<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Krisis Pangan, Peningkatan Produktivitas Hortikultura Harus Segera Dilakukan</title><description>Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Aditya Alta menyebut upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura mendesak dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Tanah Air.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/24/320/2617735/atasi-krisis-pangan-peningkatan-produktivitas-hortikultura-harus-segera-dilakukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/24/320/2617735/atasi-krisis-pangan-peningkatan-produktivitas-hortikultura-harus-segera-dilakukan"/><item><title>Atasi Krisis Pangan, Peningkatan Produktivitas Hortikultura Harus Segera Dilakukan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/24/320/2617735/atasi-krisis-pangan-peningkatan-produktivitas-hortikultura-harus-segera-dilakukan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/24/320/2617735/atasi-krisis-pangan-peningkatan-produktivitas-hortikultura-harus-segera-dilakukan</guid><pubDate>Jum'at 24 Juni 2022 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/24/320/2617735/atasi-krisis-pangan-peningkatan-produktivitas-hortikultura-harus-segera-dilakukan-FbIhkha9aD.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pangan. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/24/320/2617735/atasi-krisis-pangan-peningkatan-produktivitas-hortikultura-harus-segera-dilakukan-FbIhkha9aD.jfif</image><title>Ilustrasi pangan. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Aditya Alta menyebut upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura mendesak dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Tanah Air.

Hal itu seperti penambahan jumlah penduduk, berkurangnya lahan produktif dan peningkatan daya beli masyarakat.

&quot;Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, peningkatan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura diharapkan juga bisa meningkatkan daya saing pertanian nasional,&quot; ujar Aditya, Jumat (25/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Stabilkan Harga, Minyak Goreng Harus Jadi Bahan Pangan Strategis
Kata dia, statistik menunjukkan produktivitas padi, kedelai dan bawang merah cenderung mendatar dalam beberapa tahun terakhir dengan masing-masing di angka 5 ton per hektar gabah kering giling, 1,5 ton per hektar biji kering dan 10 ton per hektar.
Untuk itu, CIPS merekomendasikan upaya peningkatan produktivitas lahan maupun tenaga kerja melalui penggunaan bibit unggul, peningkatan akses petani terhadap pupuk, penanganan serangan hama / Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan penggunaan alat mesin pertanian atau mekanisasi.

&quot;Selain itu, juga dapat dilakukan perbaikan teknik budidaya, perbaikan dan perluasan jaringan irigasi, penggunaan modifikasi cuaca untuk mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sektor pertanian,&quot; pungkasnya.

Terakhir dia menuturkan, ketimpangan produktivitas tanaman pangan (padi, jagung, dan kedelai) antara wilayah Jawa dan luar Jawa juga merupakan isu yang penting untuk diselesaikan dalam upaya meningkatkan produktivitas nasional.</description><content:encoded>JAKARTA - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Aditya Alta menyebut upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura mendesak dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Tanah Air.

Hal itu seperti penambahan jumlah penduduk, berkurangnya lahan produktif dan peningkatan daya beli masyarakat.

&quot;Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, peningkatan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura diharapkan juga bisa meningkatkan daya saing pertanian nasional,&quot; ujar Aditya, Jumat (25/6/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Stabilkan Harga, Minyak Goreng Harus Jadi Bahan Pangan Strategis
Kata dia, statistik menunjukkan produktivitas padi, kedelai dan bawang merah cenderung mendatar dalam beberapa tahun terakhir dengan masing-masing di angka 5 ton per hektar gabah kering giling, 1,5 ton per hektar biji kering dan 10 ton per hektar.
Untuk itu, CIPS merekomendasikan upaya peningkatan produktivitas lahan maupun tenaga kerja melalui penggunaan bibit unggul, peningkatan akses petani terhadap pupuk, penanganan serangan hama / Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan penggunaan alat mesin pertanian atau mekanisasi.

&quot;Selain itu, juga dapat dilakukan perbaikan teknik budidaya, perbaikan dan perluasan jaringan irigasi, penggunaan modifikasi cuaca untuk mitigasi perubahan iklim dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sektor pertanian,&quot; pungkasnya.

Terakhir dia menuturkan, ketimpangan produktivitas tanaman pangan (padi, jagung, dan kedelai) antara wilayah Jawa dan luar Jawa juga merupakan isu yang penting untuk diselesaikan dalam upaya meningkatkan produktivitas nasional.</content:encoded></item></channel></rss>
