<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Mau Stop Ekspor, Batu Bara RI Jadi Incaran Eropa</title><description>Rusia berencana menyetop ekspor batu bara pada Agustus 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618560/rusia-mau-stop-ekspor-batu-bara-ri-jadi-incaran-eropa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618560/rusia-mau-stop-ekspor-batu-bara-ri-jadi-incaran-eropa"/><item><title>Rusia Mau Stop Ekspor, Batu Bara RI Jadi Incaran Eropa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618560/rusia-mau-stop-ekspor-batu-bara-ri-jadi-incaran-eropa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/320/2618560/rusia-mau-stop-ekspor-batu-bara-ri-jadi-incaran-eropa</guid><pubDate>Minggu 26 Juni 2022 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/26/320/2618560/rusia-mau-stop-ekspor-batu-bara-ri-jadi-incaran-eropa-fz2in5Sg6i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Batu bara Indonesia jadi incaran negara Eropa (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/26/320/2618560/rusia-mau-stop-ekspor-batu-bara-ri-jadi-incaran-eropa-fz2in5Sg6i.jpg</image><title>Batu bara Indonesia jadi incaran negara Eropa (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Rusia berencana menyetop ekspor batu bara pada Agustus 2022. Rencana tersebut membuat batu bara Indonesia jadi incaran berbagai negara Eropa.
Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Irwandy Arif mengatakan bahwa saat ini sudah ada empat negara Eropa yang dipastikan akan memesan batu bara Indonesia. Empat negera tersebut yakni, Jerman, Spanyol, Italia dan Belanda.
BACA JUGA:Beralih ke Energi Terbarukan, Jerman Tak Lagi Pakai Batu Bara pada 2030

Irwandy menjelaskan proses tersebut masih dalam tahap penjajakan awal dan belum mengetahui besaran yang akan  diminta oleh negara-negara Eropa.
Meski ada permintaan dari negara Eropa terhadap emas hitam Indonesia. irwandy mengatakan bahwa dalam memenuhi kebutuhan ekspor tersebut bukan perkara yang mudah. Salah satunya yakni ketersediaan alat berat serta faktor cuaca.
BACA JUGA:Sempat Hentikan Ekspor Batu Bara, Jokowi: Ada 5 Presiden Telepon Saya

Irwandy menyatakan bahwa kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap produksi batu bara perusahaan. Produksi pun tidak kunjung meningkat dan dan masih jauh dari target tahun ini.
&quot;Kita produksinya saja baru 41 persen dari target, data sampai dengan Mei 2022,&quot; ujar Irwandy, dilansir Minggu (26/6/2022).Selian itu, terdapat masalah perihal kualitas yang harus dipenuhi Indonesia dalam mengekspor batu bara ke negara Eropa.
&quot;Ingat Eropa itu kan mintanya (kalori) di atas 5.000. Belum tahu  (bisa terpenuhi), kalau kontrak yang sudah ada penuh bagaimana, kecuali  kalau dia mau nambah produksi, berapa itu yang harus kita ketahui belum  tahu kita berapa persisnya,&quot; katanya.
Sebelumya, merujuk data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian  ESDM, sampai pada 24 Juni 2022, produksi batu bara Indonesia sudah  mencapai 288,95 juta ton atau 43,58% dari target produksi batu bara 2022  yang mencapai 663 juta ton.</description><content:encoded>JAKARTA - Rusia berencana menyetop ekspor batu bara pada Agustus 2022. Rencana tersebut membuat batu bara Indonesia jadi incaran berbagai negara Eropa.
Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Irwandy Arif mengatakan bahwa saat ini sudah ada empat negara Eropa yang dipastikan akan memesan batu bara Indonesia. Empat negera tersebut yakni, Jerman, Spanyol, Italia dan Belanda.
BACA JUGA:Beralih ke Energi Terbarukan, Jerman Tak Lagi Pakai Batu Bara pada 2030

Irwandy menjelaskan proses tersebut masih dalam tahap penjajakan awal dan belum mengetahui besaran yang akan  diminta oleh negara-negara Eropa.
Meski ada permintaan dari negara Eropa terhadap emas hitam Indonesia. irwandy mengatakan bahwa dalam memenuhi kebutuhan ekspor tersebut bukan perkara yang mudah. Salah satunya yakni ketersediaan alat berat serta faktor cuaca.
BACA JUGA:Sempat Hentikan Ekspor Batu Bara, Jokowi: Ada 5 Presiden Telepon Saya

Irwandy menyatakan bahwa kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap produksi batu bara perusahaan. Produksi pun tidak kunjung meningkat dan dan masih jauh dari target tahun ini.
&quot;Kita produksinya saja baru 41 persen dari target, data sampai dengan Mei 2022,&quot; ujar Irwandy, dilansir Minggu (26/6/2022).Selian itu, terdapat masalah perihal kualitas yang harus dipenuhi Indonesia dalam mengekspor batu bara ke negara Eropa.
&quot;Ingat Eropa itu kan mintanya (kalori) di atas 5.000. Belum tahu  (bisa terpenuhi), kalau kontrak yang sudah ada penuh bagaimana, kecuali  kalau dia mau nambah produksi, berapa itu yang harus kita ketahui belum  tahu kita berapa persisnya,&quot; katanya.
Sebelumya, merujuk data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian  ESDM, sampai pada 24 Juni 2022, produksi batu bara Indonesia sudah  mencapai 288,95 juta ton atau 43,58% dari target produksi batu bara 2022  yang mencapai 663 juta ton.</content:encoded></item></channel></rss>
