<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Minta Bandara Soetta Jadi Etalase Kebudayaan dan Kesenian RI</title><description>Erick Thohir mendorong Bandara Soekarno-Hatta menjadi etalase kebudayaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2618704/erick-thohir-minta-bandara-soetta-jadi-etalase-kebudayaan-dan-kesenian-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2618704/erick-thohir-minta-bandara-soetta-jadi-etalase-kebudayaan-dan-kesenian-ri"/><item><title>Erick Thohir Minta Bandara Soetta Jadi Etalase Kebudayaan dan Kesenian RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2618704/erick-thohir-minta-bandara-soetta-jadi-etalase-kebudayaan-dan-kesenian-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2022/06/27/320/2618704/erick-thohir-minta-bandara-soetta-jadi-etalase-kebudayaan-dan-kesenian-ri</guid><pubDate>Senin 27 Juni 2022 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/06/27/320/2618704/erick-thohir-minta-bandara-soetta-jadi-etalase-kebudayaan-dan-kesenian-ri-0rH38KNAhJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/06/27/320/2618704/erick-thohir-minta-bandara-soetta-jadi-etalase-kebudayaan-dan-kesenian-ri-0rH38KNAhJ.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone/BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong Bandara Soekarno-Hatta menjadi etalase kebudayaan. Hal ini ditujukan sebagai sarana mendukung daya tarik wisatawan.
&amp;ldquo;Terus kita dorong airport kita menjadi etalase kebudayaan, kesenian dan musik indonesia. Kita punya kebudayaan yang luar biasa, musik yang luar biasa. Kita sebagai bangsa punya kultur, punya karakter. Ini yang kita jaga,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis,&amp;nbsp; Senin (27/6/2022).
BACA JUGA:Geram Ada Pelecehan Seksual, Erick Thohir: Jangan Ragu Lapor!

Erick mengatakan parade budaya &amp;ldquo;Langgam Pancarona, Dahayu Nusantara&amp;rdquo; yang digelar di Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu upaya mendukung tumbuhnya perekonomian dan pariwisata nasional.
&amp;ldquo;Konteksnya, ekonomi kita mulai kembali. Penting sekali bagaimana memastikan bahwa kegairahan, kehidupan itu tumbuh setelah Covid-19,&amp;rdquo; katanya.
Pada parede tersebut mempertunjukkan beragam kesenian tradisional dan memukau para penumpang pesawat termasuk wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
BACA JUGA:Erick Thohir Ingin Kawasan Kota Tua Punya Wajah Baru

Kesenian tradisional yang ditampilkan adalah Tari Sigeh Pengunten dari Lampung, Tari Kancet Papatai dari Kalimantan Timur, Tari Topeng dan alat musik Angklung dari Jawa Barat, Tari Kipas Pakarena dari Sulawesi Selatan dan Tari Cakalele dari Maluku.Disisi lain, Menteri BUMN juga mengapresiasi penyelenggaraan parade budaya &amp;ldquo;Langgam Pancarona, Dahayu Nusantara&amp;rdquo; di Bandara Soekarno-Hatta.
&amp;ldquo;Masyarakat Indonesia, wisatawan, para komunitas pekerja di airport bersuka cita dalam acara festival budaya hari ini. Kita bisa saksikan tadi ketika ada tarian, turis asing, turis lokal, semua yang ada di airport tersenyum, senang. Itu kehangatan yang harus kita jaga,&amp;rdquo; jelas Menteri BUMN.
Adapun pada gelaran kali ini, parade budaya menyapa penumpang pesawat yang tengah menunggu keberangkatan penerbangan di area boarding lounge, serta menyambut kedatangan penumpang pesawat termasuk wisman dan wisnus yang baru mendarat di hall kedatangan (arrivall hall).</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong Bandara Soekarno-Hatta menjadi etalase kebudayaan. Hal ini ditujukan sebagai sarana mendukung daya tarik wisatawan.
&amp;ldquo;Terus kita dorong airport kita menjadi etalase kebudayaan, kesenian dan musik indonesia. Kita punya kebudayaan yang luar biasa, musik yang luar biasa. Kita sebagai bangsa punya kultur, punya karakter. Ini yang kita jaga,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulis,&amp;nbsp; Senin (27/6/2022).
BACA JUGA:Geram Ada Pelecehan Seksual, Erick Thohir: Jangan Ragu Lapor!

Erick mengatakan parade budaya &amp;ldquo;Langgam Pancarona, Dahayu Nusantara&amp;rdquo; yang digelar di Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu upaya mendukung tumbuhnya perekonomian dan pariwisata nasional.
&amp;ldquo;Konteksnya, ekonomi kita mulai kembali. Penting sekali bagaimana memastikan bahwa kegairahan, kehidupan itu tumbuh setelah Covid-19,&amp;rdquo; katanya.
Pada parede tersebut mempertunjukkan beragam kesenian tradisional dan memukau para penumpang pesawat termasuk wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.
BACA JUGA:Erick Thohir Ingin Kawasan Kota Tua Punya Wajah Baru

Kesenian tradisional yang ditampilkan adalah Tari Sigeh Pengunten dari Lampung, Tari Kancet Papatai dari Kalimantan Timur, Tari Topeng dan alat musik Angklung dari Jawa Barat, Tari Kipas Pakarena dari Sulawesi Selatan dan Tari Cakalele dari Maluku.Disisi lain, Menteri BUMN juga mengapresiasi penyelenggaraan parade budaya &amp;ldquo;Langgam Pancarona, Dahayu Nusantara&amp;rdquo; di Bandara Soekarno-Hatta.
&amp;ldquo;Masyarakat Indonesia, wisatawan, para komunitas pekerja di airport bersuka cita dalam acara festival budaya hari ini. Kita bisa saksikan tadi ketika ada tarian, turis asing, turis lokal, semua yang ada di airport tersenyum, senang. Itu kehangatan yang harus kita jaga,&amp;rdquo; jelas Menteri BUMN.
Adapun pada gelaran kali ini, parade budaya menyapa penumpang pesawat yang tengah menunggu keberangkatan penerbangan di area boarding lounge, serta menyambut kedatangan penumpang pesawat termasuk wisman dan wisnus yang baru mendarat di hall kedatangan (arrivall hall).</content:encoded></item></channel></rss>
