<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Telur Naik, Mendag: Harap Maklum Ya</title><description>Harga telur ayam mengalami kenaikan dan dibanderol Rp28.000 per kg.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618439/harga-telur-naik-mendag-harap-maklum-ya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618439/harga-telur-naik-mendag-harap-maklum-ya"/><item><title>Harga Telur Naik, Mendag: Harap Maklum Ya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618439/harga-telur-naik-mendag-harap-maklum-ya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618439/harga-telur-naik-mendag-harap-maklum-ya</guid><pubDate>Minggu 26 Juni 2022 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Advenia Elisabeth</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/26/320/2618439/harga-telur-naik-mendag-harap-maklum-ya-byHGTPpZZ9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga telur ayam naik (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/26/320/2618439/harga-telur-naik-mendag-harap-maklum-ya-byHGTPpZZ9.jpg</image><title>Harga telur ayam naik (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Harga telur ayam mengalami kenaikan dan dibanderol Rp28.000 per kg. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta masyarakat memaklumi kenaikan harga pangan yang terjadi belakangan ini.
&amp;ldquo;Sekarang harga &amp;ndash; harga memang ada kenaikan sedikit seperti telur, dulu sebelum puasa Rp24.000 per kg, Rp26.000/kg, kemarin Rp29.000/kg, sekarang Rp28.000/kg, turun Rp1.000, tapi memang masih tinggi. Harap maklum ya,&amp;rdquo; ucap Zulhas saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Jaya Kramat Jati, dikutip Minggu (26/6/2022).
BACA JUGA:Mendag Sidak Pasar, Cek Harga Telur hingga Minyak Goreng
Zulhas mengatakan, kenaikan harga telur ini disebabkan banyak peternak ayam dan petelur yang mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19. Jadi berimbas pada harga telur di pasaran.
&quot;Jadi jika kurun waktu satu bulan ini harga telur naik, itu wajar karena untuk menutupi kerugian yang dialami sebelumnya,&quot; jelasnya.
BACA JUGA:Harga Telur Ayam Tembus Rp30.000/Kg, Ibu-Ibu Sabar
Lanjut Zulhas memaparkan, untuk harga beras, saat ini berada di kisaran Rp10.000 per kg sampai Rp12.000 per kg.
Kemudian harga daging ayam kini sebesar Rp38.000 per kg dan harga daging sapi capai Rp140.000 per kg.&quot;Harga cabai, rata&amp;ndash;rata cabai keriting antara Rp60.000 per kg sampai  Rp70.000 per kg. Cabai rawit merah sekarang Rp85.000 sampai Rp90.000 per  kg. Dan Bawang putih Rp30.000 per kg,&amp;rdquo; terang Zulhas.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, kenaikan  harga pangan saat ini disebabkan oleh beberapa hal. Seperti karena ada  perubahan geopolitik dunia yang memanas dan kelangkaan energi yang  membuat harga pangan naik.
Zulhas menyebut, kenaikan harga pangan di negara &amp;ndash; negara Barat sudah  mencapai sekitar 10%. Sementara kenaikan harga pangan di Indonesia  sekitar 3%.
&quot;Ini terjadi karena Indonesia dibantu dengan subsidi dan bantuan sosial yang diberikan pemerintah,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga telur ayam mengalami kenaikan dan dibanderol Rp28.000 per kg. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta masyarakat memaklumi kenaikan harga pangan yang terjadi belakangan ini.
&amp;ldquo;Sekarang harga &amp;ndash; harga memang ada kenaikan sedikit seperti telur, dulu sebelum puasa Rp24.000 per kg, Rp26.000/kg, kemarin Rp29.000/kg, sekarang Rp28.000/kg, turun Rp1.000, tapi memang masih tinggi. Harap maklum ya,&amp;rdquo; ucap Zulhas saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Jaya Kramat Jati, dikutip Minggu (26/6/2022).
BACA JUGA:Mendag Sidak Pasar, Cek Harga Telur hingga Minyak Goreng
Zulhas mengatakan, kenaikan harga telur ini disebabkan banyak peternak ayam dan petelur yang mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19. Jadi berimbas pada harga telur di pasaran.
&quot;Jadi jika kurun waktu satu bulan ini harga telur naik, itu wajar karena untuk menutupi kerugian yang dialami sebelumnya,&quot; jelasnya.
BACA JUGA:Harga Telur Ayam Tembus Rp30.000/Kg, Ibu-Ibu Sabar
Lanjut Zulhas memaparkan, untuk harga beras, saat ini berada di kisaran Rp10.000 per kg sampai Rp12.000 per kg.
Kemudian harga daging ayam kini sebesar Rp38.000 per kg dan harga daging sapi capai Rp140.000 per kg.&quot;Harga cabai, rata&amp;ndash;rata cabai keriting antara Rp60.000 per kg sampai  Rp70.000 per kg. Cabai rawit merah sekarang Rp85.000 sampai Rp90.000 per  kg. Dan Bawang putih Rp30.000 per kg,&amp;rdquo; terang Zulhas.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, kenaikan  harga pangan saat ini disebabkan oleh beberapa hal. Seperti karena ada  perubahan geopolitik dunia yang memanas dan kelangkaan energi yang  membuat harga pangan naik.
Zulhas menyebut, kenaikan harga pangan di negara &amp;ndash; negara Barat sudah  mencapai sekitar 10%. Sementara kenaikan harga pangan di Indonesia  sekitar 3%.
&quot;Ini terjadi karena Indonesia dibantu dengan subsidi dan bantuan sosial yang diberikan pemerintah,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
