<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Basuki Hemat Listrik hingga 40% berkat Konsep Green Building</title><description>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengklaim konsep green building bisa menghemat listrik dan air.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/470/2618495/menteri-basuki-hemat-listrik-hingga-40-berkat-konsep-green-building</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/470/2618495/menteri-basuki-hemat-listrik-hingga-40-berkat-konsep-green-building"/><item><title>Menteri Basuki Hemat Listrik hingga 40% berkat Konsep Green Building</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/470/2618495/menteri-basuki-hemat-listrik-hingga-40-berkat-konsep-green-building</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/26/470/2618495/menteri-basuki-hemat-listrik-hingga-40-berkat-konsep-green-building</guid><pubDate>Minggu 26 Juni 2022 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/26/470/2618495/menteri-basuki-hemat-listrik-hingga-40-berkat-konsep-green-building-dzLAhVNZfW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono hemat listrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/26/470/2618495/menteri-basuki-hemat-listrik-hingga-40-berkat-konsep-green-building-dzLAhVNZfW.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono hemat listrik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengklaim konsep green building bisa menghemat listrik dan air. Konsep ini sudah diterapkan oleh Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dengan penerapan tersebut PUPR mampu menghemat pengunaan listrik hingga air. Gedung perkantoran PUPR disebut mampu menghematkan penggunaan listrik hingga 40% serta mampu menghemat air hingga 35%. Hal itu dimungkinkan karena dari sisi penerangan mampu memanfaatkan sinar alami dari matahari.
BACA JUGA:Menteri Basuki Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Candi Borobudur, HTM Tetap Rp50 Ribu

Sedangkan untuk penghematan air, mampu dilakukan dengan mengolah limbah air bekas wudhu maupun cuci tangan untuk dapat digunakan kembali dan diolah, minimal untuk menyiram tumbuhan yang ada sekitar lingkungan kantor kementerian PUPR.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menghadapi isu lingkungan, setiap pembangunan harus berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui berbagai pembangunan infrastruktur.
BACA JUGA:Tinjau Tol Cisumdawu, Menteri Basuki Minta BUJT Kerjakan Serapi Mungkin

&quot;Sebagai contoh pembangunan gedung hijau kantor pusat Kementerian PUPR, pasar tradisional serta rumah susun (rusun) hemat energi, kebun raya dan ruang terbuka hijau, serta pembangunan TPA sampah dengan teknologi sanitary landfill dan incinerator,&quot; ujar Menteri Basuki dikutip Minggu (26/6/2022).Selain mengandalkan sinar matahari dalam sebagai penerangan, kantor  kementerian PUPR juga menggunakan solar panel untuk penerapan efisiensi  energi yang berasal di gedung parkir motor. Selain itu teknologi daur  ulang air digunakan di area taman.
Menteri Basuki menyebut setiap pembangunan infrastruktur juga harus  memikirkan dampak dari emisi karbon yang dihasilkan. Mengingat isu  perubahan iklim belakangavn semakin menguat, ancaman krisis mengancam  dari adanya perubahan iklim.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengklaim konsep green building bisa menghemat listrik dan air. Konsep ini sudah diterapkan oleh Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dengan penerapan tersebut PUPR mampu menghemat pengunaan listrik hingga air. Gedung perkantoran PUPR disebut mampu menghematkan penggunaan listrik hingga 40% serta mampu menghemat air hingga 35%. Hal itu dimungkinkan karena dari sisi penerangan mampu memanfaatkan sinar alami dari matahari.
BACA JUGA:Menteri Basuki Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tarif Candi Borobudur, HTM Tetap Rp50 Ribu

Sedangkan untuk penghematan air, mampu dilakukan dengan mengolah limbah air bekas wudhu maupun cuci tangan untuk dapat digunakan kembali dan diolah, minimal untuk menyiram tumbuhan yang ada sekitar lingkungan kantor kementerian PUPR.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa sejalan dengan komitmen Indonesia dalam menghadapi isu lingkungan, setiap pembangunan harus berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon melalui berbagai pembangunan infrastruktur.
BACA JUGA:Tinjau Tol Cisumdawu, Menteri Basuki Minta BUJT Kerjakan Serapi Mungkin

&quot;Sebagai contoh pembangunan gedung hijau kantor pusat Kementerian PUPR, pasar tradisional serta rumah susun (rusun) hemat energi, kebun raya dan ruang terbuka hijau, serta pembangunan TPA sampah dengan teknologi sanitary landfill dan incinerator,&quot; ujar Menteri Basuki dikutip Minggu (26/6/2022).Selain mengandalkan sinar matahari dalam sebagai penerangan, kantor  kementerian PUPR juga menggunakan solar panel untuk penerapan efisiensi  energi yang berasal di gedung parkir motor. Selain itu teknologi daur  ulang air digunakan di area taman.
Menteri Basuki menyebut setiap pembangunan infrastruktur juga harus  memikirkan dampak dari emisi karbon yang dihasilkan. Mengingat isu  perubahan iklim belakangavn semakin menguat, ancaman krisis mengancam  dari adanya perubahan iklim.</content:encoded></item></channel></rss>
