dan semua pihak stakeholder untuk memastikan produksi dan stok cukup pada periode kuartal ini.
BACA JUGA:Harga Cabai Mahal Banget, Pedagang Nasi Padang Kurangi Porsi

Dalam hal ini, IKAPPI merekomendasikan, pertama Kemendag dan Kementan tidak saling menyalahkan melainkan saling berkoordinasi dalam rangka memastikan stok aman, dan distribusi terdorong dengan baik di pasar-pasar.&quot;Kedua, kami meminta kepada pemerintah untuk membantu subsidi  distribusi dari wilayah-wilayah yang surplus ke wilayah-wilayah yang  kebutuhan konsumsinya cukup besar,&quot; ujar Reynaldi.
Ketiga, pemerintah diharapkan memberikan perhatian kepada para  pedagang pasar yang mengalami turun omzet. Termasuk daya beli  masyarakat.
&quot;Terakhir, kami meminta kepada pemerintah untuk bersama-sama menjaga  dan memulai pemangkasan rantai distribusi yang cukup panjang karena ini  berdampak kepada harga,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
