<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Naik, Syarat Perjalanan Diperketat?</title><description>Kasus covid-19 di Indonesia selama sepekan terakhir mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/25/320/2617801/kasus-covid-19-naik-syarat-perjalanan-diperketat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/25/320/2617801/kasus-covid-19-naik-syarat-perjalanan-diperketat"/><item><title>Kasus Covid-19 Naik, Syarat Perjalanan Diperketat?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/25/320/2617801/kasus-covid-19-naik-syarat-perjalanan-diperketat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/25/320/2617801/kasus-covid-19-naik-syarat-perjalanan-diperketat</guid><pubDate>Sabtu 25 Juni 2022 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/24/320/2617801/kasus-covid-19-naik-syarat-perjalanan-diperketat-kfLj4wA6Ca.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IDI minta syarat perjalanan diperketat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/24/320/2617801/kasus-covid-19-naik-syarat-perjalanan-diperketat-kfLj4wA6Ca.jpg</image><title>IDI minta syarat perjalanan diperketat (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kasus covid-19 di Indonesia selama sepekan terakhir mengalami kenaikan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan agar aturan kewajiban tes PCR untuk pelaku perjalanan di Tanah Air.
&quot;Ini (kasus meningkat) yang membuat kami dari IDI prihatin, bahwa kasus harian di Indonesia bertambah meningkat dan ini mungkin akan mengkhawatirkan bila tidak dilakukan antisipasi (melakukan tes pcr atau antigen),&quot; ujar Satgas Waspada dan Siaga Covid-19 PB IDI Erlina Burhan dalam Market Review IDX Channel, Jumat (24/6/2022).
BACA JUGA:Angka Covid-19 Kembali Naik, IDI Singgung Wajib PCR untuk Perjalanan 

Menurutnya, Kasus kenaikan harian Covid-19 dipicu varian baru yakni BA.4 dan BA.5 yang mudah menular.
&quot;Dengan karakteristik yang mudah menular maka semakin banyak orang yang tertular dan sakit, apalagi bagi masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan,&quot; katanya.
Erlina menjelaskan bahwa gejala varian jenis BA.4 dan BA.5 sama seperti gejala varian delta, namun lebih ringan.&quot;Kalau dibandingkan dengan varian delta ini lebih ringan, gejalanya  yakni batuk kering, nyeri tenggorokan dan hidung tersumbat, tapi  kemampuan menularnya lebih tinggi dan bisa mengelabui sistem imun  manusia,&quot; jelasnya.
Dia berharap pemerintah kembali kepada aturan lama dalam menghadapi  Covid-19. Artinya, tes PCR atau antigen dan memakai masker di luar  ruangan diterapkan kembali.
&quot;Terkait aturan boleh buka masker di luar ruangan, yang menurut kami  itu tidak masalah pada saat itu karena kasus pada saat itu tidak  meningkat seperti sekarang, namun dengan adanya dinamika saat ini,  imbauan untuk PCR atau antigen itu karena gejala varian baru ringan,&quot;  ungkapnya
Baca Selengkapnya: Kasus Covid-19 Meningkat, Tes PCR untuk Naik Pesawat dan Kereta Diberlakukan Lagi?</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kasus covid-19 di Indonesia selama sepekan terakhir mengalami kenaikan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan agar aturan kewajiban tes PCR untuk pelaku perjalanan di Tanah Air.
&quot;Ini (kasus meningkat) yang membuat kami dari IDI prihatin, bahwa kasus harian di Indonesia bertambah meningkat dan ini mungkin akan mengkhawatirkan bila tidak dilakukan antisipasi (melakukan tes pcr atau antigen),&quot; ujar Satgas Waspada dan Siaga Covid-19 PB IDI Erlina Burhan dalam Market Review IDX Channel, Jumat (24/6/2022).
BACA JUGA:Angka Covid-19 Kembali Naik, IDI Singgung Wajib PCR untuk Perjalanan 

Menurutnya, Kasus kenaikan harian Covid-19 dipicu varian baru yakni BA.4 dan BA.5 yang mudah menular.
&quot;Dengan karakteristik yang mudah menular maka semakin banyak orang yang tertular dan sakit, apalagi bagi masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan,&quot; katanya.
Erlina menjelaskan bahwa gejala varian jenis BA.4 dan BA.5 sama seperti gejala varian delta, namun lebih ringan.&quot;Kalau dibandingkan dengan varian delta ini lebih ringan, gejalanya  yakni batuk kering, nyeri tenggorokan dan hidung tersumbat, tapi  kemampuan menularnya lebih tinggi dan bisa mengelabui sistem imun  manusia,&quot; jelasnya.
Dia berharap pemerintah kembali kepada aturan lama dalam menghadapi  Covid-19. Artinya, tes PCR atau antigen dan memakai masker di luar  ruangan diterapkan kembali.
&quot;Terkait aturan boleh buka masker di luar ruangan, yang menurut kami  itu tidak masalah pada saat itu karena kasus pada saat itu tidak  meningkat seperti sekarang, namun dengan adanya dinamika saat ini,  imbauan untuk PCR atau antigen itu karena gejala varian baru ringan,&quot;  ungkapnya
Baca Selengkapnya: Kasus Covid-19 Meningkat, Tes PCR untuk Naik Pesawat dan Kereta Diberlakukan Lagi?</content:encoded></item></channel></rss>
